LOVE SCENARIO SENIOR

LOVE SCENARIO SENIOR
3. gadis ceroboh


__ADS_3

zee pun mengambil kunci mobilnya dan bergegas turun ke parkiran . zee terlihat buru-buru menuruni tangga, ibu zee yang melihat pun merasa heran.


" zee kau mau kemana? ayo makan malam dulu." sambil menaruh makanan ke atas meja makan.


" aku ada urusan ma, mama makan duluan aja." tanpa memperhatikan ibunya dan berlari ke parkiran.


zee mencoba menelfon lin namun lin tidak kunjung menjawab , bahkan nomernya tidak bisa dihubungi . dia memasuki mobil dan segera menancap gas .


ibu zee yang melihat anaknya seperti itu pun hanya heran dan kembali ke dalam.


zee berdecak kesal.


" dasar gadis ceroboh ! apa yang kau lakukan, kau membuatku repot saja."


zee berusaha mengirim pesan ke nomer itu namun tidak kunjung ada jawaban . zee semakin menambah kecepatan mobilnya supaya dia bisa segera sampai ke universitas.


lin merasa semakin takut , bahkan dia merasa ada yang mengikutinya didalam kegelapan lorong. kakinya mulai berjalan cepat dan tangannya gemetar . keringat dingin sudah membasahi kening lin sejak tadi.


lin mengambil ponselnya dari tas , dia ingin memutar musik agar rasa takutnya bisa hilang, namun sayang ponselnya telah mati kehabisan batrai.


" sial! kurang lengkap apa lagi penderitaanku ini tuhan!" decak kesalnya .


zee sampai diparkiran gedung film , zee masih berusaha menelfon lin namun hasilnya masih sama , tidak ada jawaban dari si empunya nomer. saat zee berjalan masuk lantai 1 tiba-tiba saja lampu gedung itu mati. seketika keadaan sekitar jadi gelap gulita.


" huaaaaaa kenapa kau menambah penderitaanku tuhan!" teriak lin yang ada di lantai 5 , dia ketakutan setengah mati saat lampu tiba-tiba mati. lin yang ketakutan pun duduk dilantai dan memeluk kakinya sembari menangis.


zee menggunakan senter di ponselnya untuk menerangi langkah kakinya. zee berteriak memanggil nama lin di lantai 2 namun hanya gema yang ia dapat . dia pun naik ke lantai 3 dia menemukan buku yang tadi lin bawa. zee pun mengambil buku itu dari lantai.

__ADS_1


" eh ini seperti buku milik gadis ceroboh itu. coba aku lihat." zee yang penasaranpun membuka buku dan melihat lembar demi lembar buku itu.


" sepertinya ini buku harian , wah benar ini miliknya , nama yang cukup bagus lin anditya."


zee semakin yakin jika gadis itu masih ada di gedung ini dan berjalan menaiki tangga ke lantai 4. zee terus mencari dan berteriak memanggil nama lin mengelilingi lantai 4 .


samar-samar lin mendengar namanya dipanggil.


" apa aku sudah halusinasi karena lapar atau memang ada yang memanggilku? " lin berpikir dan bertanya-tanya.


" ah, jangan-jangan ada hantu di gedung ini. aaaaaa." terika lin dan beranjak dari duduknya dan lari ketakutan. tubuhnya gemetar dan wajahnya memucat.


zee merasa mendengar suara yang ada di lantai 5 , diapun bergegas naik dan mencari lin. " apakah itu suara gadis ceroboh itu?" batin zee. zee berteriak dan mencari lin di setiap ruangan.


zee melihat ada seorang gadis dipojokan kursi yang tengah memeluk kakinya itu. zee pun mendekat dan menyentuh gadis itu .


" dia gemetar hebat, keringat membasahi kening dan rambutnya. apa dia takut gelap?" batin zee.


"p'zee, a a aku takut sekali." kata lin sambil menangis sesegukan. zee yang melihat pun tidak tega dan memeluk gadis itu .


" tenanglah lin, aku ada disini . kau tak perlu takut. " kata zee menenangkan lin .


" gadis ini masih saja gemetar , ada apa sebenarnya? apa dia kelaparan?" batin zee.


zee pun melepas pelukanya dan menggandeng tangan lin membawa gadis itu keluar dari gedung. saat sampai di lantai 2 tiba-tiba saja ada suara seperti barang jatuh.


brruuaakkkk

__ADS_1


seketika lin memeluk zee dan menangis karena takut. zee yang kaget hanya membiarkan lin melakukan itu .


"lin apa kau takut gelap dan hantu?"


lin yang masih memeluk zee dengan erat pun mengangguk.


" p'zee ayo kita segera pergi dari sini , lututku mulai lemas karena takut.


zee yang mendengar itu langsung merangkul membawa lin pergi dari gedung. sampai di dalam mobil zee memberinya sebotol minum untuk lin minum. lin menerima botol itu dan meminumnya sampai habis.


" kobkun ka p'zee (terimaksih dalam bahasa thailand)" sambil menghapus air matanya dari pipi mulusnya.


zee yang melihat itu pun merasa kasihan dan tak tega. dia mengambil tisu dan membersihkan air mata yang ada di wajah lin tanpa meminta izin. lin hanya diam dan terlihat rona merah di pipinya karen malu.


" ayo kita membeli makanan kau pasti lapar." ajak zee setelah selesai membersihkan .


" tidak usah p'zee aku tidak lapar" katanya bohong.


kkrrruuuyyyukkkk


suara perut lin yang meronta-rota minta makanan . seketika zee tertawa kecil sambil melihat tingkah lin yang mulai malu.


" sudah ayolah kita makan . kau tak perlu sungkan. dasar gadis ceroboh". sambil menyalakan mobilnya dan beranjak pergi dari situ.


selesai makan p'zee mengantar lin pulang ke apartemennya. saat itu mereka sudah sampai di parkiran bawah tanah. lin membuka sabuk pengamannya.


" p'zee terimakasih telah membantu ku dan maaf tadi siang aku sudah bertingkah tidak baik." kata lin sambil tersenyum menghadap zee.

__ADS_1


zee hanya membalas dengan senyum yang kemudian dia menutup kaca mobil dan pergi dari situ.


__ADS_2