
setelah kejadian malam itu, dirga jarang sekali keluar rumah . ia sibuk mengurung diri di dalam kamar . jika di whatsaap damar ataupun bian ia selalu beralasan kurang enak badan . ia sengaja melakukan ini untuk menghindari bertemu dengan bian .
dirga merasa dunia sangat tidak adil sedari dia kecil . saat kecil ia harus kehilangan orang yang sangat ia sayangi dan saat ini juga ia harus merelakan orang yang ada di hatinya untuk ke 2 kalinya .
satu minggu lamanya dirga mengurung diri untuk menata hatinya . bayu sang adik bingung dengan perubahan yang terjadi pada kakaknya . ia diam diam telfon kepada ayahnya dan menceritakan semua yang terjadi .
sang ayah sangat terkejut pasalnya ia tau keluarga bian seperti apa . ia segera bergegas pulang dan pindah tugas demi menjaga sang putra .
saat ini dirga sedang sibuk dengan persiapan berangkat ke bataliyon untuk menempuh pendidikan bintara TNI AD . ia dan damar sudah lulus tamtama sejak 3 bulan lalu .
ia sengaja menyibukkan diri untuk melupakan semua beban hidup yang ada pada pundaknya.
tringgggggg.........
"halo ..... ada apa dam..... gue repot di rumah .... besok aja kalau mau ketemu...... " ucap dirga sambil memasak.
"ya elah ..... gue ke rumah lo aja ya .... janji deh gak ajak bian .... please .... " ucap damar sambil memohon pada dirga .
"iya udah iya ..... " tut....... jawab dirga dengan singkat sambil mematikan teleponnya .
"bay!!!!!!!!...... nih sarapannya udah jadi....... turun cepetan terus makan..... " teriak dirga dari lantai 1
"lho.... bang ngapain masak ?...... kan ayah sama bunda mau pulang kesini.." ucap bayu dengan santainya
"hah...... byurrrr.... " teriak dirga sambil menyemburkan air pada bayu.
"ish..... kan kebiasaan abang .... jorok banget sih jadi cowok .... pantes gak laku .... tiap ketemu di sembur mulu.... " kesal bayu yang wajahnya di sembur oleh dirga .
__ADS_1
ting tong ....... ting tong..... ting tong ..... bel rumah tiba tiba berbunyi. dirga dan bayu segera berlari ke arah pintu untuk menyambut kedua orang tua mereka .
"ishhh.... mana sih dirga lama amat buka pintunya . " kesal damar yang sedari tadi berdiri di depan pintu .
tin.... tin... tin.... suara klakson mobil honda sedan warna hitam milik ayah dirga .
damar dan ayah dirga sangat akrab sekali karena ia tahu sahabat dirga yang paling baik dan sopan cuma damar .
"selamat pagi om tante ..... yang datangnya masih keduluan damar hehehehe " ucap damar sambil menjabat tangan kedua orang tua dirga .
"wah.... ini anak sudah nongol duluan .... padahal berangkat dari subuh tadi .... eh malah kamu duluan yang di sini ..... hahahaha " jawab ayah dirga
"tapi ya om .... dari tadi saya berdiri di sini tau tidak ? " ucap damar terpotong oleh dirga yang membuka pintu
"udah 1 jam berdiri gak di bukain pintu om sama 2 orang ini " ucap damar mengadu pada ayah dirga.
"serah gue lah .... om aja bolehin kok lo yang repot " ucap damar sambil bergeser ke belakang ayah dirga , ia takut di pukul oleh dirga jika situasi sudah seperti ini .
"sudah sudah .... kalian dari kecil berantem mulu .... tu malu di lihatin bayu .... udah yuk masuk " lerai ayah dirga
tujuan damar ke rumah dirga sebenarnya ingin mencari tahu informasi mengenai perubahan pada dirga . ia sangat penasaran mengapa dirga berubah drastis akhir akhir ini .
"eh..... bay .... tunggu dulu saya mau tanya " ucap damar pelan .
" mau tanya apa bang .... soal bang dirga ya .? tebak kan bayu tidak meleset
"iya .... lo tau sesuatu kan .? " ucap damar dengan serius .
__ADS_1
"tau bang .... gye tau semuanya .... tapi nanti biar ayah saja yang cerita ... yuk masuk dulu " ajak bayu pada damar yang masih berdiri di depan rumah.
ayah dirga menceritakan semua hal yang terjadi pada dirga . tentu saja membuat mental dan hatinya terpukul kembali .
ia sangat sedih . ia kehilangan orang tua saat berumur 5 tahun dan ia kehilangan semua ingatan yang berkaitan dengan orang tuanya .
ia di asuh oleh pamannya karena tahu jika dirga akan membalas semua yang membuat orang tuanya celaka .
saat menceritakan semuanya bunda dirga hanya bisa memeluk keponakannya yang sudah ia anggap sebagai anak sendiri.
ia takut dirga akan meninggalkan dirinya untuk mencari orang tuanya . ia sangat takut kehilangan semua hal tentang putra kesayangannya .
"kenapa ayah baru cerita sekarang ? " ucap dirga pelan .
"ayah gak mau kamu balas dendam nak .... lihat bunda mu pasti akan sangat sedih ... ia sudah menyayangimu seperti anaknya melebihi sayangnya ke bayu . ayah mohon jika kamu ingin mencari keberadaan orang tuamu ayah akan tunjukkan jalannya tapi tidak sekarang .. " ucap tegas ayah dirga
"dirga janji dirga gak akan ngecewain ayah sama bunda " ucap dirga penuh kasih sayang .
bunda dirga menangis memeluk kedua putranya yang ia besarkan sejak masih kecil. ia tidak bisa memiliki keturunan sendiri karena suatu hal . ia sangat bersyukur bisa membesarkan 2 putra kakaknya dengan penuh kasih sayang .
***
segini dulu gaes .....
jangan lupa like komen dan vote
mohon maaf jika cerita kurang menarik .... mohon dukungannya untuk karya pertama author
__ADS_1
JANGAN LUPA JAGA KESEHATAN 🤗🤗🤗