
Ditengah perjalanan, Nasya dan kawan kawan dihadang oleh beberapa anak dari sekolah lain. Nasya langsung mengenali pakaian almamater yang dipakai ke-6 anak itu, mereka 3 laki-laki, dan 3 perempuan. Nasya pun berbisik sebentar dengan Dio ketika mereka dihadang 5 anak itu.
"Mereka yang kita kalahkan itu bukan?" -Nasya
"Sepertinya iya Sya, itu kan almamater SMA TRIKARTIKA" -Dio
"Ada apa Sya? Apakah kalian punya kesalahan dengan mereka?" -Lia
"Sepertinya mereka tidak suka dengan kemenangan Nasya dan Dio ketika lomba Olimpiade Matematika Internasional Li, mereka berada di babak penyisihan melawan sekolah kami, tapi kami yang menang dan masuk semifinal" -Nanda
"Kenapa kamu ga masuk jadi peserta juga Nan?" -Lia
"Di 1 sekolah hanya diambil 2 terbaik untuk mewakili sekolah kami, dan mereka lah lawan kami kala itu" -Nanda
"Ah kalian sungguh ambisius" -Lia
Dari arah berlawanan, salah satu pemuda dan pemudi maju untuk berbicara, sepertinya mereka ketua geng.
"Wah wah wah, kebetulan banget kita bertemu dengan para juara yahh" -Bayu
"Masih ingat sama kita? Sarah Ratna Wardhana dan Bayu Putra Wardhana? Perwakilan sekolah yang kalian singkirkan dari OMI dibabak penyisihan? Gue yakin Lo masih inget sama kita berdua" -Sarah
"Ngapain ganggu kita?" -Nasya
"Yang pasti kita mau bikin perhitungan sama Lo semua!!! Karena apa? Karena Lo berdua!!! udah bikin gue!!! dan adek gue!!! dipermaluin 1 sekolah!!!!" -Bayu
"Wesettt selowww aja mazehhh, ga usah pake nada tinggi, yang lu ajak bicara itu cewek, bukan cowok" -Dio
"Trus Lo mau apa hah??!!! Gue gak perduli dia cewek atau cowok, selagi dia bermasalah sama gue, GUE HABISIN DIA!!!" -Bayu
"Hey broo, selow aja kali, gak usah pake kekerasan. Gak usah bentak bentak. Kita ngomong baik baik kan bisa" -Dio
"Ngomong baik-baik?!! Heh, Lo kira dengan ngomong baik-baik bisa ngebalikin harga diri gue?! ga bakal bisa!!!" -Bayu
"Kalo Lo mau harga diri Lo balik, ya Lo tunjukkin ke semua orang disekolah Lo, kalau Lo bisa pulang bawa piala OMI tahun depan!!! Bukan malah nyolot gak jelas gini!!!" -Nanda
"AH BANYAK BACOTTT!!!!!!!"
Ketika tangan Bayu diarahkan ke Dio, Nasya dengan sigap menangkap dan menguncinya dipunggung. Pada dasarnya, Nasya mengikuti pelatihan bela diri untuk melindungi dirinya, jadi bukan perkara besar bagi dia jika hanya untuk melindungi orang yang dia sayangi seperti sahabat nya.
"Gua dari tadi udah sabar ya!!!! Tapi lu terus-terusan ngebacot ga jelas, kalo Lo masih sayang sama nyawa Lo, Lo jauhin kita, dan nyawa Lo bakal aman!!!" -Nasya
Nasya mengunci dan memutar tangan Bayu ke arah punggung dengan sangat kuat, bahkan sudah membuat tangan Bayu terkilir dan belum melepaskannya, dan Bayu hanya bisa meringis kesakitan menahan tangannya yang sudah terkilir.
"Kalo gua!!! Ngeliat lo dan geng Lo semua!!! ngeganggu sahabat, temen, atau keluarga gua!!! Lo bakal HABIS DITANGAN GUA!!!!!!!" -Nasya
Nasya pun mendorong badan Bayu kembali ke geng nya dan melepas kuncian tangan Bayu yang sudah terkilir dari tadi. Sedangkan gengnya hanya terdiam melihat tindakan Nasya yang ternyata sangat diluar dugaan. Dan akhirnya geng Bayu dan Sarah pun pergi dan langsung tancap gas sepeda motor mereka masing-masing.
"Lu gapapa kan Di?" -Nasya
"Gapapa Sya, harusnya gua yang ngelindungin lu semua, tpi gua kalah cepet sama si brandalan itu" -Dio
"Lu udah berusaha nenanging kedua belah pihak Di, lu udah berusaha sebisa lu, gua cuma beri peringatan ke mereka supaya ga ganggu kalian semua, gua sayang sama lu semua, dan gua bakal maju paling depan kalo orang yang gua sayang diganggu sama orang ga jelas kek mereka" -Nasya
"Sya gue agak syok liat lu" -Lia
"Udah lama itu Li, cuma lu ga tau, udah tenang, lu semua sekarang aman kok" -Nasya
Setelah kejadian ini berakhir, Nasya dan kawan kawan pun melanjutkan perjalanannya. 15 menit berlalu, dan akhirnya mereka sampai ditempat tujuan. Tempat yang mereka tuju adalah tempat yang sangat sejuk, dimana banyak pepohonan yang cukup rimbun dipinggiran kota dan nama lokasi tersebut adalah Hutan Rindu. Terlihat banyak pengunjung juga yang berada disana, selain karena tempatnya menyejukkan, disana juga banyak tempat untuk berswafoto. Tempat ini sering dikunjungi oleh Nasya dan teman-temannya ketika akhir semester.
mereka pun memarkir sepeda motor mereka. setelah memarkirnya, Nasya mengajak Lia untuk pergi ke rumah makan yang memiliki pemandangan paling menyejukkan disana. Rumah Makan Padhil namanya. Rumah makan tersebut menyediakan banyak aneka makanan dari penjuru Nusantara, selain karena lokasinya yang bagus, pemandangan yang ditawarkan juga sangat luar biasa. Tempatnya yang berada di atas bukit, memberikan pemandangan yang luas dari atas sana. Nasya pun memesankan kursi untuk sahabat-sahabatnya, dan menyuruh mereka semua untuk duduk disana dulu.
"Kalian duduk di sini dulu, gua mau ambil nomor antrian bentar" -Nasya
"Oke siap" -Nanda
Beberapa saat kemudian
"Gua udah ambil nomor, bentar lagi juga pelayan nya kesini" -Nasya
"Nomer berapa Sya?" -Nanda
__ADS_1
"Nomer 23, sekarang udah nomor 22" -Nasya
"Permisi silahkan (menyerahkan buku menu) mau pesan apa?" -Pelayan
________________________________________________
...**MENU RM PADHIL...
^^^*Free Refill Nasi & Air Putih**^^^
MAKANAN NUSANTARA
SATE PADANG .................................................. 10K
RAWON ............................................................. 10K
KERAK TELOR ................................................... 10K
PEMPEK ............................................................ 10K
NASI LIWET ....................................................... 10K
RENDANG .......................................................... 18K
GADO-GADO ...................................................... 18K
GUDEG ............................................................... 18K
MIE ACEH .......................................................... 18K
MIE BANGKA ..................................................... 18K
GULAI BELACAN ............................................... 20K
GULAI IKAN PATIN ............................................ 20K
SERUIT ............................................................... 20K
SOTO LAMONGAN ............................................ 20K
AYAM BETUTU ................................................... 25K
NASI ITIK GAMBUT ............................................ 25K
AYAM CINCANE ................................................. 25K
KEPITING SOKA ................................................. 25K
SUP IKAN JANTUNG PISANG ............................ 25K
AYAM TALIWANG .............................................. 28K
IKAN BAKAR MANOKWARI ............................... 28K
MINUMAN NUSANTARA
AIR PUTIH .......................................................... 4K
TEH TARIK ......................................................... 5K
KOPI TUBRUK .................................................... 5K
SUSU JAHE ........................................................ 5K
BAJIGUR ............................................................ 5K
BANDREK ........................................................... 5K
SEKOTENG ......................................................... 5K
WEDANG UWUH ................................................. 7K
__ADS_1
WEDANG RONDE ............................................... 7K
WEDANG JAHE .................................................. 7K
WEDANG SERAI ................................................. 7K
WEDANG KACANG ............................................ 7K
ES CAMPUR ....................................................... 8K
ES CENDOL ........................................................ 8K
ES SELENDANG MAYANG ................................. 8K
ES DOGER ........................................................... 8K
ES TELER ............................................................ 8K
ES PISANG IJO ................................................... 8K
ES TAMBRING .................................................... 8K
ES NONA ............................................................ 8K
ES TIMUN SERUT ............................................... 8K
ES LIDAH BUAYA ................................................ 8K
ES SERBAT KWENI ............................................. 8K
...SELAMAT MENIKMATI...
________________________________________________
Setelah melihat semua menu yang ada, mereka pun memesan masing-masing makanan. Nasya pun meminta seluruh temannya untuk memesan, dia berniat mentraktir teman-temannya, tetapi para sahabatnya menolak, karena Nasya hari ini telah menolong mereka, jadi Dio berniat berterimakasih kepada Nasya dengan membayar semua pesanan sahabatnya itu.
"Kalian pesen aja, biar gua yang bayar" -Dio
"Banyak uang lu?" -Nanda
"Ini buat tanda terimakasih gua ke Nasya karena udah nolong gua dan ucapan selamat datang buat sang bidadari ku" -Dio
"Iyaa dahh terserahh, yok pesen" -Nanda
"Bidadariku, aku mau makan apa yang kamu makan, apa yang kamu pesen itu yang aku makan" -Dio
"Hadehh kumat lagi bucinnya, Lia maapin sobat gua yak, emang gitu dia, rada rada. Belom ada status aja udah bucinnya setengah mati, gimana kalo jadi?" -Nasya
"Udah lahh Syaa, Jan bikin salting aja njir, mau ditaruh dimana muka gue?" bisik Lia pada Nasya.
"Iya iyaa, gua pesen duluan ya, btw thanks Di. Mbak saya pesen ayam betutu sama minumnya es nona" -Nasya
"Saya gulai belacan 2 ya mbak, yang 1 bungkus, yang satu makan sini. Trus minumnya es Doger 1 aja" -Nanda
"Eee mbak, saya pesen gado-gado sama es timun serut" -Lia
"Saya sama kayak dia mbak (menunjuk Lia)" -Dio
"Baiklah, silahkan ditunggu pesanannya" -Pelayan
Mereka pun menunggu makanan itu datang, sembari menunggu, mereka banyak bercerita satu sama lain. Tidak lupa juga mereka juga memberi tahu banyak hal kepada Lia. Mulai dari kegiatan disekolah, waktu nongkrong, waktu healing dan masih banyak lagi. Lia pun tampak seksama mendengarkan cerita dari Nasya, Dio, dan Nanda. Lia merasa tidak dibedakan oleh sahabat Nasya, mereka berdua sangat welcome dengan dia dan care terhadap dia. Berbeda 1 tahun lebih tua dari ketiganya tidak membuat dia merasa dibedakan, Lia merasa sangat senang dan nyaman ketika Nasya, Nanda, Dio ada didekatnya. Lia kembali merasakan bagaimana asiknya memiliki teman. Tak terasa 10 menit telah mereka lewatkan dengan berbincang, lalu pesanan mereka pun datang. Mereka pun mulai makan. Setelah sekitar 20 menitan, mereka pun sudah selesai makan dan membayarnya.
"Mbak, (memanggil pelayan) berapa totalnya?" -Dio
"Rp. 133.000,00 kak" -Pelayan
"Ini uangnya mbak, (menyerahkan uang Rp. 150.000,00)" -Dio
"Ini kak, kembaliannya Rp. 17.000,00 ya kak" -Pelayan
"Terimakasih mbak" -Dio
__ADS_1
Lalu Dio pun mengajak sahabatnya semua untuk jalan-jalan di Hutan Rindu itu sambil menunggu sunset. Tak heran, walaupun namanya Hutan Rindu, tetapi Hutan Rindu telah mendapatkan sertifikasi keamanan, dan seluruh jalan diberi lampu kelap-kelip. Hal tersebut membuat Hutan Rindu semakin menarik di malam hari. Dan tak lupa juga bahwa di Hutan Rindu terdapat banyak tim keamanan yang berada di banyak titik sehingga memudahkan pengunjung apabila terjadi suatu hal yang mendesak. Dio dan sahabatnya itu pun mulai berjalan-jalan sambil berswa foto, banyak background yang cantik untuk tempat foto. Setelah beberapa lama, mereka pun duduk di satu titik dan mengambil spot paling cantik untuk melihat sunset diatas bukit, dan Lia pun juga memfoto sunset itu. Hari ini sungguh hari yang menyenangkan bagi Lia.
Waktu menunjukkan pukul 18.00. Mereka pun memutuskan untuk pulang, karena juga sudah malam. Mereka pun menuju parkiran dan segera pulang ke rumah masing-masing.