
Tanpa sengaja aku menubruk Sun dari belakang dan terjatuh, karna aku terburu-buru mengejar Hana.
" Maaf Sun maaf kan aku,aku tidak sengaja ".
Sebisa mungkin aku menghindar dari nya karna dia adalah biang onar di sekolah kami.
Namanya memang Sun yang berarti Matahari tapi,dia bukan Matahari yang membantu sang Bintang dan Bulan bersinar.
Melainkan membakar sekaligus memusnahkan Bintang yang dia tidak sukai atau memang tidak berguna sama sekali.
" Wahhhhhhh...wahhhhh siapa ini teman-teman? Ada si Raflesia Arnoldi yang ingin mengikuti sang bunga Mawar namun terjatuh hahahaha ".
Ucapnya dengan nada menyeramkan.
" Hush kau ini Sun jangan begitu,dia ini sudah langka loh bisa terbilang...Kalau dia ini hampir punah iya kan Ichigo? ".
Teman-teman nya malah membuat aku semakin terpojok di situasi ini,jujur saja aku tidak nyaman dengan mereka apalagi orang seperti ku yang sering di bully karna status ku yang miskin dan yatim.
" Iya tentu saja,anak-anak yatim yang lain sudah pergi jauh kenapa kau tidak ikut pergi saja Ichigo..?".
" Ya, kau malah mau mengikuti Hana sang bunga Mawar yang cantik,tapi karna ada kau bunga Mawar pun jadi terlihat transparan mungkin karna kau bunga Raflesia kali nya hahaha ".
Mereka mengejek dan tertawa selalu saja begitu, ingin ku marah pada mereka tapi aku hanya bisa diam dan menangis,apalagi aku sudah terbiasa berlatih untuk menjadi gadis tegar dan baik agar suatu saat nanti aku mendapatkan keluarga yang ingin mengadopsi ku karna sifat ku yang baik.
Namun itu tidak cocok saat aku di bully seperti ini.
__ADS_1
Tapi ya mau bagaimana lagi takdir berkata lain,aku masih tetap di sini sendiri dan harus merasakan lagi rasanya di bully.
" Hey...!Apa yang kalian lakukan ?".
Aku menoleh dan melihat siapa yang datang dan bicara selantang itu.
" ( Oh Syukur lah
Haru datang... )".
Ucapku dalam hati.
Haru adalah anak Laki-laki yang paling pintar dan baik menurutku,selama aku bersekolah di sini dia lah yang selalu membantu ku juga melindungi ku.
" Ichigo kau tidak apa-apa..? ".
Sambil mengulurkan tangan untuk membantu ku berdiri.
" Aku tidak apa-apa Haru terimakasih ".
Aku menunduk dan mulai berlari meninggalkan mereka serta Haru yang sudah menolongku,kenapa aku lari..?.
__ADS_1
Karna aku malu dan ingin cepat-cepat pergi mengeluarkan isi hati ku di atap sekolah...
Ya,disanalah biasa aku menyendiri,menangis dan meluapkan amarah jika Hana sedang tidak bersama ku saat di sekolah.
Tentu saja aku tidak bisa terus-terusan di dekatnya,karena teman-teman Hana tidak terlalu menyukai ku.
Aku sadar akan hal itu karna Hana dan gadis lainnya berbeda dengan ku.
Jadi jika bukan karna hal penting atau berada di dalam kelas aku tidak terlalu bersama Hana.
Jika teman-teman nya menghampiri biasanya akan langsung mencari alasan dan pergi ke atap sekolah,aku tau Hana adalah gadis yang baik namun dia bukan gadis yang polos meskipun aku berbohong dan mencari alasan sekalipun,Hana akan langsung tahu.
Jadi sebisa mungkin aku menyimpan segala nya sendiri.
Aku menaiki tangga satu per satu lelah memang tapi hanya di sanalah aku bisa meluapkan segalanya..
" Hah,,,hah,,,hahhh capekkkkkkkk ".
Aku langsung berbaring sembari menatap awan yang indah namun,air mata ini tidak tertahan lagi....
" Hikssss...Hikssss... Tuhannnnn kenapa....Kenapa mereka selalu saja begitu pada ku,aku juga ingin.....
Aku juga ingin... Seperti mereka...! Memiliki keluarga yang utuh nan harmonis,Ayah yang melindungiku dan Ibu yang selalu siap mendengarkan kisah ku kapan pun,kapan dan bagaimana aku mendapatkannya Tuhan hiksss hiksss ".
" Haduhhhhhhhh berisik...! Bisa kah kau, setiap datang ke sini tidak menangis aku sedang mencoba tidur kau tahu tidak...? ".
__ADS_1
Tiba-tiba ada seseorang yang bicara tapi aku tidak tahu siapa dan di mana orang itu apa jangan-jangan itu....
" HANTU "