Love From Groups Chatting

Love From Groups Chatting
Chapter 05 : Perempuan manis dari kelas B, Michiro Kyoko.


__ADS_3

Suasana ramai, begitu banyak orang di kantin sekolah ini. Aku mendapatkan teman baru. Mereka terlihat baik dan bersahabat, aku sangat senang bisa mendapatkannya dan semoga mereka bisa menjadi sahabatku yang akan terus bersamaku hingga tua nanti.


Aku memesan makanan yang paling aku sukai, yaitu Kare dengan teh ocha sebagai minumnya. Aku tidak mengeluarkan uang sepeser pun untuk makanan ini karena aku menggunakan poin pribadi yang di berikan sekolah.


Tak masalah menghabiskan poin pribadi seperti ini untuk makan tapi bila terlalu sering mungkin, aku akan kerepotan di masa depan bila menghabiskan banyak darinya.


“hei hei, apa kamu tahu, Hazo Yujin itu masih jomblo loh.” Kata Ayumi.


“Benarkah? Aku kira cowok keren seperti Yujin akan mempunyai wanita yang mendampinginya. Eh, ngomong-ngomong Hana, apakah kamu sudah mempunyai pacar?”


Aku, tentu saja kaget dengan serangan tiba-tiba itu. Aku yang sedang mengunyah makananku hampir saja tersendat. Uhugk.. uhugk.. aku langsung mengambil teh ocha yang ada di pinggir piring makanan dan meminumnya.


“Kenapa kalian bertanya tentang itu. Aku jomblo dan memangnya kenapa?” Aku menjulurkan tangan dan mencubit pipi kedua orang itu. Meskipun kami baru saja saling kenal tapi, aku sangat nyaman dengan mereka dan tidak merasakan canggung sama sekali.


Kedua orang yang di cubit itu, Ayumi dan Yuki merasa pipinya akan menjadi longgar bila terus di tarik oleh Hana.


“Aa, sakit. Lepaskan Hana.” Yuki memegangi tangan Hana dan mencoba melepaskan tangan Hana dari pipinya.


“Aa aa.., Hana lepaskan.” Kata Ayumi.


Hana pun melepaskan mereka. Dia tertawa kecil di depan mereka berdua dan meminta maaf. Kemudian melanjutkan makan.


Banyak dari teman sekelasnya yang pergi ke kantin sekolah dan banyak juga dari kelas lainnya. Dan tiba-tiba ada seorang perempuan yang datang ke arah mereka bertiga. Sambil membawa nampan makanan dia berjalan dengan santai. Perempuan ini terlihat sangat manis dengan tubuh mungilnya tetapi mempunyai payudara yang berukuran cukup besar.


“Halo, Yorigami Hana. Apa aku boleh bergabung bersama kalian?” Dengan senyum manisnya dia bertanya kepada Hana.


Mungkin orang-orang menganggap senyuman itu murni akan tetapi, entah kenapa Hana merasakan kebencian tersembunyi di balik senyuman itu.


Tapi, mungkin juga cuman perasaannya saja. Hana mengabaikan perasaan buruknya itu dan menjawab sapaan wanita itu.


“Halo.., anda siapa?” Tanya Hana.


Perempuan itu sedikit terkejut oleh perkataan Hana. Dia sudah merasa menjadi wanita termanis di sekolah dan menganggap semua orang sudah tahu tentangnya. Dia sudah menganggap dirinya sebagai idola sekolah yang baru. Akan tetapi, saat ini bahkan mungkin ada yang lebih populer lebih darinya.


“Perkenalkan, namaku Michiro Kyoko. Anak dari kelas B.” Katanya.


Dengan senyumnya dia menjuklurkan tangan, meminta berjabat tangan. Hana menjawabnya, dia menjabat tangan Kyoko sambil tersenyum manis. Dia tidak keberatan berteman dengan siapa saja akan tetapi dia juga sangatlah pintar dalam mencari teman. Terutama, karena dia memiliki kemampuan untuk membaca kepribadian seseorang.

__ADS_1


Suasana di kantin itu sangat ramai namun, menjadi hening ketika mereka melihat dua kecantikan yang tinggi hadir, di dalam satu ruang.


“Salam kenal, aku Yorigami Hana dari kelas A”


“Halo salam kenal, Michiro Kyoko. Namaku, Ayumi dan ini Yuki.” Ayumi memperkenalkan diri dan Yuki yang ada di sebelahnya.


Kyoko menjawab mereka dengan senyum dan berkata “em, salam kenal. Boleh aku ikut duduk di sini?”


Hana, Yuki dan Ayumi hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Kyoko pun duduk dengan Hana, sambil mengatakan “Terimakasih banyak.”


Kyoko meletakan nampan yang berisi piring makanan dan segelas jus di atas meja dan kemudian menyatukan tangannya di depan dadanya sambil berkata.. “Itadakimasu.” atau dalam Indonesianya ucapan selamat makan.


Kyoko mulai menyendok dan memasukannya ke dalam mulutnya. Rasa yang melimpah di dalam tenggorokannya, dia sedikit terkejut dengan rasa masakan di sekolah ini karena bisa menyaingi sebuah restoran.


“Oishii.” Artinya enak.


Kyoko memang menjadi perhatian banyak lelaki semenjak dia masuk ke sekolah ini. Dia akan terus menjadi pusat perhatian. Tpi, di sebelahnya juga ada sebuah kecantikan yang bisa menyaingi keimutan dari Kyoko. Dia adalah, Yorigami Hana.


Mereka hanya melanjutkan makan dan tidak membicarakan sesuatu karena suasana diantara mereka agak canggung. Entah itu karena, kehadiaran Michiro Kyoko ataupun banyak orang yang sedang memperhatikan mereka.


“Michiro.”


Michiro Kyoko menoleh, tangannya masih memainkan sumpit dan ada sepotong daging. Kemudian dia memasukkannya ke mulutnya.


“Kami duluan, ya. Sampai jumpa.” Kata Hana dan kemudian dia berbalik.


“Sampai jumpa.”


“Dah.”


“Mm.” Sambil menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Makanan yang tersisa di piring Kyoko hanya tinggal beberapa suapan lagi tapi dia memakannya dengan santai.


Kyoko menghabiskan potongan terakhir daging ke dalam mulutnya yang terlihat merah muda.


“Gochisousamadeshita.” Yang artinya terimakasih atas makanannya.


Dan kemudian ada dua orang lelaki yang melewatinya dari belakang. Mereka membawa nampan yang sudah habis. Kedua orang itu terlihat lesu atau malas namun, salah seorang pria itu tidak bisa menyembunyikan ketampanannya.

__ADS_1


Michiro Kyoko melihatnya.


Dia sedikit terpesona melihat sebuah berlian dalam setumpuk barang berdebu. Seakan mendapatkan tekadnya, dia memutuskan untuk mendekatinya.


Kyoko membereskan semuanya dengan cepat dan segera mengikuti ke dua pria itu dari belakang, mereka menuju meja ibu kantin untuk menyerahkan piring yang sudah kosong untuk di cuci.


Mata Kyoko tertuju kepada pria itu. Namun, apakah kalian tahu siapa pria yang di maksud itu? Dia adalah, Mitsuki Gin. Pria yang berada di dalam kelas yang sama dengan Yorigami Hana. Da pria yang ada di sebelah Gin adalah Yukimura Hiro.


Pertama Gin yang meletakan nampan di atas meja dan ibu kantin menerimanya dengan senyum ceria, selanjutnya Yukimura Hiro dan yang terakhir adalah, Michiro Kyoko.


“Hei, tunggu.” Ucap Kyoko sambil menarik ujung baju seragam Gin.


Pria itu berhenti karena merasa bajunya di tarik oleh seseorang dan kemudian pria yang sedang berjalan dengannya pun berhenti ikut berhenti dan berbalik, melihat ke arah Kyoko.


“Hm?”


Mata lesunya seperti ikan mati menatap ke arah Kyoko. Membalikkan badan seutuhnya dia menghadap ke arah Kyoko dan membuka mulutnya untuk berkata. “Jangan ganggu aku.”


Mungkin orang lain akan berpikir bahwa Gin adalah orang yang bodoh karena memperlakukan Kyoko, sang Dewi yang manis dengan perlakuan yang buruk. Namun, apakah Gin peduli dengan semua itu? Tidak. Dia sama sekali tidak peduli dengan semua itu.


“Tunggu.”


Saat Gin hendak berbalik dan pergi, Kyoko menghentikan gin kembali. Yukimura Hiro tidak akan ikut campur karena dia juga tidak terbiasa berinteraksi dengan orang lain tapi, dia membuat pengecualian dengan Gin karena ia tahu bahwa Gin adalah pemain hebat di Legendary Hero Mobile, aplikasi yang sangat ia sukai.


“Kenapa?” kata Gin tanpa membalikkan badannya.


“Aku hanya ingin menanyakan namamu. Itu saja.” Ucap Michiro Kyoko dengan ekspresi yang malu-malu kucing dan menggunakan nada bicara yang imut.


Tapi, inilah yang tidak disukai oleh Gin, dia akan berpikir bahwa orang yang seperti ini akan sangat merepotkannya bila dia mereka menjadi teman.


“Namaku, Mitsuki Gin.”


“Begitu ya, Mitsuki Gin. Salam kenal, namaku, Michiro Kyoko.” Kyoko memperkenalkan dirinya dengan cara yang manis. Cara yang paling ampuh dan yang selalu dia pakai ketika memperkenalkan dirinya di depan cowok yang paling dia pandang tinggi.


Tapi, hal itu tidak berlaku terhadap Gin.


“Oh..”

__ADS_1


__ADS_2