
Ziyya sudah tiduran di paha mommy nya dengan joaquin juga di samping mommy nya serta jade yang tertidur di pangkuan daddy nya ziyya.
"mom.. bagaimana kalau kita liburan.. "ajak ziyya.
"mommy sibuk nak.. "sahut mommy.
"iya.. gw juga mau ada kegiatan modeling ke luar negri sama oma..ini aja gw undur waktu pemotretan buat ketemu jade... "tambah joaquin, ziyya langsung manyun,mommy nya melihat ke ziyya.
"tapi kenapa tiba-tiba..?? "tanya mommy nya.
Ziyya tersenyum
"aku hanya ingin memanfaatkan waktu yang ada.. "ucap ziyya, mommy nya terdiam.
"baiklah..ayo kita liburan.. joaquin.. kamu yang mengatur kita akan liburan kemana.. "perintah daddy mereka.
"thanks dad.. "sahut ziyya, mommy nya melihat ke ziyya merasa ada yang aneh dengan anak nya.
Malam nya
Ziyya bertemu juna.
"bagaimana hari ini menyenangkan..?? "tanya juna
"kami akan berlibur..."sahut ziyya, juna melihat ke ziyya, dia ingat kalau bigail bilang kalau dia ingin menghabiskan waktu dengan orang-oramg terdekat nya.
"apa aku juga tidak di ajak..??"tanya juna, ziyya mengangguk
"kamu akan di wakilkan oleh jade.. "sahut ziyya, juna mencubit ziyya, ziyya kaget.
"kamu jahat.. "tandas juna dengan wajah penuh rasa kesal lalu memeluk ziyya, wajah nya seakan menahan semua tangis nya, dia bahkan hampir tidak bisa bicara karena tenggorokan nya yang tercekat akibat rasa sesak yang dia rasa.
"kita juga akan berlibur.. kamu selesai kan lah semua pekerjaan mu oke.. "hibur ziyya, juna hanya mengangguk.
Pagi nya
Juna membuka mata nya, dia melihat ziyya yang sedang berdiri di depan jendela kamar nya yang mengarah ke pemandangan danau.
Juna bangun dan memeluk istri nya dari belakang, ziyya langsung melepaskan nya dan mendorong juna.
Juna kaget, ziyya lebih kaget lagi.
__ADS_1
"kamu siapa.. aku dimana...??"tanya ziyya, juna tahu, ziyya sedang menjadi orang lain saat ini.
"kamu istri aku.. dan kamu sedang berada di rumah kita.. "sahut juna dengan senyum nya.
Ziyya melihat juna aneh.
"istri..?? aku ini masih single.. kuliah di amerika.. aku harus pergi dari sini.. "ziyya hendak pergi, juna sadar, sekarang ziyya sedang berada di fase dia sedang kuliah di amerika, namun juna menahan nya.
"oke.. kamu single tapi jangan kamu pergi dari sini aku mohon.. "pinta juna, ziyya melihat lagi ke juna.
"wahh.. kalau di perhatikan dari dekat kamu memang type ku sih.. apa kita benar-benar sudah meni.. "ziyya tidak bisa meneruskan kata-kata nya lagi ketika melihat foto pernikahan mereka di kamar.
"kita sudah menikah..?? "tanya ziyya, juna mengangguk.
"tapi kenapa aku tidak mengingat nya.. apa aku habis kecelakaan..?? atau ini kerjaan teman-teman ku.. ini prank kan.. "tandas ziyya, namun suara tangis jade mengangetkan mereka, kepala ziyya langsung sakit, ziyya meringis kesakitan, lalu pingsan.
Tak lama ziyya bangun, lalu melihat tidak ada orang di kamar, dia keluar kamar dan melihat juna yang sedang menggendong jade, dia bisa melihat mata jade yang bengkak, ziyya menjatuh kan diri nya, dia menangis dan mengagetkan juna, juna menghampiri ziyya dan mencoba memeluk nya, ziyya menangis dengan histeris membuat jade juga ikut menangis.
Lalu mereka duduk di ruang makan,ziyya tidak ingin melihat ke juna.
"maaf.. "ucap ziyya.
"aku pasti berubah jadi orang lain lagi.. "ucap ziyya, juna tidak bisa menjawab nya.
"jun..maaf..aku sudah menjadi istri yang selalu menyusahkan mu.. "ziyya menangis lagi, juna mendekat dan memeluk ziyya.
"kamu itu istri ku..dan aku sangat mencintai kamu di apapun kondisi kamu.."hibur juna, ziyya semakin erat memeluk juna.
Tak lama ziyya menemui bigail bersama juna.
"bigail.. aku ingin kamu fokus untuk merawat ku.. "pinta ziyya, juna tidak tahu apapun rencana ziyya, dia langsung menoleh seakan kaget akan permintaan istri nya itu.
"bu..ini mendadak sekali.. saya masih tetap bisa mengurus ibu.. "sahut bigail.
"abigail.. kamu tahu kan.. waktu saya tidak banyak.. penyakit di kepala saya ini bisa menjadi bom waktu yang entah kapan bisa meledak..dan saya meminta kamu beserta lee sang untuk merawat saya dengan sangat fokus.. "pinta ziyya, bigail tampak ragu, lalu ziyya memegang tangan bigail.
"saya mohon..tinggal lah dengan kami.. "pinta ziyya, juna lagi-lagi menoleh dan kaget serta cukup kesal dengan keputusan istri nya ini yang meminta Abigail tidak di rumah mereka.
Di rumah mereka.
Juna memegang tangan ziyya, setelah meminta abigail tinggal dengan mereka, ziyya sangat menghindari juna, seakan tahu kalau juna tidak suka ide nya.
__ADS_1
"maksud kamu apa sih ziy..??" tandas juna
"seperti yang kamu dengar.. aku ingin abigail fokus merawat ku.. lee sang juga tidak keberatan.. " sahut ziyya, juna sangat menunjukkan wajah tidak setuju nya.
"tapi ziy.. ini aneh sekali.. aku jelas tidak akan merasa nyaman dengan ada orang lain di sini.. " tandas juna.
"aku akan lebih merasa tidak nyaman ketika aku menjadi orang lain ketika aku bangun tidur.. " ucap ziyya, juna memeluk nya, ziyya hanya terdiam.
2 hari kemudian
Abigail sudah datang di rumah mereka, abigail terkesima dengan rumah juna dan ziyya, sederhana namun pemandangan danau pribadi mereka begitu membius siapapun yang datang ke rumah mereka.
Di Hall/garasi mobil dan motor juna.
Abigail lebih terperangah lagi karena ada semua peralatan Lab yang juna siapkan untuk dia dan lee sang, karena seketika garasi juna di buat ruang lab serta tempat bigail tinggal.
"bagaimana.. kamu suka?? "tanya ziyya
"ini lebih dari cukup bu.. aku akan berusaha semaksimal mungkin bu.. "sahut bigail, ziyya tersenyum.
"Baguslah kalau kamu menyukai nya.. ayo kita makan malam.. " ajak ziyya
Di ruang makan ziyya.
Bigail memperhatikan Jade yang sedang melihat ke arah bigail juga, dia mengulurkan tangan nya seakan meminta bigail menggendong nya.
Bigail pun mencoba mengendong nya namun jade malah muntah dan mengenai baju bigail, bigail kaget lalu tertawa.
"wahh.. kamu takut ya.. aku tidak akan merebut orang tua mu anak kecil.. "ucap bigail, ziyya kaget melihat jade muntah ke bigail.
"waduhh jade.. kok kamu begini sama tamu baru.. kamu menyukai nya yaa.. " ucap ziyya, bigail bingung
"jade akan pipis atau muntah di orang yang dia sukai.. wahh kamu beruntung.. biasa nya dia tidak suka di gendong orang baru.. "jelas ziyya sambil tersenyum, bigail ikut tersenyum.
"Seperti nya saya tepat memilih orang.."tambah ziyya, membuat abigail bingung.
To be continue..
maaf ya up nya telat..
terima kasih sudah mampir
__ADS_1