
sudah seminggu Amira dan Arga tinggal bersama keluarga nya dan sekarang sudah saatnya dia mandiri .Arga pun menyampaikan niat nya yang ingin mandiri . dan niat nya pun di setujui oleh Deddy nya namun mommy nya masih berat
tapi tetap saja dia harus melepaskan sang putra sulung tuk menjadi keluarga yang mandiri
akhirnya Arga pun mengangkut istri dan mertua nya dan satu pelayan setia nya ke rumah baru nya
setelah sampai di rumah baru lagi lagi Amira dan ayah dibuat shock dengan apa yang di lihat nya
"nak Adnan eh nak Arga maksud nya ini rumah siapa nak kita kok nyasar nya jauh banget" ujar ayah
" ini rumah baru kita yah maaf ya tak sebesar rumah mommy ujar Arga
"hah ini rumah tepat nya ini istana nak kata ayah
berbeda dengan Amira gadis itu eh salah bukan gadis tapi wanita itu tetap mematung melihat sekitar karena tak ada pergerakan dari Amira tanpa ba bi Bu Arga langsung menggendong sang istri ala bridal style
sontak si empunya berteriak kaget
"aaaaaaa.... by turunin malu dilihat banyak orang ujar amira
"suruh siapa melamun ujar arga
berbeda dengan para bodyguard dan satpam yang tak lain adalah anak buah nya lebih tepatnya pasukan bawah tanah yang melongo tak percaya melihat ketua mafia yang super kejam dingin dan bringas itu bertingkah seperti itu
seperti se orang pengangkat senjata beralih profesi
"apa aku gak salah liat itu tuan mafia atau jelmaan pangeran "ujar salah satu dari pengawal
" ho oh .. kayak nya gak pantes di sebut mafia .saut pengal sebelah
setelah berada di dalam rumah lagi dan lagi
Amira di buat terpana dengan
ruang tamu
__ADS_1
"by ."satu kata yang keluar namu rasanya berat tuk di teruskan .
"mau lihat lihat dulu apa langsung ke kamar tanya Arga
"lihat lihat dulu by ujar Ami tanpa menatap sang suami Arga pun dengan senang hati menemani sang istri
ruang tengah
dapur
ruang keluarga
dan ini ruang tuk pertemuan penting
" tidak apa apa kalau kamu mau sayang karena di belakang mansion ini ada rumah kecil kita bisa mengambil anak jalan dan yang kurang mampu kita berikan pendidikan dan kasih sayang tuk mereka ungkap Arga
dan Ami yang mendengar kan penjelasan sang suami tentu saja terharu
saat akan kerumah belakang melewati dapur sungguh Ami di buat takjub
"kalau dapur nya seperti ini pasti bikin aku malas tuk balik kamar .ujar amira
"et kl kamu tidak kembali ke kamar akan ku hancur kan ini dapur ujar Arga bersungut dan membuat Amira terkekeh
"boleh kita melihat nya mas ujar Amira
"tentu tapi kita antar ayah dulu ya biar istirahat ujar Arga dan di anggukin oleh Amira
__ADS_1
"ini kamar ayah . istirahat lah ujar ayah
ayah kami tinggal kebelakang ya yah pamit arga
saat meninggalkan kamar ayah melewati musholla
"masya'allah mas ini musholla nya suami ku memang terbaik
akhirnya mereka pun mengunjungi rumah di belakang tersebut entah lah Amira di buat terpukau sebab kata sang suami rumah itu kecil namun bagi Amira itu adalah rumah mewah suaminya ini selalu membuat nya takjub setelah sampai di halaman rumah
"by mereka pasti bahagia bi tinggal di sini .
"semoga saja sayang udah yu kita kembali kaki ku sudah capek ujar Arga dan di anggukin Amira
sesampainya di di rumah Arga tanpa permisi lalu menggendong sang istri ala bridal style sontak membuat Amira berteriak
"aaaaaaaaa by turunin malu di lihat bibi ujar Ami
"Diam atau aku bungkam bibir mu yang indah itu disini sukses senjata itu ampuh terbukti mampu membuat Amira kicep
sesampainya di atas
ruang tamu di atas
kamar Arga
kamar mandi
__ADS_1
"mas apa ini tidak terlalu berlebih-lebihan ujar amira