
setelah semua pembicaraan antar orang tua selesai . mereka semua seketika hening .
dan saat itu juga dirga mencoba untuk menghibur risma yang tengah di landa rasa bingung harus bersikap bagaimana.
"oh ya .... sebelumnya mohon maaf jika kedatangan kami sampai larut malam seperti ini pak .... sebetulnya kedatangan kami kemari yang pertama untuk silaturahmi dengan keluarga pak ilham .... yang kedua kita rindu sudah lama tidak berjumpa dan alhamdulilah kita di pertemukan lagi hari ini ... dan yang ketiga ...... untuk melamar putri bapak untuk anak kami bian ... " ucap ayah bian langsung pada inti kedatangannya ke rumah pak ilham .
ddeeekkkk..... seketika jantung risma berdetak tidak karuan .... apa yang ia takutkan tadi dengan dirga kini benar benar di ucapkan oleh ayah bian .
saat yang bersamaan hp yang risma dan bian pegang jatuh ke lantai .
saat itu juga dirga langsung mematikan sambungan telefon nya karena merasakan sakit yang teramat dalam .
tanpa dirga bisa tahan ia menangis sejadi jadinya di dalam mobil .
hati yang tadinya berbunga bunga kini dihujani ribuan pisau tajam yang menusuk nusuk dan menorehkan luka paling dalam .
__ADS_1
lain hal dengan risma .... saat ini ia begitu bimbang dengan keputusan apa yang harus ia buat . ia begitu terkejut dengan ucapan yang ia dengar saat itu .
"alhamdulilah .... pak keluarga kami di sini sehat dan baik baik saja .... kebetulan juga pak kami juga rindu dengan suasana seperti ini .... sudah lama kita tidan mengobrol dan tertawa bersama sama .... hahahaha.... oh iya untuk niat baik yang bapak utarakan tadi , saya tidak bisa memutuskan ...... semua keputusan akan kami serahkan pada putri kami .... karena yang menjalani rumah tangga nanti putri saya bukan saya ... jadi saya tidak berhak untuk memaksakannya ..... " ucap ayah risma sopan karena takut menyinggung perasaan ayah bian .
"oh iya pak ilham tidak masalah.... kami akan menerima semua jawaban yang di berikan oleh nak risma ... jadi gimana nak " tanya ayah bian pada risma .
"begini pak .... sebelumnya mohon maaf yang sebesar besarnya .... disini saya masih belum mengenal mas bian begitupun sebaliknya ... dan saya juga belum ada niatan untuk menjalin rumah tangga di usia muda ..... saya pribadi masih ingin melanjutkan pendidikan dan mencapai cita cita saya .... jadi saya belum bisa menjawab apa yang bapak utarakan tadi ... jadi mohon maaf pak " ucap risma sopan dan halus ... karena ia takut dengan ayah bian jika beliau tetap memaksa perjodohan ini .
"betul yah yang di katakan nak risma .... biar mereka mengenal satu sama lain dulu ... nanti kita omongin lagi kedepannya bagaimana " ucap ibu bian yaitu istri nomor 2
" insyaallah mau ambil kedokteran umum pak .... itu nanti bisa sampai 4 tahun " ucap risma meyakinkan apa yang menjadi niat dia meneruskan pendidikan .
" jika seperti itu .... kita omongin lagi setelah bian selesai dengan pendidikan bintaranya ..... biar nak risma semakin yakin dengan pilihannya ...... " ucap ayah risma
"ya sudah berhubung waktu semakin larut .... dan saya anggap sudah ada keputusan yang tepat .... kami sekeluarga mohon undur diri " ucap ayah bian
__ADS_1
saat semua keluarga bian sudah pergi .... ibu risma sedari tadi tidak asing dengan seseorang yang berada di samping bian .... ia sangat penasaran dengan beliau .... sampai ia sedari tadi memperhatikan dengan sangat teliti ...
saat itu juga risma segera berlari ke dalam kamar untuk kembali menghubungi dirga .....
saat yang bersamaan dirga sengaja mematikan teleponnya ... ia segera keluar dari dalam mobil karena ia takut adiknya mencurigainya ....
dirga kemudian berlari ke kamar mandi agar segera bisa beristirahat untuk menenangkan dirinya .....
###
sampai di sini dulu gaes ....
jangan lupa like komen dan vote
mohon maaf jika ceritanya kurang menarik ... dan jangan lupa untuk komen mengingatkan author untuk memperbaiki tulisan semoga para pembaca bisa menikmati karya author yang amatir ini
__ADS_1
JANGAB LUPA JAGA KESEHATAN .... 🤗🤗🤗🤗