Love Blossom

Love Blossom
Episode 3


__ADS_3

"Im Yumi!!! apa mungkin sekarang akhirnya dia sudah gila ya?!"


suji memukul punggung Minsook yang masih terduduk di sopa agar segera menghampiri temannya yang sudah lepas kendali itu


"apa yang sedang kau lakukan? cepat pergi kesana dan segera hentikan dia"


akhirnya minsook pun bangun dari duduknya. dan berusaha untuk menghentikan Yumi seperti perintah dari Suji. tapi niatnya dia hentikan


...----------------...


"eh... kenapa ekspresi dia jadi beg---- Loh?"


Suji merasa bingung dengan situasi yang sebenarnya terjadi disana. karena tiba-tiba ekspresi Yumi berubah jadi gugup setelah melihat wajah dari pria yang ada di hadapannya dan dia buru-buru berlari untuk bersembunyi di balik tubuh mereka


"?"


"Eh.... sebenarnya kamu kenpa sih? ada apa debganmu?"


"..... itu dia orangnya. ayah dari bayi yang ada didalam perutku sekarang."


"APAAA?? DIA?!? si orang itu? si BERENGSEK itu?!?"


Suji berteriak dengan sangat murka karena dia sudah mengetahui bahwa pria yang ada disana adalah orang yang telah menyebabkan temannya sampai harus mengandung bayi di luar nikah.


"Woy! akhirnya kamu sekarang tertangkap juga! takdir akhirnya membawamu kesini dengan sendirinya. beraninya kamu menggoda Yumiku yang suci ini... sampai dia sekarang ham---- HMP!!!"


Minsook dengan gercep membekap mulut Suji yang sedari tadi mengoceh dengan emosi yang membuat keributan di rumah sakit yang harusnya tenang


"Kang Sehyun. siapa dia?"


pria itu membuka mulutnya untuk bertanya


...☆benar suara itu... suara rendah yang berbisik di telingaku pada saat malam itu.☆...


"Ah. itu, wali kelasku. beliau adalah guruku.! ah. bu Yumu perkenalkan ini adalah Om saya"


"oi, bocah. dia beneran om mu?"


Suji memotong kata-kata Sehyun dengan rasa penuh curiga


"bukan om yang kayak ---"


Minsook menutup mulut Suji lagi di waktu yang tepat


"Kim Suji. lebih baik kamu diam sekarang"

__ADS_1


......................


"iya. beliau adalah om kandung saya, Kang Min Khyuk. dan saya adalah Kang Sehyun keponakan dari om. sepertinya sekarang ada sedikit kesalah pahaman disini. tapi... apa perlu saya menunjukan kartu keluarga daya .?"


Sehyun berusaha menjelaskan kesalah pahaman yang sedang terjadi disana


"hmmm. kamu gak perluberbuat sampau segitunya juga sih"


Minsook mengangguk menyetujui keputusan dari Suji


"katanya anda adalah wali kelas dari Sehyun? saya tidak tahu kenapa tiba-tiba anda menarik kerah saya seperti tadi. tapi... saya harap anda dapat keluar sebentar dengan saya dan mari kita bertukar salam"


Yumi hanya terdiam bengong mendengar ajakan dari laki-laki tampan itu


"Yumi? apa yang sedang kamu lakukan sekarang? dia sedang mengajakmu untuj bertukar salam"


"Ah... baik..."


mendengar itu Yumi langsung berjalan kearah laki-laki itu dan menundukan badannya untuk memberi salam dan juga meminta maaf atas tindakannya


"Hallo!! saya Im Yumi wali kelas dari Sehyun! saya juga mau meminta maaf atas tindakan saya yang barusan... 😔


"tapi Sehyun. ke-kenapa kamu bisa berada disini?"


Yumi berusaha menghindari pria tampan itu dengan langsung mengalihkan pembicaraan pada Sehyun yang berada di belakang laki-laki itu


"apanya yang unik dari punya adik baru?"


"iihh. om, aku masih belum terbiasa tahu! Bu jangan bilang ke anak-anak yang lain ya?"


"ehhh. iya"


...*aku benar-benar sudah salah paham. ngapain juga aku harus pakai acara berlari menghampiri mereka? dasar aku memang sangat bodoh! kalau kayak ginikan justru aku yang akan dicurigai sedang hamil*...


"Bu Yumi sendiri ada perlu apa datang ke dokter kandungan?"


"eh.Ah, itu... Ah! teman-temanku ini sedang hamil hahahaa.."


karena panik Yumi mulai bicara hal yang melantur


"apa? teman-teman?"


"eeehh!!! enggak. enggak 'teman' aja temanku yang ada disebelahnya, kami semua itu teman. terud mereka itu bukan suami istri, tapi calon suami istri hahaha~ terus temanku tidak sengaja hamil karena itu sebagai teman, kami semua kesini.."


Yumi menjelaskan dengan susah payah untuk membuat anak muridnya itu percaya tapi semua itu sia-sia ketika namanya dipanggil oleh suster yang bertugas untuk masuk kedalam ruang pemeriksaan

__ADS_1


"pasien atas nama Im Yumi~ apa pasien atas nama Im Yumi ada?"


"iya ada!" jawab Suji dan Minsook


...☆Mati aku...☆...


"Bu?..."


"akan ibu jelaskan nanti.."


...----------------...


"oi. bocah kamu gak pulang?"


"saya bukan 'bocah' tapi 'Kang Sehyun'. saya akan pergi setelàg saya bertemu dengan bu Yumi"


"oh~ gitu? tapi kayaknya bu Yumi-mu itu nggak bakalan berharap begitu, deh."


...☆Hmm... aku sudah takut orang yang menghamili Yumi itu adalah seorang preman kampung, tapi yah... kayaknya dia orang kaya juga. wajahnya juga lumayan ganteng, baju yang dia pakai juga bermerek.. apa mungkin dia orang kaya,? dia juga nggak keliatan syok pas ketemu dengan pasangan One Night Stand-nya berda di dokter kandungan.. dia benar-benar bisa mengontrol wajahnya dengan baik.. dia sebenarnya lagi mikirin apa sih sqmpai ekspresinya serius begitu? padahal aku mau coba mengobrol dengan dia... Cih.. rasanya aku mau meledak, tapi aku harus menahannya! dasar Im Yumi. orang itu benar-benar Idiot.☆...


......................


disisi lain Kang Min Khyuk sedang berpikir dengan sangat serius


☆kayaknya benar deh... dia adalah wanita yang waktu itu. wanita yang meninggalkan 2 lembar uang 50 ribu won diatas kasur.. itu adalah One Night Stand pertama dalam hidupku dan rasanya lumayan... ah tidak. sebenarnya itu adalah merupakan malam yang sangat memuaskan. pagi harinya aku terbangun dengan mood yang sangat bagus dan tubuh yang pegal disetiap sudutnya. sampai aku menemukan uang 2 lembar 50ribu won..☆


".....2 lembar 50 ribu won?.. hahahah"


☆awalnya aku hanya bisa tertawa.. tapi.. sesaat kemudian aku langsung diselimuti rasa malu dan amarah yang entah berasal dari mana. baru semalam dia gemetar dalam pelukanku. tapi keesokan harinya dia pergi meninggalkanku begitu saja dengan hanya meninggalkan uang 50ribu won dua lembar. apa nilaiku baginya hanya segitu? ...bisa-bisanya dia membayar upah **** padaku. setelah aku penasaran dia wanita yang seperti apa. akupun mengerahkan waktu dan energiku


untuk mencarinya... tapi, pada akhirnya dia sama sekali tidak ketemu... aku nggak percaya kalau dia adalah wali kelas dari keponakkanku. dari apa yang ku lihat sepertinya pria yang seperti tiang itu bukanlah suaminya... hmm, dia sampai harus ditemani teman-temannya untuk pergi ke dokter kandungan. sebenarnya apa yang sedang terjadi ya?☆


...----------------...


"usianya sudah masuk usia minggu ke-6"


sambil menyodorkan hasil usg


"Ah... begitu rupanya"


tanggapan Yumi yang seadaanya itu membuat dokter yang memeriksanya berpikir negatif terhadapnya


"Nyonya. suami anda tidak ikut ke sini?"


"...maaf?

__ADS_1


Yumi kaget dengan pertanyaan yang dilakukan oleh dokter itu


__ADS_2