LOVE SCENARIO SENIOR

LOVE SCENARIO SENIOR
10. ( amarah )


__ADS_3

sudah 3 hari ,sejak kejadian malam itu , zee tidak pernah mengganggu lin atau menghubungi lin lagi.


" aku seharusnya senang bukan? tapi kenapa aku malah merindukan dia ketika menggangguku dan membuatku kesal?" dalam batin lin.


lin yang sedang duduk ditaman dengan setumpuk tugas dimeja taman. lin tidak bisa fokus dan selalu memikirkan zee. lin ingin menghubungi zee namun selalu terhalang karena egonya. lin mulai bergulat dengan pikirannya.


😈 " lin jika kau menghubungi zee duluan , harga dirimu akan hancur bukan? jadi tidak usah hubungi dia." batin lin.


😇 " jangan dengarkan dia lin, kau harus melupakan egomu itu, bukankah kau merindukannya." batin lin yang lain.


😈 " jika kau menghubunginya dia bisa besar kepala."


😇 " tidak lin. kau harus dengarkan kata hatimu. "


back real life lin


" kenapa sih? dia ada bikin aku kesel tapi ketika dia gak ada kenapa aku lebih kesal?" rengek lin.


" bodo amat, aku akan menghubunginya." masa bodo.


line


" p'zee apa kita bisa ketemu?" lin


namun, sudah 1 jam lin menungggu dan tak ada balasan dari zee. lin yang mulai kesalpun akhirnya masa bodo.


°°°°


zee sedang disibukkan dengan latihan band nya . tapi, sejak tadi dia tidak bisa fokus .


" ada apa denganmu zee?" kata new


" iya , kau tidak fokus dari tadi." sahut nik


" aku baik-baik saja." kata zee dingin.


°°°


hari sudah sore, namun lin masih dikampus . padahal kelas lin sudah usai dari tadi siang. lin berniat akan menemui zee yang sedang latihan basket.


lin sudah berada di sebrang lapangan , ketika lin ingin berteriak memanggil zee, lin melihat rin sedang memberikan minum kepada zee dan mengelap keringat zee. lin yang melihat itu pun merasa sesuatu dihatinya sakit. linpun beranjak pergi dari sebrang lapangan. namun ternyata am melihat lin yang berlari pergi.


" kenapa aku sedih? kenapa aku menangis? ada apa denganku?" batin lin sambil menghusap air matanya.


" zee itu lin!" teriak am. zee pun berbalik dan melihat lin lari .


" biarin aja." kata zee cuek.


" tapi dia nangis." kata am lagi.


zee hanya bergulat dengan pemikirannya sendiri dan mengurungkan niatnya untuk mengejar lin.

__ADS_1


lin yang masih lari tanpa melihat pun menabrak bar hingga jatuh. lin masih menangis dan terlihat kacau. bar yang kaget dengan apa yang dia lihat pun menjadi khawatir dengan lin.


" lin kau kenapa? siapa yang membuatmu menangis seperti ini? apa zee yang melakukannya?" kata bar sambil membantu lin berdiri. lin tidak membalas pertannyaan bar dan langsung lari pergi.


" aku yakin ,dia menangis pasti karena zee." kata bar . bar yang kalut akan amrah pun pergi mencari zee . dia menelfon zee namun tidak di jawab oleh zee. setelah berkeliling akhirnya bar bertemu zee yang ada di parkiran. bar pun lari menghampiri zee . tanpa basa basi bar memukul wajah zee dengan keras , hal itu membuat zee jatuh tersungkur. am dan new yang ada di dalam mobil pun keluar.


bar mencengkram kerah zee dan memukuli zee dengan kuat. dan zee pun membalas pukulan bar tak kalah keras.


" kenapa lo buat dia nangis, hah!" kata bar yang tengah emosi setelah memukul zee.


" apa mangsut lo?"


" tadi lin nangis , lo apain hah!" bar kembali memukul zee. namun mereka dipisah oleh am dan new.


am memegang zee dan new memegang bar yang meronta meminta dilepaskan.


"aku gak tau kenapa dia nangis!" kata zee yang juga emosi.


" bukannya dia pacar lo! ngapain lo nyalahin aku kalau dia nangis?" kata zee emosi.


" lo ***** apa bodoh sih? dia cuma cinta sama lo! dan gue bukan pacarnya!" kata bar yang mulai meredam amarahnya.


zee yang mendengar kata bar pun mulai lemas . zee terkejut dengan kata bar itu.


" jangan bohong lo! aku lihat lo lagi ciuman sama dia di mobil ."


" aku belum pernah mencium lin. asal lo tau dia menjaga perasaan lo. walau aku tau sebenarnya lin tidak sadar dengan perasaannya sendiri." penjelasan bar.


" asal lo tau , aku udah gak komunikasi dengan lin semenjak malam dimobil itu."


falsback


" kamu beneran gak mau jadi kekasih ku n'lin?" kata bar heran


" maaf p' bar aku tidak bisa ." kata lin


" kenapa? apa lo suka sama zee?" kata bar sedikit kecewa


" aku , aku juga tidak tau." kata lin sambil nundek.


" terimakasih p'bar telah mengajak nonton dan mengantarkan aku pulang ." kata lin sambil turun dari mobil bar.


back to real life


" inget zee, jika lo sakitin dia lagi , aku bakal benar-benar merebut n'lin darimu ." kata bar sambil meronta meleaskan pelakuan new dan beranjak pergi dari situ.


" zee lo harus ketemu sama n'lin." kata new sambil menepuk bahu zee. dan zee hanya mengangguk.


" aku akan ke apartemen n'lin sekarang." kata zee dan berlalau pergi ninggalin kedua sahabatnya.


" aku harap mereka bisa bersatu." kata am sambil menyenderkan kepalanya di bahu new.

__ADS_1


" aku pun begitu." balas new sambil mengusap kepala am.


°°°


lin sedang rebahan di kasurnya , sambil bertannya-tanya . ada apa dengan dirinya? apakah ini cinta? atau apa? itulah yang sedang dipikirkan lin. lin yang melamun pun tersentak kaget mendegar ketukan pintu apartemennya. dengan sedikit berlari lin menghampiri pintu.


" iya iya sebentar."


saat membuka pintu lin terkejut melihat zee yang babak belur dan penampilan sedikit kacau. namun, terlihat tampan dan mempesona.linpun memegang samping bibir zee yang berdarah.


" p'zee kau kenapa?" kata lin yang terdengar cemas.


tanpa membalas pertannyaan lin , zee pun memeluk lin dengan erat . lin yang kaget dan heran dengan sikap zee pun melepas pelukan zee. karena tak enak jika nanti tetangga sebelah apartemennya melihat , linpun membawa zee masuk dan duduk di sofa.


" aku , aku ambil kotak obat dulu." kata lin yang beranjak pergi. zee hanya diam.


" aku sudah menyakitinya, tapi kenapa saat dia lihat aku terluka, terlihat sekali diwajahnya bahwa dia mencemaskanku?" batin zee


linpun duduk disebelah zee dan mulai mengobati luka zee. sejak tadi zee hanya daim dan melihat lin yang fokus mengobati lukanya.


" err." sura zee yang kesakitan saat lin mengobati pipinya. lin yang mendengar pun langsung panik.


" ma ma maaf p' zee , apa begitu sakit? dan kenapa kau babak belur seperti ini?" kata lin dengan cemas.


" sakit , tadi berantem." kata zee singkat padat dan jelas.


" kenapa berantem?" sahut lin dengan wajah yang terlihat tenang.


" bukan urusanmu." kata zee datar. lin yang mulai kesal pun menekan luka zee dan membuat zee mengeram kesakitan.


" auu lin, itu sakit." kata zee sambil memegang pipinya.


" salah sendiri ngeselin." kata lin sambil beranjak pergi mengembalikan kotak obat.


lin pun duduk lagi disofa.


" kenapa p'zee kemari?" kata lin sok cuek


" aku mencintaimu n'lin." kata zee sambil memandang lin dalam. lin yang kaget dengan apa yang dia dengar pun menoleh kearah zee.


linpun melongo tak percaya apa yang dia dengar. dia mengira selama ini zee membencinya tapi ternyata mencintainya.


cup


mereka berciuman dan lin tidak menolak ciuman itu. zee ******* bibir lin dengan lembut namun , lama mereka berciuman dan kini ciuman itu berubah menjadi begitu bergairah. lin pun melepaskan ciuman itu .


" apa kau mau jadi kekasihku n'lin?" kata zee sambil mengusap kepala lin. lin yang malu hanya tertunduk dan mengangguk tanda dia mau menjadi kekasih zee. zee yang gemas pun kembali mencium lin.


" I love you cewek croboh." kata zee berbisik ditelinga lin. wajah lin pun bersemu merona. dengan malu-malu lin pun membalas kata zee.


" l love you too cowok ngeselin."

__ADS_1


haiii gaes , autor tak bosan-bosannya mengucapka terimakasih kepada kalian yang sudah membaca . jangan lupa ya like, comen dan jadikan novel ini favorit kalian. 😄


__ADS_2