
acara berlangsung dengan khidmat ,warga desa sudah kembali kerumahnya masing masing dan sekarang tersisa keluarga Amira dan keluarga Adnan mereka masih berbincang bincang namun ada satu pertanyaan yang membuat Amira bingung antara di jawab atau di abaikan. yah Anggi melontarkan pertanyaan yang bikin heboh orang serumah bagaimana tidak dia melempar kan pertanyaan yang bikin orang antara pengen ketawa dan marah
"kak Amira , bagaimana bisa kakak tinggal di hutan seperti ini .apa lagi ini istilah nya kan malam pertama kakak , terus nanti kalau ada Tarzan masuk pas kikuk kikuk Gimana ??" tanya Anggi dengan tanpa dosa nya yang bikin Arga pengen nenggnenggelamin tu si adik untung masih sadar kalau itu adik nya coba kalau tidak pling dah habis
sedangkan Amira sudah mati kutu dia bingung mau jawab apa karena Dia masih canggung dengan setatus nya yang baru . sadar akan raut wajah sang istri yang baru beberapa jam yang lalu menyandang status nyonya Tama itu Arga langsung buka suara
"em sayang gk usah didengerin itu pertanyaan nya si cebong .lebih baik kita istirahat ya kamu juga pasti capek kata Arga
"eh eh mau dibawa kemana anak mantu mama lagian masih sore juga main bawa aja kata mommy sontak bikin heboh ruangan dan Amira jangan ditanya wajah nya sudah kayak kepiting rebus.merah merona untung nya ketutup cadar namun .
ayah Amira melihat itu sangat bahagia ternya putri semata wayangnya kini menemukan kebahagiaan nya
berbeda dengan Tante Arga yang justru tak suka melihat Amira sebab menggunakan cadar lisan nya bak motor yang mengalami rem blong .
__ADS_1
"hah menantu buruk rupa aja di rebutin " kata tante Susan
" mah mama apa apaan sih ngomong gitu "kata pak Hamit .
"mending buruk rupa tapi baik akhlaknya dan sopan tutur kata nya , dari pada cantik tapi buruk hatinya ".balas Anggi yang sudah geram dengan Tante nya itu
"sudah belum saat nya ini di rumah orang kata tuan Alex .
"ini bukan rumah bang tapi kandang ayam " hina Susan yang membuat pak bimo sakit hati dengan ucapan Tante Susan . sehingga membuat Arga geram
Susan yang merasa kalah meminta pulang akhirnya pak Hamit sekeluarga pulang tersisa keluarga tuan Alex.
"maaf kan saudara saya ya pak kata nyonya felin
__ADS_1
"oh gak papa nyonya sudah biasa bagi kami jawab pak bimo membuat nyonya felin dan tuan Alex merasa tertampar .
"sudah ah jangan di bahas . mom dan Deddy gk pulang .?" tanya Arga
" tidak ga kami pengen mengenang masa pertama kamu berumah tangga dulu sebelum eyang mu menerima mommy kata nyonya felin .
karena nyonya felin juga orang tak punya sampai sampai keluarga Tama tidak menerima nya dan pada akhirnya nyonya felin dan tuan Alex menjadi pengusaha muda tanpa nama Wiratama di belakang nya .dan sampai pada masa dimana Allah membalik keadaan pada eyang Tama yang mengalami kebangkrutan . disituah mereka bersandar pada Alex
.
"baik lah mom .dan kamu ces pulang gak ?".tanya Arga
"gak ah kayak nya disini indah kalau pagi aku penasaran kata Anggi
__ADS_1
"gak papa kan pak bimo kalau kami bermalam disini tanya Alex
" ah saya. gak keberatan pak hanya saja saya malu keadaan nya memperhatin kan lanjut pak bimo