
Setelah beberapa minggu damar mengetahui apa yang terjadi pada dirga ....
ia sempat syok karena dirga harus mengalami hal seperti ini sendiri . damar bingung ia harus memihak kepada siapa karena mereka berdua memang sahabat terbaik damar .
akhirnya ia memutuskan untuk mengikuti dirga kemanapun . ia berpindah angkatan untuk mengikuti dirga . ia sengaja melakukan hal tersebut untuk menjaga dirga .
karena kondisi mental dirga saat ini sedang tidak stabil.
seminggu berlalu . akhirnya hari yang dirga nantikan tiba . 5 bulan akan ia lewati sendiri tanpa rengekan dari bian ataupun damar .
ia mulai bersiap dari pagi sekali . hari ini ia akan di antar sang ayah angkat ke bataliyon . karena sang bunda harus mengantar bayu ke kampus untuk melakukan pendaftaran .
"ayah ..... kita nungguin apa sih kok gak berangkat berangkat . kan bunda udah sama bayu . " ucap dirga dengan manja
"sabar dir kita tungguin bunda berangkat juga .... biar ayah gak khawatir . " jawab ayah dirga dengan lembut .
"ishhh..... ayah jangan gitu deh .... udah noh ayok berangkat " ucap dirga dengan rengekannya .
dirga berangkat dengan hati yang senang .... akhirnya ia bisa berpisah dengan ketiga sahabatnya untuk mengejar impian mereka .....
namun perkiraan dirga salah besar . ternyata damar selalu mengikuti kemanapun dirga pergi .
damar diam diam mengikuti dirga ke TNI AD untuk menjaga dirga . ia sengaja meminta ayah dirga untuk memindahkan dirinya agar bisa satu asrama dengan dirga .
berbeda dengan bian ... ia harus masuk ke TNI AL untuk mengikuti jejak ayahnya yang seorang perwira .
saat sampai di bus penjemputan untuk berangkat dirga sama sekali tidak menyadari jika damar akan menuju ke bataliyon yang sama dengannya.
__ADS_1
ia berpamitan dengan sang ayah untuk menempuh pendidikan . ia meminta restu untuk di beri perlindungan dan ketabahan untuk menghadapi semuanya .
30 menit perjalanan dari lokasi penjemputan ke asrama yang akan mereka tempati .
dirga duduk dengan seorang Laki laki yang berbadan gemuk dan sangat mengemaskan ...
"he.... boleh kenalan gak ?" tanya laki laki tersebut
"oh boleh .... namaku dirga .... kalo kamu siapa " tanya dirga
"namaku bobi ... panggil saja bob " jawab bobi dengan tegas .
"widih keren juga .... semoga kita nanti satu kompi ... " ucap dirga senang .
"wah sudah sampai yuk turun " ajak bobi pada dirga .
saat keluar dari bus penjemputan , sesaat dirga syok dan mematung dengan apa yang dilihat .
damar sengaja menunggu dirga untuk memasuki bataliyon karena ia tahu jika dari awal ia bilang pada dirga pasti dirga akan sangat marah dan kecewa .
damar sudah tahu semua apa yang di sembunyikan dirga . ia faham suasana hati dirga bagaimana namun dirga lebih memilih untuk diam .
"dir....... mau sampai kapan lo kaya gini ke gue ? " tanya damar dengan mata sudah berkaca kaca .
dengan sangat terkejut dirga menjatuhkan koper dan tas yang di bawanya . ternyata memang benar damar sedang menunggunya dan bukan hanya bayangan dirga saja .
"dam .... ini bener lo ? " tanya dirga dengan polosnya
__ADS_1
"iya ini gue .... lo pinter banget mendem semua sendirian " ucap damar pelan .
"beneran lo dam ?..... lo katanya mau masuk TNI AU kenapa bisa sampai di sini ? " tanya dirga dengan penasaran
"jawab dulu pertanyaan gue tadi ..... " ucap damar dengan tegas .
"sebenarnya gue mau jujur sama lo ... tapi gue nunggu waktu yang tepat .... tapi lo udah tau semuanya " ucap dirga lirih.
"gue tahu lo pasti jawab begini .... lo tenang saja gue mau jagain lo mau temenin lo biar gak sendiri hadapin semua ini ... lo jangan berubah lagi ke gue .... gue mau lo tetep jadi dirga yang dewasa dirga yang selalu ada buat gue ... jangan sampai semua ini hancurkan mimpi lo .... gue selalu ada buat lo " ucap damar dengan air mata sudah menetes .
" makasih dam lo udah ngertiin gue " jawab dirga dengan lirih .
"gue gak mau lo kaya gini dir .... lo jangan gini lagi .... lo udah gue anggap kaya abang gue ... lo tau cuma lo yang gue punya ... " jelas damar untum meyakinkan bahwa apa yang di lakukan dirga selama ini salah .....
"besok setelah dapat istirahat gue ceritain semuanya .... maaf kalau gue terlalu jahat ke elo .... gue cuma gak mau ngerepotin elo mar ... lo terlalu baik ke gue mar " jawab dirga dengan menangis .
"gak akan dir .... gue malah khawatir sama lo .... gue takut lo kenapa kenapa ... gue selama ini cuma bisa tanya bayu soal kondisi elo .... udah gak usah di bahas dulu .... kita masuk dulu biar bisa istirahat .... " ajak damar dengan membantu dirga membawa barang barangnya ...
"sorry dam gue salah " lirih dirga dengan segala penyesalannya melihat damar yang selalu ada untuknya .
****
udah segini dulu gaes .... besok di sambung lagi ....
yuk jangan lupa dukungannya ....
biar tambah semangat untuk nulisnya ....
__ADS_1
jangan lupa like komen dan vote ... dan jangan lupa tambah di daftar favorit biar tahu kalau author update episode nya .
JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN 🤗🤗🤗🤗