
Kehidupan seperti roda kadang di atas, kadang di roda itu bergulir menjadi di bawah. Semua ada waktunya sama seperti keluarga Walton Jaya yang saat ini ada di posisi roda yang paling bawah, meskipun Jojo menyimpan banyak tabungan yang cukup tetap saja tidak bisa membeli sebuah mansion mewah yang besar, tapi hanya bisa membeli rumah sederhana untuk keluarga Walton Jaya.
Setelah Jojo dan Keyla kembali ke Indonesia dengan penerbangan ala kadar sederhana menggunakan kelas ekonomi, mereka pun kembali kedalam kehidupan biasa.
"Tuan muda, maafkan saya hanya bisa menemukan rumah sederhana ini yang sekarang di tempati oleh nyonya Lusiana dan tuan besar Antoni." Ucap Derik
"Tidak apa-apa, rumah ini sudah lebih dari cukup karena bagi aku yang terpenting mom and dad tidak merasakan terik matahari dan tidak merasakan kehujanan." Ucap Jojo
"Baik, Tuan muda..."Ucap Derik
"Terima kasih ya kamu sudah setia bersama keluarga Walton Jaya selama ini padahal keuangan keluarga kami sedang bermasalah." Ucap Jojo
"Tidak perlu sungkan tuan muda, bagi saya keluarga Walton Jaya seperti keluarga saya sendiri." Ucap
Derik
"Terima kasih Derik..."
******
__ADS_1
Keesokan harinya.....
Gerakan lentur mulai terasa di sekujur tubuh pria kutu buku yang sedang sibuk berlatih keras di paparan sinar matahari yang menyengat kulit.
"Jo, kamu nggak mau istirahat dulu?" tanya Lusiana dengan membawa nampan berisi air mineral
"Nggak mommy, aku masih ingin berlatih untuk jurus yang satu ini." Ucap Jojo
"Sudah cukup jangan berlatih terlalu keras seperti itu. Besok kan masih bisa berlatih lagi." Ucap Lusiana
"Nggak bisa, Mom! Jojo sangat kesulitan sekali dengan gerakan ini." Ungkap Jojo
"Kita kan lagi kesulitan keuangan, jadi lebih baik kita berhemat saja dulu..." Ucap Jojo
"Mommy ada kerabat yang akan membantu kamu berlatih. Apa kamu mau berlatih bersama kerabat Mommy di sebuah pedesaan?" tanya Lusiana
"Hmm, kenapa harus di desa, mom?" tanya Jojo
"Kerabat Mommy itu hanya ada di desa itu saja. Lebih baik kamu belajar di sana saja dari pada kamu merasa kesulitan dengan gerakan yang hanya ada di buku itu." Ucap Lusiana
__ADS_1
"Oke deh, mom. Makasih banyak ya." Ucap Jojo
"Sama-sama, anak'ku sayang. Mommy tahu keadaan kita seperti ini karena Zein tapi Mom and Dad tidak akan pernah menyalahkan Zein karena bagaimana pun ini semua salah Mom and Dad karena tidak pernah memberitahukan dia kalau Zein hanya Kakak tiri kamu." Ucap Lusiana
"Iya, Mom. Jojo juga tidak akan menyalahkan Kak Zein karena Kak Zein melakukan semua ini mungkin karena rasa kecewa mengenai fakta dia bukan anak kandung Mom and Dad." Ucap Jojo
"Syukurlah, kamu mengerti. Kamu memang anak Mommy yang paling baik." Puji Lusiana
"Iya dong, mom. Aku kan anak Mommy and Daddy yang paling baik." Ucap Jojo
"Mommy bangga punya anak seperti Jojo, berhati baik dan tulus pasti istri kamu kelak akan berhati tulus juga seperti hati kamu..." Ucap Lusiana
"Amen, mom. Makasih." Ucap Jojo
Bersambung...
...Jangan lupa untuk memberikan dukungan berupa like di setiap episode, vote sebanyak mungkin, dan tambahkan di rak buku kalian sebagai favorite/subscribe...
...Terima kasih sudah mampir di karya ini, semoga bisa menghibur kalian semua...
__ADS_1