
Setelah kembali dari mansion, Dinda menemui secara dadakan. Dia sudah menyewa detektif swasta untuk mencari tahu keberadaan Zein yang sedang berada di rumah minimalis.
Tok
Tok
Tok
Suara kebisingan kasar dari arah daun pintu membangunkan Zein yang sedang terlelap dalam mimpi
"Siapa sih, gedor pintu kayak maling ajah! kenapa sama bel di rumah ini yang gw sudah pasang! Apa rusak sampai harus menggedor pintu sekeras itu!" geram Zein
Tiba-tiba saja Dinda menampar pria tampan yang sudah membukakan daun pintu.
"Tanggung jawab!" Bentak Dinda
"Siapa sih lu? wanita gila!!! berani sekali lu menampar wajah ganteng gw dan membentak gw?"tanya Zein
__ADS_1
"Tentu saja harus di bentak karena lu sudah membuat gw berbadan dua seperti ini dan nggak tanggung jawab sama sekali!" ucap Dinda
"Asli itu kan hanya sekali dan itu juga murni hanya kecelakaan saja. Gini deh, gw akan bantu lu untuk mencari suami pengganti." Ucap Zein
"Maksud lu apa?! Ini kan anak lu!darah daging lu! kenapa jadi cari suami pengganti? Lu tahu nggak gw itu model terkenal kalau lu nggak mau bertanggung jawab, gw akan viral-kan kasus ini ke media sosial bahkan gw bisa bawa lu sekarang ke kantor polisi!" Ancam Dinda
"Bisa saja kan itu bukan anak gw! dari pada pusing mikirin itu anak siapa mending solusinya gw kasih lu menikah sama adik gw." Ucap Zein
"Adik lu siapa?" tanya Dinda
"Namanya Joshua di panggil Jojo, meskipun gw dan dia itu bukan saudara kandung setidaknya dia akan membuat nama lu nggak buruk karena tidak ada suami." Ucap Zein
"Lu tenang saja semua bisa di atur! asal lu jangan pernah merusak hubungan gw dan tunangan gw." Ucap Zein
"Apa?! Jadi orang jahat seperti lu sudah ada tunangan?" tanya Dinda
"Iya, gw sudah bertunangan secara resmi dengan gadis yang gw cinta dan jangan bilang gw jahat karena gw nggak jahat!" Ucap Zein
__ADS_1
"Gw nggak peduli lu sudah bertunangan atau tidak! karena yang gw peduliin itu sekarang anak yang ada dalam kandungan gw! Lu pokoknya harus tanggung jawab dengan menikahi gw. Gw nggak mau ada pengganti!" Ucap Dinda
"Gw mohon sama lu untuk mau menerima saran dari gw karena gw nggak mau lagi kehilamgan tunangam gw." Ucap Zein
"Lu itu aneh ya! gw bilang gw nggak menerima saran yang aneh dari lu itu, gw hanya ingin anak ini mempunyai akte lahir yang sah dari negara." Ucap Dinda
"Solusinya lu menikah dengan adik gw atau lu aborsi saja anak lu."Ucap Zein dengan enteng
"Kedua solusi lu itu memang sangat menyebalkan sekali untuk aku denger, tapi kalau lu memaksa gw harus bertindak." Ucap Dinda
"Maksud lu apa?" tanya Zein
"Gw akan bawa lu ke kantor polisi untuk lu bisa mengerti kalau di dunia ini gw tidak bisa terbujuk oleh rasa simpatik akan kisah percintaan lu." Ucap Dinda.
Bersambung....
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
__ADS_1
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...