
Di rumah Hana.
" Hoaaaaaammmmm,,,,,, Ichigo ayo bangun sudah pagi."
Hana bangun dari tidur nya.
" Ichigo ayo bang,,,,,? Eh, kemana dia? ".
Hana terkejut melihat kamarnya yang sudah tidak ada Ichigo lagi.
" Buuuuuuuu,,,,, Ibu,,,,,,,,, "
Berteriak sembari menuruni tangga.
" Ada apa nak? Kenapa teriak-teriak begitu? "
" Ichigo,,,,, Ichigo mana Bu? "
" Ahhhhh,,,, Ichigo dia,,, "
" Selamat pagi Hana "
Sebelum sang Ibu menjawab pertanyaan Hana, tiba-tiba Ichigo datang.
" Ichigo,,,,, kau kemana saja aku khawatir tau....! "
" Aku pergi bekerja paruh waktu Hana "
" Kerja paruh waktu? Dimana kenapa kau tidak memberitahuku hah? Kau tau jantung ku hampir saja jatuh "
" Ahhhhh,,,,,, aku baru memulai nya beberapa hari yang lalu, jadi sepertinya aku lupa hehe "
" Hadeuhhhhh dasar kau ini "
Hana mengelus dada.
" Nah,karna Ichigo sudah pulang. Hana, cepat mandi dan bersiap-siap ke sekolah sana, nanti terlambat Ibu akan menyiapkan sarapan untuk kalian."
Ibu memperingatkan.
" Biar aku bantu Bi "
Sahut Ichigo.
" Eh,,,, kau tidak mau mandi bersama Ichigo? " Tanya Hana.
" Ahhhhh,,,,, itu aku sudah mandi sebelum berangkat, jadi kau saja "
" Apaaaaaaa? "
" Aku tak mau sampai terlambat ke sekolah, jadi aku sudah siap-siap sedari pagi hehehe, tinggal pakai seragam saja."
" Ba-baiklah kalau begitu aku siap-siap dulu ya "
__ADS_1
" Okyuuuu,,,, Bi mari aku bantu ya "
" Istirahat lah nak Bibi tidak apa-apa"
Tersenyum ramah.
" Bibi,,,,, aku juga tak apa-apa,tak masalah aku bantu ya "
" Hmmmmmmm,,,,,, baik-baik kau boleh membantu nak "
Mengelus kepala Ichigo.
Hana sudah siap,Ichigo pun sudah siap. Mereka sarapan bersama sebagai satu keluarga mulai hari ini.
" Kami berangkat "
Mereka mengatakannya dengan lantang.
" Hihihi Ichigo, akhirnya mimpi ku terwujud "
Mengandeng tangan Ichigo sembari berjalan.
" Apa yang terwujud? "
" Ya,tidur bersama, makan bersama, eh bangun nya gak sama-sama ahahaha "
" Maaf aku keluar pukul 04.30 sebisa mungkin tidak mengeluarkan suara sedikit pun, aku takut kamu bangun "
Ucap Ichigo..
" Tidak, tenang saja Hana " Ichigo tersenyum.
" Tetap saja aku khawatir gadis bodoh ".
Cemberut karnanya.
" Ayo lah Hana ".
Merangkul Hana.
" Baik,baiklah,,,,, "
Mereka berjalan bersama menuju sekolah.
Lalu tak sengaja mereja berpapasan dengan Lucas dan Haru.
" Selamat pagi Ichigo Hana " Sapa Haru.
" Yo,Ichigo kau kesekolah? Apa kau sudah tidak apa-apa? " Lanjut Lucas.
" Oh,,, selamat pagi Haru, Lucas " Sapa Ichigo.
" Hnn,,, pagi " Lanjut Hana.
__ADS_1
" Oh, apa ada masalah? Apa kau sakit Ichigo? "
Tanya Haru.
" Ah,,,, tidak aku hanya mengalami sedikit kejadian kemarin, tapi sudah tidak apa-apa ko ".
" Sungguh? Kemarin kau sampai lemas begitu ?" Lanjut Lucas.
" Ahhahahaha,,,,, itu karena aku sudah terbiasa jika terluka pasti akan terasa lemas " Sahut Ichigo.
" Mulai sekarang kau harus lebih berhati-hati dasar, jangan sampai aku menggendongmu lagi kau mengerti " Menyentil jidat Ichigo.
" Aduh,,,,, baik-baik Lucas " Sembari memegang jidatnya.
Haru dan Hana hanya bisa memperhatikan ke duanya..
" Eheheeeeemmmm,,,,,, kenapa kalian malah asik berdua ya? Haru ayo kita masuk kelas saja biarkan mereka berdua saja "
Menarik tangan Haru .
" Eh,,,,, Hana tunggu dulu " Haru terus menengok kebelakang.
" Ha-Hana tu-tunggu aku, aduh "
Ichigo bergegas menyusul Hana.Tapi, tangan Ichigo di pegang oleh Lucas.
" Hey,,, jangan berlari nanti kau jatuh lagi ya ampun " Lucas memperingatkan.
Tapi, hal itu justru akan menjadi suatu gosip untuk para gadis yang melihatnya.
" Eh,,,, itu kan Lucas dari kelas 1-A..! "
Seru gadis berambut panjang.
" Mana? Mana? Astaga...! Iya kau benar "
Seru gadis berponi.
" Ya ampun Lucas itu kan meneurutku keren kenapa dia mau dengan gadis panti itu? "
" Hahaha ternyata seleranya rendah nya" Mereka meledek dari kejauhan.
Ichigo yang sadar akan keberadaan mereka, segera melepaskan pegangan Lucas.
" Maaf, aku tidak akan berlari permisi " Menunduk malu dan takut.
" Eh,,,, ada apa Ichigo? Hey,,,,, tunggu... Astaga ada apa dengannya ? "
Lucas menengok ke arah kanan dan kiri, hingga akhirnya ia sadar bahwa para gadis tukang gosip melihatnya bersama dengan Ichigo.
" Astaga jadi gara-gara mereka...! Hey,,,, Ichigo tunggu "
" Haduhhhh,,,. Ya Tuhan, semoga tidak menjadi gosip yang aneh-aneh "
__ADS_1
Bantin Ichigo berdoa.