Legendaris Cinta

Legendaris Cinta
67. Desa pelangi-Mulai berlatih


__ADS_3

Pendapat dari sang ibu yang terlah melahirkan ran membesarkannya pun akhirnya terlaksana juga, Jojo pun mulai pergi ke suatu desa terpencil dengan baji kaos yang berwarna hijau, celana jeans, dan sepatu kets warna putih


Dengan membawa ransel besar berwarna biru, Jojo mendaki sebuah gunung tepat berada di desa pelangi.


Desa pelangi


"Hei, anak muda! Kamu sedang apa di sana?!"Seru Akbar


"Siapa anda?" tanya Jojo


"Saya ini penjaga gunung di sini, nama saya akbar!" Ucap Akbar


"Pak Akbar tolong tunjukan kepada aku rumah yang berwarna kuning di tepian gunung ini." Ucap Jojo


"Warna kuning? Itu kan rumah saya." Ucap Akbar


"Wah, kebetulan sekali itu artinya anda kerabat dari Mommya Lusiana?" tanya Jojo


"Jadi kamu itu anak Lusiana?" tanya Akbar


"Iya, aku anak mommy Lusiana dan Daddy Toni." Ucap Jojo

__ADS_1


"Iya ampun! Saya sampai tidak mengenal kamu! dulu waktu kecil kamu kan pakai kaca mata dan behel gigi dan selalu membawa buku di mana pun kamu sedang berada, kok sekarang kamu sangat berbeda sekali sampai saya nggak bisa kenali kamu." Ucap Akbar


"Aku bukan Jojo yang dulu lagi, sekarang aku pria dewasa yang ingin berlatih jurus pencak silat melalui kitab panduan ini. Apa anda bersedia untuk membantu saya untuk berlatih melalui kitab ini?" tanya Jojo


"Hmmm, kitab apa ini? Sepertinya ini kitab ini sangat melegenda." Ucap Akbar.


"Ini memang kitab legenda yang di wariskan kepada aku untuk di pelajari.


"Apa ini ada kaitannya dengan Hang Tuah?" tanya Akbar


"Kok anda bisa tahu ini kitab adalah milik sang legenda Hang Tuah?' tanya balik Jojo


"Di kitab itu terlihat ada logo keris taming sari yang sangat familiar. Apa kamu keturunan sang legenda?" tanya Akbar


"Kamu tenang saja, Saya ini kerabat dekat Mommy kamu jadi mana mungkin juga saya memberitahukan kepada orang lain kalau kamu adalah keturunannya." Ucap Akbar


"Terima Kasih, atas pengertiannya " Ucap Jojo


"Kembali kasih, nak!" Ucap Akbar


"Apa aku juga boleh menginap di sini untuk sementara waktu ini?"tanya Jojo

__ADS_1


"Boleh, nak! saya tidak melarang kamu untuk tidak menginap di sini justru saya sangat senang kamu bisa menginap untuk menemani saya juga di sini." Ucap Akbar


"Memangnya istri dan anak bapak tidak keberatan saya menginap di sini untuk sementara waktu?" tanya Jojo


"Tidak perlu sungkan saya hanya hidup sebatang kara di sini." Ucap Akbar


"Oh, maaf aku nggak tahu kalau pak Akbar hidup sebatang kara." Ucap Jojo." Ucap Jojo


"Iya, istri dan anak'ku sudah meninggal dalam kecelakaan maut."Lirih Akbar


"Hmmm, turut berdukacita ya. Aku yakin anak dan istri Pak Akbar sangat bahagia di sana." Ucap Jojo


"Terima kasih, nak. Apa kamu mau melihat mendiang istri dan anak saya dalam foto ini." Tunjuk Akbar dengan membuka dompet persegi


"Hmmm, kok foto bayi ini tidak asing. Tapi aku lupa foto siapa ya." Gumam Jojo dalam hatinya


"Kenapa nak? menatap foto istri dan anak saya seperti itu? apa kamu mengenal mendiang istri dan anak'ku?" tanya Akbar


"Hmmm, tidak kok Pak Akbar." Sangkal Jojo


Bersambung.....

__ADS_1


...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...


...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...


__ADS_2