
kembali ke Amira yuk
Amira sudah selesai mandi dan dia pun bertanya pada ayah nya .
"ayah barusan siapa yang menelepon ?". tanya Amira
" oh itu Adnan kata nya dia sudah bertemu keluarga nya ,Oya kamu kepasar gih belanja buat besok . dan jangan lupa beli buah ya ." titah ayah bimo .
"kepasar kok tumben yah besok kan bisa . terus kok tumben beli buah bukan kah hari ini kita m ke kebun ambil buah kecapi dan hari ini juga waktunya kita panen cabe "kata Amira
"iya sehabis kamu dari pasar . " kata ayah
"baik ayah ".kata Amira
akhir nya Amira pun pergi kepasar . setelah kepergian Amira ayah bimo juga pergi kerumah bapak kepala desa
dia menyampaikan niat baik dari keluarga Adnan .dan tak lupa ayah juga pergi ke rumah bapak penghulu agar bersedia menikah kan Putri .
tak lupa waktu nya juga ia katakan .
setalah selesai ayah segera pulang takut keburu Amira datang.
sesampainya di rumah ayah segera pergi ke kebun.
setelah dua jam Amira pun datang dan melihat rumah tekunci itu tandanya sang ayah pergi ke kebun
Amira pun mengambil kunci di balik pot bunga
dan bergegas masuk kedalam dan amira langsung menata semuanya
inilah cara Amira menyimpan semua keperluan tuk masak biar awet .karena Amira gk punya kulkas. jadi hanya seperti ini cara Amira biar awet.setelah selesai Amira menyusul ayah ke kebun .
sesampainya Amira di kebun iya celingukan mencari sang ayah
"ayahhhhh ,ayahhhh ayah dimana" teriak Amira
ternyata iya berpapasan dengan para petaniain nya
"eh nak Amiraaaaa cari pak bimo ya ,? ayah non ada di sungai
"oh terimakasih banyak paman saya akan menyusul ayah kesana ." kata Amira sopan
" iya nak mari paman duluan ya." kata paman
Amira pun pergi menuju sungai
belum sampai Amira di sungai sudah bertemu ayah nya
__ADS_1
"loh Amira mau kemana nak ?". tanya ayah
" mau nyamperin ayah".kata Amira
"ya sudah ayo kita pulang ,nih nanti di masak asam pedas ya ikan nya .Oya yang dua di bakar ya ".titah ayah sambil memberikan lima ekor ikan yang berukuran sedang.
"baik ayah ku sayang " kata Amira
lantas mereka pun kembali .
setibanya Amira di rumah ia segera memasak yang di request sang ayah
waktu terus berputar sudah waktunya azan dhuhur Amira pun segera sholat berjamaah dengan sang ayah .selesai sholat iya menyiapkan makan siang .
" yuk yah makan siang dulu kata Amira yang sudah duduk di lantai di ruang tengah
"em ayah pengen ikan bakar dan kulit cempedak nya aja nak ".kata ayah
menu amira
"baik lah ayah ".kata Amira lalu mengambil kan makanan tuk ayah nya
(duh yang baca pasti pada ngeces ya tuh keliatan hihihi jangan ngiler ya . )
mereka pun makan dengan lahap setelah selesai ayah pun istirahat .
waktu terus berputar tak terasa waktu menunjukkan pukul tiga .tiga puluh sore ayah dan Amira segera mandi dan sholat ashar berjamaah
selesai sholat saat mereka akan bangun dari duduknya tiba tiba ada suara ketukan pintu dari luar
ayah pun segera bangun dan keluar membuka pintu
"eh pak Mamat mari masuk pak ."kata pak bimo
"gak usah saya kesini untuk menagih hutang ,karena ini sudah lebih dari tempo yang kita janjikan .kata pak Mamat
" maaf pak saya belum ada uang tunggu sayah menjual kebun saya, saya akan menebus nya .kata ayah bimo gemetar
"tidak perlu hanya ada satu cara kamu harus bersedia memberikan anak gadis mu kesaya maka ladang akan saya kembali kan ."marah pak Mamat
"maaf pak saya tidak bisa itu gak ada dalam perjanjian "kata ayah bimo
"mau tidak mau suka tidak suka saya tidak perduli. karena kamu gak akan bisa membayar nya karena bunga nya sudah terlalu banyak kata pak Mamat.
sedangkan di tempat lain
di saat perdebatan itu terjadi ternyata dua mobil mewah dan dua mobil bok parkir dedepan balai desa. semua orang disana pada heboh dan bertanya siapa mereka
"assalamualaikum permisi .maaf bapak semua mencari siap ya ". tanya pak kepala desa
dan tak lama Adnan mendekat
"loh Nak Adnan ini siapa Nak tanya pak lurah lagi
"wa'alaikum salam jawab serentak
"pak perkenalkan ini keluarga saya .kata Adnan
"oh yang kata pak bimo mau ijapan itu ya ".tutur pak lurah
"iya pak ".kata Adnan
__ADS_1
"ya sudah mari saya antar kebetulan tadi ayah Bima juga meminta saya tuk kesana .Oya ibu ibu bapak bapak semua mari kita kerumah pak bimo karena Amira dan nak Adnan ingin menikah kata pak lurah
sontak semua orang di buat terkaget kaget
akhirnya mereka pun pergi bersama menuju rumah ayah bimo
sekitar tiga puluh menit mereka sampai di rumah pak bimo karena jalanya berbatu tak semulus jalan menuju Roma hehhe
di rumah pak bimo
tanpa mereka sadari ternyata calon keluarga besan dan semua warga menyaksikan perdebatan itu.
"saya tidak mau tau pak bimo harus memberi kan Amira kepada saya atau bapak akan kehilangan ladan beserta rumah ini dan lebih tepatnya bapak akan kehilangan Putri bapak .kata pak mamat
Adnan yang mendengar itu langsung saja naik pinang eh salah naik darah hehe
dia pun menghampiri pak Mamat dan langsung memutar tubuh pak Mamat dan memberikan satu ciuman bogem mentah ke wajah nya
bugggg
Al hasil sudut bibir pak Mamat pun biru dan berdarah .
"siapa yang bapak ancam hah ,dia calon mertua saya dan masalah ladang saya akan .
melunasi nya .kata Adnan dengan Amarah yang berkobar
" oh mau jadi pahlawan ya memang kamu ada uang apa . utang mereka aja sudah kyak gunung .gimana kamu bisa memebus ladang itu kata pak Mamat. sambil tersenyum licik
" selama ini saya diam membiarkan bapak dan anak buah bapak mengambil isi rumah demi bunga dari hutang yang tak seberapa, tapi kali ini saya tidak tinggal diam sudah cukup hinaan yang bapak lontar kan pada mereka kata Adnan emosi yang menggebu
sedang kan Amira di dalam rumah tak berani keluar
karena ayah melarang nya dia hanya bisa menangis di dalam menangisi nasib nya dan ayah nya
yah selama ini Amira dan ayah nya banyak hutang kalau gak bisa bayar hutang maka mereka akan meminta bunganya dengan cara mengambil apa yang berharga di dalam rumah
sampai Amira pun pernah tidak makan karena beras habis uang gak punya . akhirnya ayah membakar singkong itupun meminta pada warga .
meski harus di maki karena selalu meminta singkong akhirnya Adnan berinisiatif meminta pohon singkong tuk di tanam di belakang rumah .dan di saat itulah mereka sudah tak lagi meminta singkong
banyak orang yang selalu membuang makanan .
dan banyak orang juga yang gak bisa makan .
meskipun hidup hidup dekat hutan mereka tetap menyukurinya .sejak pergi ke desa lah ayah juga meminta Amira memakai cadar .agar tidak ada orang yang menginginkan nya .
"sekarang saya Kan lunasi hutang mereka Adnan pun meminta cek kepada Kenzo dan menulis kan nominal nya yang bikin orang Kena serangan jantung .
pak Mamat yang melihat itu langsung terbelalak melihat nominal itu yang nol nya berjejer Kaya sepur sungguh Horang kaya mah bebas ..
dan pak Mamat melihat ternyata Disana sudah pada berkumpul semua orang sungguh Pak Mamat sangat malu dan akhirnya pergi
ayah bimo yang melihat itu s
langsung berlutut di depan Adnan dan berterimakasih karena sudah membantu nya
akhirnya semua pun masuk kedalam
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...****************...
ingat tanam lah kebaikan karena apa yang kalian tanam itulah yang akan kalian panen. ...
__ADS_1