LOVE BILIONAIRE

LOVE BILIONAIRE
Part 10


__ADS_3

Malam nya


Juna bête sendirian karna ziyya bilang kalau dia harus lembur karna proyek rumah sakit baru.


Juna mengecheck apa istri nya berkata jujur dari tab nya lalu dia melihat dari cctv yang dia rentas lewat GOD EYES kalau ziyya sedang sangat mumet sekali, juna tersenyum dia mengambil kunci mobil BMW 760LI nya dan melaju ke rumah sakit.


Juna di sambut Karin


“kamu sudah selesai..??”Tanya juna


“iya pak..saya hanya menemani bu ziyya..”sahut Karin


“kamu boleh pulang..”


“terima kasih pak..”Karin pun pamit pulang


Juna membuka pintu ziyya pelan dia bisa melihat istri nya yg sangat mumet memeriksa kontrak yg akan dia berikan ke om nya yaitu Daniel wales untuk dana rumah sakit baru nya.


Ziyya melirik dia kaget juna sudah ada di depan nya.


“astaga..!!!”ziyya kaget


Juna tersenyum


“kenapa kamu ke sini..??”Tanya ziyya


“aku bosan…tidak ada yg bisa aku jahili dirumah..”sahut juna, ziyya tersenyum


“apa yg sedang kamu kerjakan..??”Tanya juna


“ahh ini kontrak untuk om Daniel..”


“kontrak..??”


“iya..om Daniel mau bantu aku untuk rumah sakit baru..”sahut ziyya


“ahh kenapa kamu tidak minta aku..”


“heii…aku engga mau orang pikir aku nikahin kamu karna memanfaatkan kamu..”sahut ziyya


“kamu boleh kok memanfaat kan aku..”tukas juna sambil berkeliling ruangan ziyya, juna menaruh kamera sangat kecil di sudut-sudut ruangan ziyya tanpa sepengetahuan ziyya.


Ziyya melihat juna, juna tersenyum


“tapi aku engga mau jun..”tandas ziyya


“oiya lusa besok sore seperti nya aku harus ke amerika untuk mengurus kontrak ini..”ucap ziyya, juna mengerutkan kening nya.


“aku engga kasih kamu izin..”tandas juna, ziyya kaget, tapi ziyya bisa merasakan kalau juna serius dari perubahan wajah juna.


“jun..apa ada sesuatu..??”Tanya ziyya.

__ADS_1


“tidak ada..”sahut ziyya


“benarkah..??”


“iyaa..aku hanya..ahh bagaimana aku bicara nya ya..”ziyya bisa melihat wajah putih juna yg tiba-tiba memerah


“kenapa..??”


“aku hanya..terasa sepi kalau kamu jauh dari aku..”ucap juna sambil menutup wajah nya, ziyya tertawa lepas sekali menertawakan tingkah juna yg menggelikan menurut dia.


“kamu batalin ya kontrak kamu dengan om Daniel..aku yg akan kontrak dengan kamu..sekertaris aku yg akan menyelesaikan besok..”tandas juna


“okee..terus bagaimana aku bicara dengan om Daniel..”


“biar aku yg bicara..”tukas juna, ziyya lagi-lagi tertawa


“apa aku sangat lucu..??”Tanya juna


“iya..hahahahahaha….haduhh kenapa kamu bisa jadi lucu begini sih..”ucap ziyya sambil tertawa sampai memegang perut nya.


“apa kamu jadi menyukai ku..”Tanya juna, tertawa ziyya langsung mereda seiring ziyya menyeka air mata nya.


“emang aku sudah suka kok..”sahut ziyya


“benarkah..??”Tanya juna, ziyya mengangguk, juna mendekat ke ziyya dan mencium bibir ziyya menggendong ziyya ke sofa yg ada di ruangan itu, mereka saling tatap lalu berciuman lagi, lalu ziyya tiba-tiba melepas ciuman nya.


“kenapa..”Tanya juna


“kontrak nya..aku harus buat yg baru..”tukas ziyya


Sementara itu di ghost place


Alex hanzel dan railo memegang kepala mereka, kamera yg baru di pasang juna langsung terhubung ke alpha yg langsung memutar apa yg terjadi.


“bos kita ini yaa..nafsu juga yaa..”ucap samuel yg juga melihat ke layar, alex mematikan layar namun suara desahan ziyya jelas terdengar, membuat mereka bergidik, karna masih terhubung.


“hei bukan kah kita harus buat kontrak untuk rumah sakit..”tukas alex


“lex..bagaimana kita harus buat kontrak kalau suara desahan itu semakin kencang..i need to bathroom..”hanzel berlari


“tapi istri nya bos hot juga yaa..”ucap Samuel.


Cekrek…terdengar suara bukaan kunci pistol canggih nya allen.


Samuel menoleh allen sedang menodong kepala Samuel dengan pistol nya, kai dan soushi hanya menggeleng melihat mereka yg tidak pernah akur.


“stop bicara hal yg tidak penting..”tandas allen


“oke..oke..”sam membalas dengan menaruh pistol nya di leher allen, soushi menghampiri mereka dan mengambil pistol mereka.


“cukup..”perintah soushi, mereka pun nurut.

__ADS_1


Railo dan alex menggeleng melihat bagaimana frontliner ghost team yg jarang akur, alex pun meredam suara yg keluar dari arah ziyya maupun monitor.


Keesokannya juna menghadiri rapat team obser buat games baru nya, juna mendapatkan pesan dari alex.


“bos..ahmed menuju rumah sakit..”lapor alex


“shit..!!”umpat juna, team obser kaget


“kita tunda rapat nya..dan perbaiki ini semua okee..”perintah juna


15 menit kemudian


Karin kaget karena melihat juna yg tiba-tiba datang, juna langsung masuk ke ruangan ziyya, dia melihat ahmed yg memegang tangan ziyya sembari memohon.


“juna..”ziyya cukup kaget dengan kedatangan juna


“what are you doing..??”Tanya juna ke ahmed, ziyya melepas tangan nya yg di cengkeram ahmed namun ahmed memegang erat ziyya.


“ziyya plis aku sangat mencintai mu..kenapa kamu tega meninggalkan aku..”ucap ahmed, juna menghampiri ahmed dan menendang kepala ahmed yg memang sedang berlutut ke ziyya.


Ziyya kaget dia melihat ke juna, dia bisa melihat juna yg sangat marah, di pegang nya tangan ahmed di pelintir oleh juna hingga dia berteriak dan melepas cengkeraman tangannya ke ziyya.


Juna menarik kerah ahmed


“jangan main-main dengan saya maupun ziyya..atau king husein yg akan turun tangan..”ancam juna, ahmed melotot.


“bagaimana lo tahu tapi..gw engga takut..!!”tandas ahmed, king husein adalah ayah ahmed


“benarkah..??”Tanya juna


Lalu telepon ahmed berbunyi, dia melotot karna sekertaris ayah nya yg menelepon


“halo..”


“pergi dari situ sekarang..dan jangan ganggu mr juna dan istri nya lagi..”tandas ayah nya, ahmed merinding melihat juna, ahmed sangat tahu ayah nya tidak takut siapapun kecuali orang yg mengancam jiwa nya.


Ahmed mencengkeram kerah kemeja juna


“siapa kamu hah..bagaimana ayah ku bisa takut terhadap kamu..”tandas ahmed, ziyya melihat ke juna.


“sebaik nya kamu pergi sekarang..dan jangan ganggu ziyya lagi..”ancam juna,ahmed langsung pergi


“kamu gpp..??”Tanya juna sambil melihat pergelangan tangan ziyya yg memerah karna cengkeraman


Ziyya melihat aneh ke juna, juna memeluk ziyya, ziyya merasakan nafas juna yg memburu.


“jun..kamu kesal..??”Tanya ziyya


“ aku tidak suka kamu di sentuh pria lain..”tandas juna


“maaf..”ucap ziyya, juna semakin erat memeluk ziyya.

__ADS_1


Tetap dukung author yaa kritik dan saran author terima kok like Comment and favorit lebih di terima.


Terima kasih reader bos ku 😘😘😘😘😘


__ADS_2