
satu minggu berlalu semua sudah berjalan dengan normal . kini dirga sudah di lantik menjadi pasukan inti di pasukan khusus yang ada di tni AD . kini mereka sudah mulai bertugas di tempat yang sudah di tentukan oleh atasan masing masing.
berbeda dengan bian , kini ia dipaksa sang ayah untuk menyiapkan semua perlengkapan untuk lamaran .
ia sebetulnya masih sangat menyayangi dewi . karena ia merupakan cinta pertama bian .
namun karena menuruti perintah dari sang ayah ia harus menikahi risma gadis pilihan ayahnya dan juga kekasih sahabatnya sendiri.
.....
hari ini risma dan bian akan pergi ke sebuah pusat perbelanjaan untuk membeli kelengkapan seserahan yang akan di bawa bian besok lusa .
hari ini bian di temani oleh sang supir karena ia malas untuk berdua saja dengan risma .
sementara risma ia ditemani dengan putri sahabat sekaligus adik sepupunya.
"eh put gue sebenarnya risih tau kaya gini " ucap risma sambil berbisik bisik
"husttt... jangan gitu nanti kedengaran gak enak " tegur putri pada risma .
"iya deh iya .... nanti kita berdua aja ya put gue takut nih . " ucap risma dengan perasan cemas .
"iya ris iya .... tenang aja " jawab putri dengan santai .
15 menit kemudian mereka sampai di ruko pusat perbelanjaan .
__ADS_1
bian sedang memandang seorang wanita yang tengah berada di sebuah toko sepatu di sebrang jalan .
kini mereka sedang berada di sebuah toko kosmetik yang cukup lengkap dengan berbagai brand merek yang ada di semua penjuru .
kini risma dan putri sibuk menyusuri setiap lorong lorong untuk melihat kosmetik yang mereka pakai .... risma tidak ada niat untuk membeli sebagai seserahan yang akan di bawa bian . namun ia memilih untuk di belinya sendiri dengan putri .
"eh put nanti kalau di tanya mas bian jawab aja ini mau beli sendiri gitu ... biar mas bian sendiri yang cari untuk seserahan ... aku sih ogah banget . " ucap risma acuh tak acuh .
"nah kan ni anak kumat lagi " ucap putri dengan lesu .
"hey ..... udah dapat belum kosmetiknya ..... kalau sudah yuk mas bayar semuanya " ucap bian dengan sabar .
"lho.... mas bian ya cari sendiri dong untuk seserahan risma gak mau ya cari barang untuk seserahan .... ini risma cari mau risma pake sendiri . " ucap risma dengan nada marah .
"udah mas tenang aja nanti putri bantuin .... maklum risma kaya gitu mas ... udah jangan di masukin hati ucapannya tadi " ucap putri dengan sabar .
"udah mas yang sabar aja .... yuk terusin belanja nya biar cepat selesai ... " ajak putri dengan sopan .
setelah mendengar ucapan putri tadi hati bian sedikit menghangat . ia begitu kagum dengan putri yang sabar menghadapi risma yang penuh emosi .
ia terkejut jika putri bisa bersikap lebih dewasa dari risma .
"ris udah belum .... yuk ke kasir .... udah semakin siang nih ... ntar tambah panas lo " ajak putri pada risma yang masih asyik memilih lipstik
" iya bentar lagi put ... gue belum dapat minyak wangi nih ... 5 menit lagi ya ... lo ke kasir duluan aja ... gue bawa uang kok tadi ayah kasih uang ke gue " ucap risma dengan senang
__ADS_1
"iya udah iya .... tapi cepetan ya ... soalnya gue sore nanti ada jadwal kuliah ... gak enak mau bolos " ucap putri dengan lembut .
"oke siap bos .... gak akan lebih dari 10 menit " ucap risma .
kini risma sedang berada di rak khusus parfum yang sangat lengkap . ia bingung harus beli yang mana .
dengan sangat senang ia menemukan parfum kesukaan nya yang mengingatkan pada seseorang yang kini tengah berangkat dinas di jogja .
"huh mas dirga ..... gue kangen mas " ucap risma sambil berkaca kaca .
"udah belum ris .... udah siang banget ini ... cepetan dong ... " teriak putri dari kasir
"eh.... iya bentar .... " ucap risma dengan terburu buru .
"yaah put sabar napa masih jam setengah 10 juga .... kita habis ini mau kemana .? " tanya risma
"tu ke toko sepatu yang di depan " ucap putri
setelah selesai dari toko kosmetik mereka pergi ke ruko sebelah .....
####
udah segini dulu gaes
jangan lupa like komen dan vote
__ADS_1
maaf kalau ceritanya kurang menarik ini masih karya author yang pertama
JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN 🤗🤗🤗