
"Tuan muda semua rencana yang kita susun sudah membuahkan hasil." Ucap Delta
"Good job! kamu memang selalu bisa untuk aku andalkan sebagai asisten pribadi yang setia." Ucap Diego
"Terima kasih tuan muda Diego..." Ucap Delta
"Sekarang kamu juga harus menyingkirkan Zein!" Ucap Diego
"Menyingkirkan bagaimana, tuan muda?" tanya Delta
"Lu singkirkan dia ke jurang dan pastikan juga lu dapat tanda tangan dia untuk memindahkan seluruh harta Walton Jaya." Ucap Diego
"Siap, Tuan muda saya dan anak buah sudah menyusun rencana khusus untuk merebut kembali harta milik Walton Jaya..." Ucap Delta
"Bagus, kerjakan yang benar dan jangan sampai gagal karena saya butuh suntikan dana yang banyak untuk membangun kembali bisnis yang telah hancur." Ucap Diego
"Siap, tuan muda. Saya akan pastikan tugas kali ini akan berhasil." Ucap Delta
"Bagus! segera laksanakan." Ucap Diego
"Siap, tuan muda Diego..." Ucap Delta
Keesokan harinya,
Delta sudah bersiap untuk segera menjalankan misinya mendapatkan harta Walton Jaya. Dengan membawa seikat tali, plester hitam dan juga tak ketinggalan yaitu membawa sapu tangan berisi obat bius untuk meluputkan Zein.
Tap
__ADS_1
Tap
Tap
Deru langkah kaki Herdi dan Angga yang mengendap-endap mengintai mansion Zein mulai mencari keberadaan Zein dari ruang tamu, toilet, dan kamar berukuran king size.
"Hei, itu lihat dia ada di ruang kerja,"bisik Herdi dengan menutup seluruh wajahnya menggunakan masker dan topi hitam.
"Iya, kalau gitu gw akan alihkan perhatiannya. Lu masuk ke jendela samping untuk membekap dia dari belakang."Ucap Angga
"Oke, siap..." Ucap Herdi
Mereka pun mulai beraksi untuk segera menjalankan misi dari Delta
"Jangan bergerak atau pistol ini akan menancap ke jantung anda!" Seru angga
"Jangan banyak bicara cepat angkat tangan atau anda tidak akan merasakan lagi oksigen." Ancam Angga
Zein pun mulai merasakan getar-getir atas ancaman yang di lakukan Angga
"Mau apa kamu!"Ucap Zein
"Saya ingin anda tanda tangan ini atau nyawa anda akan melayang." Ancam Angga dengan bergerak maju dan menyodorkan pistol di kepala Zein
"Baiklah, gw akan tanda tangan.." Ucap Zein
Dengan sangat terpaksa Zein pun mengambil pena hitam di dalam laci kerja dan menandatangani surat kosong di atas sebuah materai.
__ADS_1
Tak lama kemudian Herdi yang mengintai di balik jendela mulai turun dan mulai membekap Zein dari arah belakang
Drrrtt...drrrttt.
"Halo, bos kita sudah berhasil untuk mendapatkan tanda tangan Zein di atas materai." Ucap Anggap
"Bagus, sekarang kalian Lempar dia ke sungai dan jangan tinggalkan jejak sedikit pun."Titah Delta
"Siap, bos..." Ucap Anggap
Tut.
Sesuai perintah Angga dan Herdi pun memapah tubuh Zein yang sudah pingsan akibat obat bius ke dalam mobil box yang sengaja mereka sewa.
"Sepertinya tempat ini sepi, kita lemparkan saja dia di sungai ini." Ucap Anggap
"Oke, siap..." Ucap Herdi
Mereka pun mulai memapah kembali tubuh Zein sampai ke tepi sungai dan melemparkannya.
"Misi selesai, kita akan dapat bayaran besar karena sudah berhasil mendapatkan tanda tangan dan juga bisa menyingkirkan Zein." Ucap Angga
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua....
__ADS_1