
Nama ku Ichigo,aku berasal dari desa terpencil bernama desa Hitori.
Aku adalah seorang gadis biasa yang bisa di bilang beruntung di dunia ini,kenapa?Karena aku mempunyai dua orang kaka laki-laki yang tampan rupawan dan bergelimang harta.
Ya,aku sangat beruntung bisa mengenal dan memiliki mereka meskipun aku bukan berasal dari darah yang sama..!
Aku hanyalah adik angkat yang di angkat oleh mereka dari desa tempat ku tinggal.
Aku tinggal di panti asuhan karena Ayah dan Ibuku meninggalkan ku di sana aku juga tidak tahu kenapa? Pengusrus panti hanya menceritakan bagaimana aku bisa di sana saja.
Aku tinggal di sana bersama teman-teman yang lain dengan hidup seadanya,karena pengurus panti sudah tidak bisa membiayai kami lagi,karena para donatur tidak ada yang datang untuk memberikan dananya lagi, jadi kami memutuskan untuk belajar mandiri makan dan mencari uang sendiri dan jika bisa,kami harus meringankan beban ibu panti dengan meninggal kan tempat biasa kami bernaung itu untuk tinggal dan hidup sendiri.
Karena ibu panti harus kembali ke rumahnya dan mengurus orang tuanya yang sedang sakit di luar desa hitori,karena jika mengurus kami semua di sini itu tidak akan memungkinkan lagi.
Sebelum itu di mulai aku harus bisa menghidupi kebutuhan ku sendiri jadi saat ada waktu luang setelah pulang sekolah ataubpun hari libur aku pergi untuk bekerja paruh waktu di toko bunga milik teman ku Hana.
__ADS_1
Dia adalah teman sekaligus sahabat yang sangat baik dan aku sudah menganggapnya seperti kaka ku sendiri.
Hari yang indah ku awali seperti biasa dengan menyapa hana yang sedang menyiram tanaman di depan toko yang sudah di pajang olehnya dengan cantik.
" Ha,ha,halo Hana selamat pagi".
Seperti biasa aku selalu gugup jika bertemu orang meskipun dengan orang yang biasa aku temui sekalipun.
" Yo Ichigo selamat pagi, karena hari ini hari libur jadi akan ada banyak orang yang membeli bunga untuk menjenguk kerabatnya di rumah sakit Hitori seperti biasa oh aku pastikan kita harus membuat bunga-bunga ini tampak segar dan cantik ".
Ucapnya sambil tersenyum.
Aku memberikannya sedikit pujian agar hana bersemangat,Hana pun tersenyum dengan cantiknya.
Aku pun memulai pekerjaanku seperti biasa entah kenapa hana tiba-tiba datang dan bertanya padaku.
" Ichigo apa kau tidak apa-apa? aku dengar panti asuhan akan di tutup karena tidak ada donatur yang memberikan kalian dana lagi apa itu benar?".
__ADS_1
"Ya,hana itu benar "
jawabku dengan suara getir.
" Kami harus segera pergi dari sana beberapa teman ku akan pergi ke desa lain untuk bekerja dan berhenti sekolah,sedangkan aku sendiri masih akan bertahan di sini untuk sekolah dan bekerja agar kebutuhan ku tercukupi.
Sedangkan ibu panti,dia sudah kembali ke rumahnya kemarin sore,hiks hiks aku rindu ibu panti " Hana langsung memeluk ku dengan hangatnya.
"I*chigo bagaimana jika kau tinggal di sini? aku akan bicara dengan orang tua ku,bagaimana?"
"Ta,tapi Hana aku tidak mau merepotkan kalian"
"tentu saja tidak apa kau lupa Ayah dan Ibu ku bilang apa pada mu? jika ada ke sulitan datang dan katakan lah pada kami benarkan*? ".
"Itu benar tapi apa tak masalah?" Jawab ku dengan ragu.
__ADS_1
"Tidak masalah aku akan mengatakannya dan meminta izin malam ini jadi kau bersiap lah mengerti ?".
Dengan lembutnya Hana mengelus kepalaku.