Lucky Adopted Sister

Lucky Adopted Sister
#09 Berjuang


__ADS_3

Pukul 04.30 pagi Ichigo terbangun dari tidurnya.


Setelah kebingungan dan keraguan Ichigo hilang,mau tidak mau Ichigo menerima tawaran Hana dan keluarganya untuk tinggal menetap bersama mereka.


" Hmmmmmm....Selama tinggal di sini,aku harus tetap beraktivitas seperti biasa. Bekerja dan mengumpulkan uang itu harus...! Aku tidak boleh merepotkan Hana dan keluarganya,kalau begitu *plakkkkk* ( Menepuk kedua pipi sambil mengepalkan tangan ). Hari ini tetap semangat yoshh."


Setelah bangun, Ichigo peregangan badan lalu pergi ke toilet lalu mandi pagi,karna sudah terbiasa hal ini tidak terlalu berat untuknya.


" Brrrrrrrrrrrr.......Dinginnnnnnnn....! "


Berjalan sembari meniup tangannya agar hangat.


" Oh.....Ichigo kau sudah bangun? "


" Oh,Bibi.Selamat pagi,sedang apa pagi-pagi begini Bi? ".


" Oh,,,,,tidak, Bibi hanya sedang membereskan bunga yang akan di kirim hari ini,kau mau pergi bekerja?"


" Ahhhh,,,,begitu, apa ada yang bisa aku bantu Bi? Iya,hari ini seperti biasa mengantar susu untuk para pelanggan ".


" Ahhhhhh,,,tidak usah, lagi pula ini akan di antar sendiri oleh Bibi,sekalian Bibi ada perlu juga,tapi apa itu sudah tidak sakit? Kau malah mandi juga nak! "


" Ah,,,,Ini sudah tidak sakit Bi,aku kan punya perawat yang sangat hebat hihihi"


" Aduhhh,kalau kau mengatakannya


langsung pada Hana pasti hidung nya sudah terbang nak hahaha"


" Iya juga ya,hhahaha. * Melirik jam * Oh sudah jam segini aku harus segera berangkat Bi,jika tidak nanti aku terlambat ke sekolah juga."


" Oh,baiklah hati-hati nak,jangan terlalu memaksakan dirimu ya,kau mengerti? "


Mengkhawatirkan keadaan Ichigo.


" Baik Bi aku tidak akan memaksakan diri,sampai nanti,Bibi juga hati-hati ya "


" Iya,baiklah Ichigo ".


" Aku berangkat ".


Ichigo mulai berlari meninggalkan rumah Hana menuju tempat ya bekerja di pengantaran susu.


" Wahhh,gadis itu sudah mau bekerja? "


Ayah Hana sudah bangun menghampiri sang istri.

__ADS_1


" Hahaha,,,iya itulah Ichigo sama keras kepalanya seperti Hana anak kita ".


" Mereka sepertinya sudah di takdirkan seperti saudara ya ".


Memegang pundak sang istri.


Sembari tersenyum.


" Kau benar sayang,mari kita jaga baik-baik mereka berdua,selagi Ichigo bersama kita jangan lupakan itu ".


" Baiklah sayang ".


Mengecup kening sang istri.


Selain itu di tempat kerja.


" Permisi selamat pagi "


" Oh,,,Ichigo pagi,seperti biasa kau masih ceria ya.Tapi,kenapa kau seperti habis terjatuh apa kau tidak apa-apa? "


" Ahhhh,,,, tidak apa-apa Paman,kemarin terjadi insiden kecil saat pulang sekolah. Tapi,Hana sudah mengobati ku hihihi jadi tak masalah. "


" Ahahaha kalian ini memang sahabat baik ya. Makanya kalau pulang sekolah hati-hati, dan saat mengantar susu pun juga hati-hati nya....!"


Paman mengingatkan.


" Kau ini benar-benar anak yang baik,semangat ya "


Menepuk pundak Ichigo.


Ichigo langsung memulai pekerjaannya menaiki sepeda dan menyimpan susu langganannya secara langsung di depan rumah yang sudah mereka siapkan masing-masing.


Sembari bersenandung Ichigo mengayuh pedal nya.


"Hhhhmmmmm,,,hmmmmmm,,,hmmmm "


" Hahhhhhh,,,,,, cape nya.... Ok,tinggal satu lagi di rumah itu lalu pulang dan pergi sekolah."


Ichigo berhenti dan menyimpan satu botol di rumah tujuannya yang terakhir.


" Ok,selesai...! Fyuuuuuuhhhhhh gerahhh"


Mengibas wajahnya dengan tangan.


***Ceklekkkk

__ADS_1


S***eseorang membuka pintu.


" Ohhhhh,,,,,Ichigo? Kau sedang apa pagi-pagi begini ?"


Terlihat Bu Riska guru olahraga sekolahnya.


" Lohhhhh,,,, Bu Riska kenapa ada di rumah ini? Bukannya ini rumah Paman Sato? "


" Ohhhhh,,, Ichigo kenal dengan Paman Ibu? "


" Oooohhhhh,,,,,Paman Sato Paman nya Ibu ? Aku baru tahu maaf "


" Ahahaha tak masalah Ichigo, Ibu di suruh jaga rumah oleh Paman Sato,karena Paman harus menjemput Istrinya di luar desa,mungkin kemalaman jadi tidak pulang."


" Ohhhhhh,,,,, begitu...."


" Lalu Ichigo? Kau mengantarkan susu?"


" Ahhhh,,,, iya Bu. Aku mendapatkan pekerjaan paruh waktu dari Paman Izuki, lumayan untuk biaya sehari-hari "


" Lalu setelah ini pergi sekolah? "


" Iya Bu,lalu setelah ini aku pergi sekolah, te-tenang saja aku selalu mengerjakan tugas-tugas ku Jadi aku tidak akan nakal "


" Ahahahah kau pasti sering bertemu guru lainnya? "


" I-iya Bu,mereka bilang sebelum melakukan apa pun. Aku harus mengerjakan tugas ku dulu."


" Tentu saja, jangan sampai perhatianmu teralihkan dengan dunia pekerjaan,kau masih kecil dan sangat muda Ichigo. Biasanya anak-anak lain masih di kasur sedangkan kau, sudah mengantar susu sepagi ini,pasti melelahkan !"


" Lelah memang sih Bu,apa lagi kalau tugas pelajaran lain menumpuk kadang aku sangat takut tidak bisa melakukan keduanya. Tapi ini dunia ku,aku tidak akan kalah meskipun orang-orang meremehkan ku, Aku akan tetap semangat Bu !"


" Hmmmmppp,,,, baiklah jangan lupa istirahat dan makan makanan bergizi kau mengerti? "


" Ya Bu Riska aku mengerti "


Melihat jam.


" Wahhh sudah jam segini...! Aku harus segera kembali dan bersiap ke sekolah Bu aku permisi dulu"


" Ohhhh,,,, iya silahkan Ichigo hati-hati ya.. "


" Baik Bu "


Menaiki sepeda dan melaju meninggalkan sang guru.

__ADS_1


***Halo readers bagaimana sejauh ini? Bagus atau membosankan atau sudah menebak-nebak jalan ceritanya? Jangan dong...!


Lebih baik kalian jangan lupa kasih kosan nya ya - Komentar dan Saran,like juga jangan sampai lupa see you***...


__ADS_2