Love Monster

Love Monster
Rasa Yang Indah


__ADS_3

Hutan larangan yang lebat dan menyeramkan yang menjadi hutan larangan bagi manusia di daerah ini, namun nyaman bagi vampir dan monster dengan segala jenisnya, adalah tempat yang sangat gelap, dengan banyak pepohonan yang rimbun dan dedaunan yang tumbuh liar. Udara di dalam hutan mungkin terasa lembap dan dingin, dengan sinar matahari sulit menembus melalui pohon-pohon yang menjadi kanopi dengan dedaunan yang padat.


Di dalam hutan, ada sungai-sungai atau danau-danau dengan air yang tenang dan gelap yang menambah suasana mistis. Terkadang, hutan juga dihuni atau menjadi tempat tinggal hewan-hewan buas dan makhluk-makhluk mitos yang menambah kesan menyeramkan.


Dalam bayangan manusia biasa, hutan larangan benar-benar sangat menyeramkan. Kadang-kadang bisa terdengar suara-suara aneh yang sulit dijelaskan dan menciptakan rasa ketakutan bagi manusia yang tidak terbiasa dengan lingkungan tersebut.


Namun, bagi vampir dan monster, hutan larangan tersebut menjadi tempat yang nyaman dan aman. Mereka dapat berlindung di balik rimbunnya pepohonan dan bebas bergerak tanpa ketakutan akan serangan manusia, yang kadangkala serakah demi memenuhi keegoisan mereka.


Selain itu, bayangan dan suasana mistis yang ada di dalam hutan tersebut juga menciptakan lingkungan yang ideal bagi makhluk-makhluk malam seperti vampir dan monster untuk hidup dan berlindung.


Sama seperti kehidupan Lay yang telah berubah drastis, setelah ia memutuskan untuk tinggal di dunia Armaro. Sebelumnya, ia hidup sebagai manusia yang biasa-biasa saja. Namun sejak merasakan rasa sakit hati, kemudian memutuskan untuk hidup bersama dengan Armaro, kehidupannya menjadi sangat berbeda.


Kini Lay merasa bebas untuk melakukan apa saja yang dia inginkan, tanpa terikat oleh aturan atau batasan apapun. Armaro, yang sangat mencintainya, selalu memanjakan Lay dan memenuhi kebutuhan serta keinginan Lay yang belum terbiasa dalam dunianya.


Bagi Lay, kehidupan bersama Armaro jauh lebih menyenangkan daripada hidup sebagai manusia di dunia nyata. Dia tidak lagi merasa tertekan oleh ketegangan dan harapan dari orang lain. Dia tidak lagi harus memikirkan bagaimana cara untuk menyenangkan orang lain atau bagaimana untuk memenuhi ekspektasi mereka. Di dunia Armaro, ia bisa menjadi dirinya sendiri tanpa khawatir akan dihakimi atau diejek.


Lay juga merasa sangat bahagia karena merasa dicintai oleh Armaro. Armaro selalu memberikan perhatian dan kasih sayang yang tidak pernah ia dapatkan sebelumnya dari Andreas. Dia merasa seperti di atas dunia saat berada bersama Armaro.


Meskipun awalnya ia merasa kesepian dan tidak nyaman saat pertama kali berada di dunia Armaro, kini ia merasa sangat bahagia dan tidak ingin kembali ke dunia manusia.


Di dunia Armaro, Lay merasa memiliki banyak kebebasan untuk melakukan apa saja yang dia inginkan. Dia tidak lagi merasa terkekang oleh aturan dan tuntutan yang selalu ada di dunia manusia. Dia bisa menjalani hidup sesuai dengan keinginannya tanpa ada yang memaksa atau mengatur kehidupannya.


Namun, ada juga beberapa hal yang Lay merasa kurang dalam hidupnya bersama Armaro. Meskipun Armaro selalu memberikan perhatian dan kasih sayang yang tak terbatas, namun Lay merasa kehidupannya terasa monoton. Kehidupan yang selalu sama setiap hari membuatnya merasa bosan dan kurang bersemangat. Lay merasa kehilangan rasa tantangan yang ada di dunia manusia.

__ADS_1


Lay juga merasa sedikit kesepian di dunia Armaro. Meskipun Armaro selalu ada di sisinya dan memberikan perhatian yang tak terbatas, namun Lay merasa kurang memiliki teman dan sosialita dalam kehidupannya. Lay merasa hidupnya terasa kurang hidup tanpa adanya interaksi dengan orang lain.


Namun, meski ada kekurangan dalam hidupnya, Lay masih merasa bahwa dunia Armaro adalah tempat yang seharusnya ia berada. Dia merasa bahagia dan merasa dicintai. Kehidupannya bersama Armaro memberikan kebebasan dan kesempatan untuk menjalani hidup sesuai dengan keinginannya. Meskipun kehidupan di dunia manusia memberikan tantangan dan interaksi sosial yang lebih, namun hidup bersama Armaro memberikan kebebasan dan kebahagiaan yang tak terbatas.


Armaro tahu bagaimana perasaan Lay, sehingga dia menawarkan diri untuk mengajak belahan jiwanya itu berkeliling hutan agar tidak merasa jenuh.


"Apakah Kamu mau ikut bersamaku?" tanya Armaro menawari.


"Kemana?" tanya Lay ingin tahu.


"Kita jalan-jalan di sekitar danau. Mungkin Kamu merasa bosan berada di dalam kamar ataupun hanya di sekitar kerajaan ini."


Senyum Lay merekah. Dia merasa sangat senang dengan ajakan Armaro kali ini.


Dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan untuk bisa menikmati keindahan hutan, dengan berjalan-jalan menyusuri sungai atau pohon-pohon yang sangat besar. Bahkan lingkar pohon tersebut tidak akan muat untuk tiga tangan orang dewasa jika melingkar di pohon-pohon tersebut.


Sekarang Lay dan Armaro berjalan-jalan di hutan yang indah, mereka berjalan bergandengan tangan sambil menikmati pemandangan yang indah.


"Sayang. Kamu tahu tidak, Aku merasa sangat bahagia berada di sini bersamamu." Lay bergelayut manja di lengan Armaro yang kekar dan berotot.


"Aku juga merasa begitu, Hon. Aku senang bisa berada di sini menyemangati dan melihat senyummu setiap hari. This is really something I wanted a long time ago."


Senyum Lay kembali mengembang sempurna, menandakan bahwa hatinya juga sedang berbunga-bunga.

__ADS_1


"Apa Kamu tidak bosan melakukan hal yang sama setiap hari? kadangkala Aku merasa kehidupan di sini terasa sedikit monoton." Lay menyatakan rasa bosannya, karena dia tidak ada kegiatan lain seperti di kehidupan manusia.


"Aku mengerti perasaanmu, Sayang. Tapi jangan khawatir, Aku akan mencoba membuat hidupmu lebih berwarna dan penuh tantangan. Bagaimana kalau kita mencoba menjelajahi hutan ini lebih dalam dan mencari petualangan?" tanya Armaro, membuat Lay membelalakkan matanya karena merasa tertantang.


"Itu ide yang bagus! Aku senang bisa melakukan sesuatu yang berbeda dan mengalami petualangan selanjutnya."


Antusiasme Lay membuat Armaro tersenyum senang, karena bisa membuat orang yang dia sayangi merasa bahagia.


"Pasti selalu menyenangkan, Hon. Kamu tahu, Kamu adalah segalanya bagiku."


Lay tersenyum dan merasa terharu, mendengar ucapan Armaro. "Kamu juga sangat penting untukku, Armaro. Aku tidak bisa membayangkan kehidupanku ini tanpa ada Kamu."


Cup


Armaro mengecup bibir Lay sekilas, kemudian berkata. "Kamu selalu membuatku merasa lebih baik setiap harinya, Sayang. Aku tidak bisa membayangkan kehidupan tanpa Kamu, yang selama ini Aku jalani."


Cup cup cup


Mereka berdua saling berciuman dengan penuh kasih, sebelum melanjutkan perjalanan mereka.


Pohon-pohon dan hewan-hewan yang ada di sekitar mereka, saling bersorak dengan suara khas mereka. Seakan-akan ikut merasakan kebahagiaan yang dirasakan dua sejoli yang sedang merasakan cinta yang sebenarnya.


Tak lama kemudian, Lay dan Armaro melanjutkan perjalanan mereka dengan penuh semangat, menikmati hutan yang indah dan petualangan yang menantang. Mereka merasa lebih dekat satu sama lain dan semakin jatuh cinta.

__ADS_1


__ADS_2