
Keesokan hari nya
Bigail mulai mengambil cuti yang tidak pernah dia ambil selama ini untuk fokus dengan pengobatan ziyya, lalu pintu hall terbuka, dia melihat seseorang masuk.
"kamu senang kan.. " tukas orang itu.
"lee sang.. apa yang sudah kamu perbuat ke bu ziyya.. kamu mau membunuh orang hah..!!" tandas bigail dengan wajah marah, lee sang tersenyum.
"seperti nya dia belum bilang ke kamu yang sebenarnya.."sahut lee sang santai duduk di samping bigail, dia melihat ke layar komputer dimana bigail sedang me riset data tentang ziyya.
Bigail hanya melihat lee sang sinis.
"wahh.. kamu serius sekali..berhenti berpura-pura membantu ziyya.. padahal kamu tahu sendiri ziyya tidak akan selamat.. " tukas lee sang, bigail mengambil pistol nya secepat kilat dan menodongkan ke lee sang, namun lee sang lebih dulu mengambil pistol itu dan melempar nya.
"lee sang.. saya muak memdengar omongan kamu.. sebaik nya kamu pergi dari sini.. saya bisa menangani bu ziyya sendiri..!! " tandas bigail, lee sang tersenyum lagi.
"bigail ziyya itu bukan wanita bodoh.. bahkan sebelum di pasang chip di kepala nya.. dia sudah menjadi seorang wanita yang pintar.. dia mempunyai maksud dengan menaruh kamu di sini.. lagipula kamu tidak akan bisa mengerjakan ini sendiri.. karena sebuah hal yang di buat di chip itu ada di kepalaku.. " tandas lee sang, bigail hanya menghela nafas nya kesal.
Bigail memang tidak pernah akur dari dulu dengan lee sang, dari lee sang ikut dengan vicky.
Sementara itu ziyya memperhatikan lee sang dengan bigail dari kamera yang ziyya simpan untuk memantau mereka.
"ide buruk menempatkan mereka bersama.. " ucap ziyya, lalu pintu ruangan ziyya di buka.
"ziyy... " panggil risma yang tiba-tiba datang
__ADS_1
"what.. tumben ke sini..??"
Risma manyun
"laki lo kasih kerjaan apaan sih ke laki gw..sampai gw di begadangin mulu.. " keluh risma, ziyya tersenyum merasa tidak enak.
"gw sakit ris.. " ucap ziyya, risma terdiam sebentar.
"sakit apa ziy..?? "tanya risma, dia sudah tahu sebagian dari lee kang.
"kanker dan Alzheimer.. " risma langsung kaget, dia hanya tahu ziyya sakit karena trauma pasca melahirkan tapi dia tidak tahu kalau sebegitu parah nya penyakit ziyya.
"ziyy.. lo bohong kan.. lo keliatan sehat begini.. " risma mencoba tidak percaya dengan kata-kata ziyya, ziyya tersenyum hendak memeluk risma namun risma menjauh.
"maksud lo apa sih ziy.. gw.. gw.." risma tidak bisa berkata-kata lagi, air mata nya tiba-tiba menetes.
"gw engga tahu apa gw bisa sembuh ris.. gw cuma mau melakukan apapun yang gw mau sekarang.. " ucap ziyya, risma semakin menangis dan memeluk ziyya semakin erat.
Di kantor juna
Juna memperhatikan bigail dan lee sang yang memang terlihat berdebat.
"apa mereka bener-benar bisa membantu bu ziyya bos.. bahkan mereka terlihat tidak akur.."tukas hanzel, juna hanya memperhatikan mereka.
"Abigail itu bukan orang biasa.. dia pasti bisa membantu bu ziyya.. hanya lee sang.. entah kenapa aku meragukan nya.. "tambah railo
__ADS_1
Juna memperhatikan lee sang.
"ada yang dia tutupi bos.. dari kita.. "tukas alex, juna melihat ke alex
"ahh.. kamu menyadari nya.. ada yang lee sang dan ziyya tutupi dari ku.. itu yang membuat ku merasa aneh.. kenapa tiba-tiba ziyya meminta bigail untuk tinggal bersama kami.. "sahut juna
"wahh bagaimana pikiran kalian selalu selaras.. "tandas samuel tiba-tiba
"boleh aku menebak bos.. apa mungkin bu ziyya sedang mencoba mendekat kan bos dengan abigail.. "tambah samuel, kepala samuel tiba-tiba di todong pistol canggih nya allen.
"stop bicara hal yang tidak penting.. atau aku akan menghancurkan kepala mu sekarang juga.. "tandas allen, soushi hanya menggeleng melihat tingkah ke dua bawahan nya, hanzel dan railo hanya cekikikan melihat allen dan samuel yang tidak pernah akur.
Jasmine melihat ke monitor yang juga di lihat semua orang di ruangan.
"bisa jadi samuel benar.. " ucap jasmine benar, hanzel melirik ke jasmine
"menurut mu begitu..?? "tanya hanzel
"bila aku jadi bu ziyya.. mungkin aku juga akan mencari seseorang yang baik untuk suami ku.. aku rasa bu ziyya menempatkan bigail di antara mereka bukan hal mudah bagi nya.. " ucap jasmine, juna tidak bisa bicara lagi dan memilih pergi.
To be continue..
maaf ya up lama..
terima kasih sudah setia menunggu..
__ADS_1