Love Story My Perwira

Love Story My Perwira
Menjadi pasukan inti


__ADS_3

Hari demi hari dirga damar dan bian jalani sudah sesuai dengan impian masing masing .


mereka kini sudah sedikit lupa akan masalah asmara yang pernah menjadi pro dan kontra .


selama 2 bulan di asrama banyak sekali hal yang berubah dari dirga . ia dulunya banyak diam dan hanya mengamati keadaan sekitar . kini setelah menjadi komandan peleton ia mulai bersikap tegas dan ramah kepada semua orang .


saat pelatihan kebugaran di minggu terakhir dirga mendapat tawaran menarik dari bang ridwan .


"eh .... komandan semangat amat latihannya " tanya bang ridwan pada dirga


"iya lah bang .... biar cepat lulus kita .... eh iya bang kira kira kita dapat libur lagi kapan ya ? " tanya dirga karena ia sudah 1 bulan lebih belum mendapat libur sejak dari warung kemarin .


"nanti abang usulin pada pemimpin kalian ..... tapi setiap abang usulin mereka gak pernah iya keputusan abang ... nanti coba abang selidiki dulu .... kalian semangat latihannya . " ucap bang ridwan untuk menghibur semua pasukan agar bisa mendapat hari liburnya


"ehh.... sini dulu bro " ucap bang ridwan pada temanya .


"bentar sabar wan " jawab temanya


"eh sur .... kapan pleton gue dapat jatah libur ... " tanya bang ridwan


"gue denger denger sih gak bakal dapet wan .... soalnya kompi yang lo bawa itu pasukan khusus .... jadi sulit dapat liburnya " jawab surya


"yang bener aja .... gue malah tambah beban kalau gitu ... " jawab surya cemas


"iya kemarin waktu rapat gitu keputusan letnan candra .... kan kemarin yang dateng wakil lo itu si roni .... masa belum di kasih tau .... jadi kita itu kemarin di buat bingung kenapa harus pasukan lo doang yang di pilih " jawab surya dengan sedikit kecewa


"belum roni belum bilang ke gue .... soalnya hari ini dia izin untuk jenguk istrinya yang mau melahirkan .... nanti coba gue telfon saja . " jawab ridwan

__ADS_1


"ya udah ... habis ini lo di panggil letnan candra suruh ke markas ... " teriak surya sambil berlalu ke arah pasukannya .


saat itu juga ridwan mempunyai beban 2x lipat karena ia sudah menjadi pasukan inti dari dulu .


kini ia harus semakin disiplin untuk melatih anak buahnya dan haru menyeleksi siapa yang bisa masuk pasukan inti .


saat yang bersamaan damar merasa lega karena melihat perubahan pada diri dirga . ia sangat senang karena sifat yang dulu sebelum dirga kenal dengan bian kini telah kembali .


namun lain hal dengan bian . kini ia harus di gembleng habis habisan oleh sang senior . karena fisiknya kurang kuat jika harus berhadapan dengan air akhir akhir ini .


ia tidak tau mengapa bisa demikian . sebelumnya jika ia berenang dengan damar dan dirga ia tak pernah sakit ataupun masuk angin . ia bingung dengan perubahan yang sangat singkat ini .


***


lain hal dengan bian , kini dewi setiap pagi merasakan gejolak muntah yang sangat membingungkan .


namun ia tidak berani bertanya jika bertanya pasti akan menyebabkan dewi menangis seperti anak kecil .


"dew kita periksa ke dokter ya ... ayah takut kamu kenapa kenapa . " ucap ayah pelan


"gak usah yah .... tunggu mas bian pulang dulu yah ... biar bisa ke dokter.... " ucap dewi dengan senang .


"tapi setiap hari kamu muntah terus nak ... ayah takut kamu terluka " ucap ayah dengan sedih .


"percaya saja yah dewi gak papa kok .... nanti juga sembuh sendiri " ucap dewi menenangkan sang ayah .


1 minggu yang lalu dewi sudah tau jika dirinya hamil . ia sengaja menutupi itu dari ayahnya . jika ayahnya tahu ia pasti akan menyuruh nya untuk segera mengugurkan kandungannya .

__ADS_1


namun saat yang bersamaan ia bukan berhubungan dengan bian saat hamil namun dengan adik dirga yaitu bayu .


saat itu ia sangat kecewa dengan bian . ia mempunyai pikiran buruk dan memanfaat kan bayu yang polos untuk di jadikan umpan .


flash back on


malam itu bayu sedang menghibur dewi di sebuah rumah makan . ia dari dulu sangat menyukai dewi karena parasnya yang cantik.


ia tidak tahu jika dewi itu kekasih bian sahabat kakaknya .


saat itu juga dewi memasukkan obat ke dalam gelas bayu dan menunggu reaksi dari obat tersebut .


1 malam tersebut membuat dewi lupa jika ia mempunyai bian .. ia kalut dalam gairahnya dan menikmati tubuh bayu yang sedang lemas tidak sadarkan diri akibat obat tidur .


ia begitu menikmati permainannya sendiri dengan sangat senang tanpa tau jika ****** bayu keluar ..... saat menjelang pagi ia segera bergegas merapikan baju bayu dan ia segera pergi dari tempat tersebut .


bayu sadar dan ia tidak bisa mengigat apapun ... hanya mengingat jika ia harus pulang untuk saat ini .


flash back off


****


sudah segini dulu gaes ....


jangan lupa like komen dan vote


JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN

__ADS_1


__ADS_2