LOVE BILIONAIRE

LOVE BILIONAIRE
Part 45


__ADS_3

tengah malam hampir pagi.


Abigail fokus melihat monitor komputer nya, dia menghela nafas nya.


"mau aku cari sampai bagaimana pun tidak akan ketemu.. aku harus tanya bu ziyya.. " ucap bigail, dia bangun dari duduk nya dan merengangkan tubuh nya sejenak


"aku harus mencari udara segar.. " dia pun berjalan keluar hall.


Sementara itu di kamar juna dan ziyya.


Juna memperhatikan ziyya, dia mengelus rambut ziyya, dia merasa sedang tidak mengerti jalan pikiran ziyya saat ini, dia mengecup kening ziyya.


Di kursi pinggir danau


Bigail sedang duduk menghadap danau yang terlihat cukup tenang dan gelap di malam hari hanya beberapa lampu di pinggir danau sebagai penerang dan kunang-kunang yang berkeliaran di sekitar sana.


Dia menutup mata nya mencoba menikmati waktu damai nya saat itu, hingga dia mendengar sesuatu, dia langsung menodongkan pistol nya, dia menoleh ternyata juna.


"ohh maaf pak.." tandas bigail, juna tersenyum


"refleks kamu bagus.. "ucap juna


"sedang apa kamu di sini.. jam.. 3 pagi.. ??"tanya juna


"ahh itu.. saya hanya sedang istirahat sebentar.. kalau begitu saya permisi pak.. " bigail hendak pergi namun juna memegang tangan nya, bigail kaget.


"temani saya sebentar.. " pinta juna, bigail dengan berat hati duduk lagi di samping juna.


Bigail memperhatikan juna, mata nya terlihat lelah, raut wajah nya menunjukan wajah putus asa.


"seperti nya bapak begitu menyukai bu ziyya.."tukas bigail, juna tersenyum.


"aku juga tidak tahu.. rasa nya hanya aku takut dia meninggalkan ku.. "ucap juna, bigail melihat ke juna


"iya.. aku memang sangat menyukai nya dan sangat mencintai nya.. namun hal seperti itu bukan hal yang membuat aku menjadi seperti ini.. aku hanya takut di tinggalkan.. " tambah juna, abigail tidak berani bertanya lagi ke juna, dia memilih diam.


"kamu sudah mengenal ku sejak lama kan..??"tanya juna, bigail mengangguk.


"cukup lama.. ketika pertama kali vicky membawa anda ke Lab.. "sahut bigail


"terlihat seperti apa aku saat itu..?? "tanya juna, bigail melihat juna, mata juna tertegun melihat bola mata bigail yang begitu indah di malam hari, bola mata berwarna coklat.

__ADS_1


"anda terlihat sangat..ehmm.. tidak seperti anda akan terpuruk seperti ini..anda begitu cemerlang dan sangat memberikan kesan yang tangguh.. "ucap bigail sambil tersenyum, juna ikut tersenyum melihat ekpresi bigail ketika sedang mendeskripsi kan diri nya.


"wahh.. kamu menyukai ku ya.. " tukas juna, seketika bigail terdiam, dia mengalihkan wajah nya ke arah lain, juna semakin ingin tertawa namun dia mencoba menahan nya.


"ahh.. jadi itu juga alasan kamu menerima tawaran istri ku untuk tinggal. bersama kami.. karena kamu menyukai ku.. "ledek juna lagi, bigail semakin bingung menjawab juna, dia sangat pintar akan segala. hal namun dia seperti anak kecil yang malu ketika berhadapan dengan juna.


"pak sebaik nya saya masuk.. saya lelah.."bigail langsung bangun dari duduk nya dan pergi meninggalkan juna yang akhir nya bisa tertawa lepas, bigail sampai berlari saking malu nya.


Dari jauh ziyya memperhatikan mereka lalu tersenyum.


Beberapa hari pun berlalu, bigail cukup fokus untuk mempelajari apa yang ziyya derita, ziyya pun turut membantu dan mensupport bigail.


Di suatu malam


ziyya menghampiri bigail.


"owhh bu ziyya silahkan bu.. "ziyya duduk di samping bigail.


"bigail.. boleh aku minta sesuatu ke kamu.." bigail bingung


"apa ya bu..?? " tanya bigail


"bu apa ini.. engga terlalu.. ehmm.. "bigail merasa tidak enak dengan permintaan ziyya.


"engga kok.. mulai besok pagi saya kak ziyya.. saya ingin kita lebih dekat mulai sekarang.. " ucap ziyya sambil tersenyum.


Pagi nya


Ziyya keluar kamar nya, bigail tersenyum menyambut nya.


"pagi bu ziyya.. "sapa bigail sambil menyodorkan kopi yang bigail sedang buat,wajah ziyya menunjukan wajah protes


"ahh kak ziyya.. "ucap bigail


"oohh.. apa ini.. kalian sudah semakin akrab.."tukas juna, bigail menyodorkan juga kopi untuk juna.


"terima kasih bigail.. "ucap juna, bigail hanya tersenyum, ziyya melirik nya.


Juna meminum kopi nya sebentar dan pamit berangkat pergi,ziyya melihat ke bigail.


"wajah juna agak kusut.. aku mengamuk ya..?? "tanya ziyya, bigail hanya tersenyum sungkan, tadi pagi ziyya memang kambuh dan dia menjadi ziyya yang ingin melahirkan dan merasakan mulas yg luar biasa, dia mencengkeram juna, bigail membantu juna menenangkan ziyya hingga akhir nya ziyya pingsan dan sadar menjadi ziyya yang sekarang.

__ADS_1


"bigail.. kamu tahu..aku begitu menyukai mu.. kalau pun kamu menggantikan ku menjadi ibu nya jade.. aku setuju loh.. "ucap ziyya, bigail. melotot.


"engga akan bu...aku memang menyukai pak juna hanya.. tidak sedikit pun aku ingin merebut pak juna dari bu ziyya.. "tandas bigail tidak sadar dengan perkataan nya, dia pun tersadar dan merasa tidak enak, ziyya terdiam, lalu tersenyum.


"aku tahu kamu menyukai juna.. dan aku tidak merasa kamu akan merebut nya.. karena juna itu sangat menyukai ku.. "sahut ziyya


"iya ibu benar.. "tambah bigail.


"kakak..!! "ziyya komplen bigail masih memanggil nya dengan panggilan ibu.


"ahh iya maaf.. kak ziyya.. "


"bigail.. aku benar-benar suka kamu berada di sini.. berdua dengan juna hanya akan menyakitkan nya bila aku pergi nanti.. "ucap ziyya, bigail memegang tangan ziyya.


"aku akan berusaha dengan semua kemampuan ku kak.. aku pasti akan menyembuhkan kak ziyya.. "ucap bigail, ziyya tersenyum sembari mengelus rambut bigail.


"bagaimana kalau kita pergi jalan-jalan.. sudah cukup lama kan kamu hanya di sekitar sini.. "ajak ziyya, bigail merasa dia tidak akan bisa menolak nya.


Di mall


Ziyya memilih kan beberapa baju untuk ziyya, bigail merasa canggung, dia tidak terbiasa di perlakukan orang dengan baik seperti ini.


Lalu di sebuah restoran


Ziyya mengajak bigail makan, ziyya memperlakukan bigail dengan sangat baik dan membuat bigail merasa tidak enak.


"kak.. kenapa kakak begitu memperlakukan ku dengan baik..??"tanya bigail


"aku bukan orang baik kak.. "tambah nya, ziyya tersenyum.


"abigail.. aku juga bukan orang baik.. aku pun memanfaatkan suami ku.. untuk semua keinginan ku.. dan sekarang memanfaatkan mu untuk keuntungan ku.. "ucap ziyya, bigail tidak mengerti maksud ziyya.


"aku mau di nikahi oleh suami ku karena dia kaya.. tentu saja saya juga kaya.. namun diam-diam saya mencari tahu tentang suami saya.. seseorang yang cukup penting di sebuah organisasi.. saya memanfaatkan nya untuk semua keperluan saya.. apalagi terasa menyakitkan setelah tahu dia benar-benar menyukai ku.. " ucap ziyya, bigail terdiam mendengarkan ziyya.


"aku belum begitu menyukai juna bigail.. tapi saat aku mengetahui kalau aku hamil aku mulai sadar.. pria itu adalah ayah anak yang aku kandung.. dan aku juga mengetahui kalau aku menderita kanker otak stadium 2..aku memanfaatkan dia untuk menyembuhkan ku.. dengan memasang chip canggih yang mencegah penyebaran kanker nya dan membuat aku semakin pintar.. tapi aku merasa kalau aku di hukum tuhan atas apa yang aku lakukan ke orang yang benar-benar mencintai ku.. dengan hidup ku yang tak akan lama lagi.. jadi aku berharap kalau ada orang yang bisa benar-benar mencintai juna sepenuh hati nya.. "tambah ziyya, bigail melihat mata ziyya.


"kak.. kakak juga mencintai pak juna.. hanya mungkin.. kakak tidak sadar.. "sahut bigail, ziyya tersenyum.


"entahlah.. selama ini aku hanya memikirkan diri ku sendiri.. "sahut ziyya, bigail langsung terdiam.


To be continue...

__ADS_1


__ADS_2