
Tubuh Zein melayang dalam aliran sungai yang sangat deras dan kerap kali bongkahan kayu runcing yang terdapat di sungai itu melintasi kepala, kaki, maupun tangan Zein hingga kepalanya mengeluarkan banyak sekali cairan merah yang menyebabkan air di permukaan sungai yang semua jernih menjadi keruh oleh karena darah yang bercucuran terus menerus, hingga pada akhirnya Zein terbentur oleh bongkahan batu yang sangat besar dan kembali Zein mengeluarkan banyak cairan merah.
Hidup Zein sudah d ambang pintu gerbang kematian, namun tangan Zein tidak sengaja menyentuh benda yang keras membuat Zein berdesir ingin mengambil secara perlahan-lahan dan memakainya.
"Uhuk, uhuk! gw akan mati di sini. Tapi ini apa? Kok ada cincin batu merah di sini," ucap Zein dengan memakai cincin batu merah.
Hingga terdengar suara bising yang mengusiknya di bawah cincin batu merah tersebut.
"Halo, Zein perkenalkan saya Hang Jebat yang akan membantu kamu membalaskan perbuatan keji yang di lakukan oleh sekutu terhadap tubuh kamu. Sekarang kamu dan saya telah menjadi satu jiwa, jadi kamu tidak perlu takut oleh apa pun karena kamu memiliki banyak ilmu bela diri yang akan saya wariskan kepada kamu." Ucap Hang Jebat
"Nama kamu kok sangat familiar dan mirip sekali dengan tokoh legenda yang terkenal di malaka?" tanya Zein
"Kamu tidak perlu banyak bertanya! Saya hanya butuh raga kamu untuk mendapatkan keris taming sari." Ucap Hang Jebat
__ADS_1
"Apa gunanya keris taming sari itu?" tanya Zein
"Keris itu akan membantu kamu juga untuk mencari tahu siapa yang telah berbuat keji seperti ini serta keris taming sari itu akan membalas dendam atas tubuh kamu yang di lempar di sungai ini." Ucap Hang Jebat
"Gw akan balaskan perbuatan keji mereka yang telah membuat gw menderita seperti ini." Ucap Zein
"Bagus, sekarang bersiaplah! jiwa kamu dan saya akan menyatu menjadi satu! kita akan menemukan keris taming sari itu secara bersama-sama." Ucap Hang Jebat
Penyatuan jiwa pun terjadi, kini tubuh Zein kembali sehat seperti sediakala, tidak ada luka maupun darah yang keluar dari segi kepala, tangan, dan kaki. Semua kembali normal bahkan Zein seperti lahir kembali di dalam dunia yang fana.
"Gw merasa lebih baik pasti karena cincin ini. Gw pikir tadi hanya ilusi semata karena gw sedang sakit parah. Tapi ternyata ini kenyataan, gw masih bisa hidup bahkan tubuh gw merasa sangat segar dari pada sebelumnya," ucap Zein dengan dengan mendelik cincin batu merah yang melingkar di jari manisnya.
"Usap cincin batu merah ini, jika kamu ingin meminta bantuan saya atau kamu ingin mempelajari seluruh ilmu bela diri saya.
__ADS_1
"CK! untuk apa gw mempelajari ilmu bela diri, gw ini jago dalam ilmu bela diri. Jadi gw nggak perlu bantuan apa pun.
"Jangan sombong kamu! jika ilmu bela diri kamu sehebat itu mana mungkin kamu takut oleh senjata api!!" Ledek Hang Jebat
"Dari mana kamu tahu kalau aku takut senjata api?" tanya Zein
"Saya ini sudah bersatu dengan jiwa kamu, jadi memori kamu mengenai kejadian keji itu sudah saya tahu semua." Ucap Hang Jebat
Bersambung..
...Jangan lupa untuk memberikan like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1