
Di kamar mary
"sebenarnya apa sih maksud kamu.. lagian kenapa harus di bicarakan di kamar aku..?? "tanya mary, Juna berjalan dan duduk di tempat tidur mary
" ahh.. ini sungguh nyaman.. "ucap juna sambil tiduran.
"juna..jelaskan apa maksud kamu..?? "tanya mary mulai kesal dengan juna yang bertele-tele
"aku tahu.. semalam aku tidak hanya memeluk mu kan.."ucap juna
Degh..!!! mary menelan ludah nya.
"seperti nya kamu menyukai nya.. "tukas juna
"menyukai apa..!!! "tandas mary
Juna mendekat ke mary sampai mary tersudut di tembok
"kamu suka aku perlakukan seperti semalam.. aku bisa kok terus memperlakukan kamu seperti semalam.. "tukas juna sambil tersenyum, mary menampar juna, juna kaget
"apa kamu melupakan istri mu juna.. bagaimana kamu bisa berpikir seperti itu di saat istri kamu berjuang untuk hidup nya..!!! "tandas mary marah, juna memegang pipi nya.
"tapi apa kamu berpikir tentang istri ku ketika aku menciumu seperti semalam bahkan kamu tidak mendorong ku.. "sahut juna
"aku tahu kamu menyukai nya.. aku tahu kamu menyukai ku.. "ucap juna sembari mendekatkan wajah nya ke wajah mary, juna melihat bibir mary.
"ayolah.. katakan yg sejujur nya.. kamu menyukai nya kan.. "ledek juna, mary memasang tampang serius nya balik mendekat ke juna, juna kaget
"yaa.. aku menyukai nya.. arjuna.. aku tahu kamu menyembunyikan sesuatu kan.. kamu sebenarnya membutuh kan bantuan ku.. tapi kamu membuat aku yang seakan menginginkan nya..ayolah arjuna.. aku amnesia bukan berarti aku bodoh.."tandas mary sembari menyentuh wajah juna, juna benar-benar kaget, dan sikap mary yg seperti itu membuat juna gugup, juna menjauh.
"baiklah.. aku jujur..aku sedang menjalani sebuah pengobatan..jadi aku tidak pernah bisa tidur nyenyak setiap malam dan kadang aku suka tidak sadarkan diri dan mengalami halusinasi.."jelas juna
" panic attack..!!! karena apa.. kenapa kamu mengalami itu.. "tanya mary, juna melihat ke mary.
"karena aku begitu mencintai istri ku.. dan aku sangat kehilangan dia.."sahut juna, air mata mary menetes, juna kaget, juna langsung memeluk nya.
"hatiku.. hatiku sakit mendengar nya.. aku tidak tahu kenapa.."juna semakin erat mendekap.
Mary membuka mata nya dan melihat juna di samping nya yg tertidur di sertai dengkuran pelan, mary mengelus lembut wajah juna.
"harus nya aku tidak boleh merasa kan ini tapi aku tidak tahu kenapa aku merasa kalau kamu sedang melindungi ku dan aku menyukai nya.. "ucap mary, mata juna terbuka,mary kaget wajah juna mendekat ke mary, namun mary memundurkan wajah nya, juna terdiam lalu di arahkan nya kepala mary ke dada bidang nya di dekap nya mary lagi oleh juna,mary tersenyum.
Mary membuka mata nya, dia sudah sendirian di kamar nya lalu mary turun ke dapur, juna sudah membuat kan nya sarapan, mary duduk dan juna memberikan sarapan nya, mary makan dengan lahap.
"makan lah perlahan.. "tukas juna, mary tidak menjawab dia tetap. melahap nasi goreng yang juna buat.
__ADS_1
"kenapa masakan mu benar-benar enak sih.. menyebalkan.. "ucap mary sambil mengunyah
Juna memberikan minum nya dan juga susu untuk ibu hamil, mary suka dengan perlakuan juna namun entah kenapa dia merasa dejavu dengan situasi seperti ini.
"kapan kamu cek kandungan mu lagi..?? "tanya juna
"oh.. iya aku lupa.. hari ini..."sahut mary sambil terus menguyah makanan nya
"baiklah.. aku akan mengantar mu.. "
"yakin kamu.. aku sendiri juga bisa kok.. "
"tidak.. kamu itu istri ku.. jadi aku harus mengantar kamu.. "ucap juna,mary tersedak lagi juna yang mulai paham langsung memberikan air ke mary.
"aku kan sudah bilang.. makan perlahan.."ledek juna di iringi senyum nya, mary manyun.
Siang nya
Mary sudah rapi hendak pergi ke klinik cody lalu dia menghentikan jalan nya ketika melihat juna sedang menelepon seseorang.
"halo bun.. "
"baik-baik saja kah kamu juna..??"tanya luna yang menelepon anak kesayangan nya ini.
"aku baik-baik saja bun.. ayah bagaimana..?? apa sudah mau di operasi..??"tanya juna
"baiklah bun aku akan cari cara.. apapun itu akan aku lakukan..bye bun.. "juna menutup telepon nya, dia menoleh di belakang nya sudah ada mary yang menunggu nya,juna tersenyum
"ayo.. "ajak juna dan mereka pun berangkat ke klinik cody, cody menyambut mereka, cody tidak begitu kaget dengan perubahan sikap mereka karena sudah mendapat bocoran dari alvon tentang juna yang menjadikan mary istri nya.
Mary menjalani usg, dan juna ada di dekat nya, juna tak henti tersenyum melihat janin yang sudah mulai menbesar itu. Detakan jantung nya juga terdengar di alat USG yang sudah cukup canggih itu, membuat juna semakin tidak bisa menahan haru nya, dia memengang tangan mary, mary bisa merasakan, merasa ada yang lain dari juna, hal yang sangat juna idamkan.
Setelah pemerikasaan USG selesai, juna di dalam mobil bersama mary
"aku punya tugas buat kamu.. dan sebaik nya kamu mulai mempersiap kan diri.. "ucap juna sambil melihat jalanan.
"tugas apa..??"tanya mary namun juna tidak nenjawab nya.
Seminggu kemudian
Mary penasaran dengan juna karena hari itu juna terlihat sangat rapi walaupun masih berpakaian santai tapi terlihat dia berpakaian terbaik nya.
Juna pun meminta mary untuk sedikit berdandan, tak lama bel pintu berbunyi, juna dengan semangat membuka pintu rumah nya lalu tamu itu tersenyum ke juna.
"ini jauh loh juna.."tukas si tamu, lalu mary menoleh dan tersenyum ke juna, tamu itu terdiam se akan mereka melihat sesuatu yang mengejutkan mereka dan membuat mereka bingung.
__ADS_1
Seorang wanita setengah baya dan sangat cantik menghampiri mary dan memeluk nya sangat erat, mary tentu kaget,namun tiba-tiba air mata menetes seakan merasakan sebuah rindu yang sangat luar biasa.
Noah melepaskan pelukan milla ke mary,juna pun menghampiri mary dan memeluk nya.
"juna aku kenapa..kenapa aku menangis..?? "tanya mary bingung lalu menangis lagi, juna tersenyum sembari melihat noah dan milla.
Tak lama mereka sudah duduk di ruang tamu 3 tamu itu tak mengalihkan pandangan nya dari mary, mary hanya bisa tersenyum.
"mary mereka ini mommy camilla dan daddy noah.. dan ini joaquin adik aku.. mereka keluarga angkat aku.." ucap juna memperkenal kan keluarga ziyya ke mary
"keluarga angkat..?? "tanya mary
"iya.. nanti kamu aku kenalkan ke keluarga aku juga.."ucap juna sambil tersenyum lagi-lagi juna menunjukan senyum terbaik nya, milla memegang tangan mary.
"terima kasih..kamu mau bertemu kami.. kami sangat senang.. "ucap milla, mary bingung.
"tidak ada alasan aku menolak bertemu keluarga suami aku kan.. terima kasih mau menerima aku.. "sahut mary sambil tersenyum
"kami akan selalu menerima kamu nak.."ucap milla
"maafkan mommy yaa. "ucap milla, mary terdiam tiba-tiba kepala nya sakit, juna mendekat ke mary semua orang juga kaget, mary memegang tangan juna.
"sakit juna.. sakit sekali.. "ucap mary
"aarrggghhhh... "teriak mary lalu pingsan.
*To be continue...
Tetap dukung author yaa kritik dan saran author terima kok like Comment and favorit lebih di terima.
ayoo reader tersayang comment author yaa..😣😣😣😣
#Here's to the ones that we got
Cheers to the wish you were here, but you're not
'Cause the drinks bring back all the memories
Of everything we've been through
Toast to the ones here today
Toast to the ones that we lost on the way
'Cause the drinks bring back all the memories
__ADS_1
And the memories bring back, memories bring back you..
#memoriesmarron5*