
dua hari berlalu sejak kejadian di kantor Amira selalu mual jika di dekat Arga sampai sampai Arga harus tidur di kamar tamu seperti saat ini pagi pagi sekali terjadi drama di kamar
huek huek huek Amira terus saja mengeluarkan isi perut nya
tok tok tok
"sayang ayolah buka pintu nya "Arga panik dan terus menggedor pintu kamar mandi
"hubby pergi dulu .Ami gak tahan sama bau hubby ujar. Amira
"sayang tapi Gimana Aku bisa keluar kalau kamu saja tak keluar ujar Arga
" iya. Ami keluar tapi hubby pergi dulu Ami gak tahan
" iya iya baik lah hubi keluar
akhirnya Ami pun keluar dan menyemprotkan pewangi ruangan baru dia bisa bernafas lega
"hufhhh akhirnya parfumnya ulet keket itu Landep juga masak udah dua hari masih aja nempel di t
tubuh suami aku ujar Amira menggerutu
di depan kamar Arga sudah uring uringan dan kebetulan Angga keluar dari kamar
" kakak kenapa di luar ".tanya Angga
"itu kakak ipar mu muntah terus sejak ulat keket itu nemplok di tubuh kakak ".jelas Arga
__ADS_1
sedangkan Angga yang melihat wajah kakak nya tertawa terbahak bahak
"huahahahahah apalah kakak ni kalau sampai karyawan mu tau mereka akan tertawa ujar Angga
"diam dasar adik durhaka bahagia di atas penderita an ku ujar Arga
namun tak berapa lama hp Arga berbunyi
entah siapa yang menelepon karena tiba tiba raut wajah Arga berubah bak siluman dan pergi begitu saja
sampai di depan mobil pintu mobil di buka dan
blam
mobil melaju begitu saja meninggalkan halaman.
hingga bunyi kelakson bersahutan
tin
tinnnnnn
tinnnnnnmmmn
Arga sungguh bikin gaduh di jalan Arga terus saja membelah jalanan hingga sampai kesuatu rumah yang cukup besar dan unik
"tuan sapa para anak buah Arga
__ADS_1
Arga terus saja berjalan menuju TKP
wajah nya yang dingin datar dan tatapan nya tajam setajam silet
"apa yang terjadi sebenarnya." tanya Arga dingin
"kelompok kapak tiba tiba menyerang markas satu boz entah apa yang menjadi pemicu namun sepertinya ini berkaitan dengan penculikan nyonya Amira waktu itu". ujar salah satu pengawal
"baju**n,rupanya Tito meminta bantuan baiklah kalian yang memintanya". ujar Arga
"apa perlu kita membalas nya boz ".ta salah satu dari mereka
"jangan tidak sekarang seperti nya ini hanya jebakan ujar Arga
"bereskan semua dan bersikap lah se olah tidak terjadi apa apa
"siap boz".ujar mereka serentak Adam Arga pun pergi meninggalkan tempat itu.
dan di tempat lain
"aneh kenapa Arga tidak bertindak apa anak buah nya tidak melapor tapi itu mustahil bagai mana pun dia harus mati ujar Tito
ternyata benar dugaan Arga itu hanya jebakan agar Arga menyerang nya dan pada saat semuanya pergi Tito berniat membakar rumah utama yang mana di tempati Kenzo beserta keluarga yang lain namun siapa sangka jika itu semua tidak terjadi karena Arga lebih licik dari kaleng kaleng Seperti mereka
"arghh sial sebenarnya apa yang kalian lakukan kenapa belum ada tanda tanda ".umpat tito
"boz menurut mata mata tuan Arga biasa saja bahkan di depan markas mereka berpesta ujar salah seorang yang melaporkan kepada arga
__ADS_1