LOVE SCENARIO SENIOR

LOVE SCENARIO SENIOR
13. fitnah


__ADS_3

line


" n'lin 🙁." dari zee


" percayalah padaku."


" itu tidak seperti yang kau lihat."


" berikan aku waktu untuk menjelaskan."


sementara itu lin tidak mau menyentuh ponsel atau makanan karena kejadian tadi. lin hanya bengong dan tak menyangka zee akan menghianatinya.


" kita jadian baru 3 bulan dan kau sudah berani menghianatiku p'." kata lin dengan boneka beruang pemberian zee. karena kesal lin memukul mukul boneka itu hingga jatuh ke lantai. lin yang masih kesal pun pergi ke kamarnya.


°°°


line


" tinggalkan zee!"


" dia tidak mencintaimu lagi!"


" dia hanya mencintaiku ."


" jadi sadar diri lah , N'LIN."


lin merasa kesal karena ponselnya berdering terus, dia pun mengambil ponselnya dan melihat line yang dikirim orang yang dia tidak ketahui.


" siapa ini? kenapa dia menginginkan aku berpisah dengan p'zee? dan kenapa dia bisa bilang kalau p'zee mencinfainya?" batin lin. sementara itu lin membuka line dari zee dan tidak membalasnya.


°°°°


zee sudah menunggu lin didepan gedung apartemennya. pagi ini zee berharap lin mau mendengar penjelasannya. tak lama zee melihat lin . zee berlari menghampiri lin.


" n'lin."


lin hanya memandang zee datar. tidak membalas senyum atau sapa zee. lin menghentikan taksi dan berlalu pergi sebelum zee sampai didepannya.


sepontan zee berbelok lari menuju mobilnya dan berusaha mengejar taksi yang lin naiki.


sesampainya di kampus lin membawa tasnya dan berjalan masuk dengan wajah yang terlihat kurang tidur, sedih dan tanpa semangat. may melihat temannya yang kacau itu pun menghampiri lin. lin hanya memandang may sendu dan kembali memandang ke depan. may semakin tidak mengerti dengan sahabatnya ini.


" lin apa kamu baik-baik saja?" khawatir may

__ADS_1


" hmm." kata lin tanpa menatap may dan berbelok ke arah lain.


" ada apa dengannya? kenapa dia meninggalkanku." kata may sambil menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal.


°°°


" semuanya berkumpul! kita akan berangkat 10 menit lagi!" teriak bar


semua anak pun berjalan berkumpul didekat bis. tak terkecuali lin dan rin. rin menatap lin dengan tidak suka. dalam hatiya dia senang bisa melihat lin yang bersedih karena rencananya berhasil.


" n'lin." kata rin sok polos


" kha p?" kata lin yang memandang rin


" aku minta maaf ya, kemarin zee memaksaku untuk menciumnya." kata rin sok bersalah


lin hanya diam dan tertunduk. lin semakin terpukul dengan penjelasan rin. rin yang sadar jika lin terpengaruh oleh omongannya pun semakin bersemangat mengkompori lin.


" n' lin, tau kah kau, kemarin zee bilang. jika dia ingin..." kata rin yang sengaja tidak diteruskan.


" ingin apa p'?" kata lin yang tiba-tiba memandang rin dengan sendu.


" dia ingin aku untuk menjadi kekasihnya."


zee akhirnya menemukan lin dan berteriak memanggil lin. rin dan lin pun berbalik dan memandang zee. tanpa berpikir panjang lin berlari pergi dari situ dan menghampiri bar untuk menanyakan tentang konsumsi(makanan). zee semakin tidak mengerti dengan lin. lin terus saja menjauh dari zee.


" rin, apa kau sudah menjelaskan semuanya kepada n'lin?" kata zee yang masih terengah engah.


" sudah p' tapi n'lin bilang, dia tidak perduli denganmu dan akan menggoda bar lagi." fitnah rin dengan pura-pura polos.


zee yang mendengar itu dari rin pun merasa tidak percaya dengan semua yang rin bicarakan , namun kenyataan seolah menipu zee dan terlihat lin seperti yang dibicarakan oleh rin. dengan emosi zee menghampiri lin dan menarik tangan lin dengan kasar. lin kaget dengan sikap zee. zee tidak pernah sekasar ini padanya. lin merasa kesakitan tangannya akibat gengamban zee yang terlalu kuat.


" p'zee kau mau membawaku ke mana? " kata lin sambil meringis kesakitan dan terus berjalan mengikuti langkah zee. zee tidak membalas pertanyaan lin dan terus menarik tangan lin. hingga mereka tiba di sudut gedung . zee melempar tubuh lin melalui genggaman tangannya. hal itu membuat lin kesakitan.


" ada apa dengmu ini p'zee?" kata lin yang meringis kesakitan.


tanpa membalas pertanyaan lin zee memandang lin dengan penuh amarah.


"aku ada acara mapala da....." kata lin sambil beranjak pergi dari situ, namun tangan zee menahan tubuhnya ditembuk. dengan ganas zee mencium lin. dan zee memegang pergelangan tangan lin ke atas. lin memberontak dan terus berusaha melepaskan diri dari zee . namun usahanya sia-sia , tenanga zee lebih kuat dari pada lin.


zee semakin ******* bibir lin dengan kasar , bahkan zee menggigit bibir lin dengan sedikit keras . hal itu membuat lin kesakitan . ciuman itu beralih ke leher lin . zee mencium dan meninggalkan kiss mark tanda kemilikannya dileher lin.


" p'zee lepaskan aku!" rengek lin yang semakin ketakutan dengan tingkah zee. zee tidak membalas dan kembali mencium bibir lin. tangan zee mulai menjelajahi pinggang lin dan memasukkannya dalam baju lin.

__ADS_1


" p'zee jangan! aku...." potong lin karena merasakan jika buah dadanya sudah dipegang oleh zee. lin yang semakin emosi pun berusaha meleoaskan diri dari cengkraman zee.


plakkk


tamparan keras mendarat dipipi zee. lin yang emosi dan terengah engah pun merasa kecewa dengan kekasihnya ini.


" aku kecewa denganmu p'." kata lin sambil menangis memandang zee. zee yang kaget pun memandang balik lin dan mereka bertemu pandang.


"n'lin maaf kan aku." kata zee sambil ingin memeluk lin namun tangan zee ditepis oleh lin . lin pun mendorong tubuh zee dan berlari pergi dari tempat itu.


zee hanya memandang kepegian lin dengan tatapan sendu.


" apa yang kau lakukan zee?! kau membuatnya semakin marah! hahhhh sial! ." kata zee sambil memukul mukul tembok sampai tangannya berdarah.


°°°


lin duduk dibelakang sendirian dan tengah memandang keluar jendela bis. dengan tatapan sendu sesekali lin menghapus air matanya yang sudah dari tadi dia bendung. hati lin hancur dan pikirannya kacau.


rin yang melihat lin tengah bersedihpun merasa sedikit puas dengan keadaanlin saat ini.


bar yang melihat lin dalam keadaan tidak baik pun beranjak dari dudukya dan pindah duduk disamping lin. lin yang sadar jika seseorang duduk disampingnya pun berusaha menghapus air matanya diam-diam.


" ada apa denganmu n'lin?" kata bar sambil memegang tangan lin.


" aku baik-baik saja p'." kata lin sambil menarik tangannya dari bar.


" masih ada aku disini n'lin, kau tidak sendirian. kau bisa bercerita padaku." kata bar


sambil memegang kepala lin dan menyandarkannya dibahu bar. lin hanya pasrah dan menangis dipelukan bar. rin yang merasa beruntung pun memfoto momen itu dan mengirimkannya ke zee.


line


"🏖"


" p'zee aku rasa n'lin benar-benar dengan perkataannya yang akan menggoda bar." dari rin


zee yang melihat lesan dari rin pun semakin emosi dan membuang ponselnya di ranjang kasurnya. dengan keras zee memegang gelas ditangannya hingga percah. seketika darah segar mengalir keluar dan berceceran dilantai.


°°°


" sungguh bodoh kau lin, dengan mudah aku mempengaruhimu, dan lihatlah masalah yang kau timbulkan karena kebodohanmu. hahaha rasanya aku senang sekali. jika begini terus aku bisa dengan mudah menyingkirkanmu dari hati zee." batin rin.


hai gaess. autor comeback. aku harap kalian suka dengan karyaku ini. dan tolong dukungan kalain dengan like, comen dan jadikan novel ini favorit kalian.

__ADS_1


bagi kalian yang sudah membaca dan like atau komen , terimakasih banyak 😊


__ADS_2