luka di balik hubungan

luka di balik hubungan
part 1


__ADS_3

selamat membaca


Kehidupan misteri Keyla agea medina KEYLA AGEA seorang remaja yang cantik tapi seorang yang tertutup pada semua orang dia bersahabat dengan NAURA AQHILA gadis yang sebaya dg diri nya itu.


Walaupun mereka berdua baru berteman selama hampir 2 tahun.tetapi mereka berdua sudah layak nya saudara karena mereka selalu saling melindungi dan menjaga satu sama lain. Lalu bagaimana jika suatu hari salah satu di antara mereka berhianat?.


"Cih tidak tahu diri, saya membeli barang anda karena saya dengar kalian sangat profesional. Ternyata itu semua hanya bualan semata. anda pikir hanya anda yang menjual barang seperti ini?hah."Kata Rangga yang emosi


"Tenang lah boss"kata Alex asisten dari Rangga.


"Jika buka karena informasi dari mu aku tidak Sudi membeli barang ini dari mereka.aku lebih baik menjual harga diriku untuk membeli barang seperti ini pada orang lain dari pada membeli nya dari orang angkuh seperti mereka.!"kata Rangga yang emosi


"Bhahahahhahahhhh"tawa queen yang menakut di telinga wanita yang dipanggil boss oleh anggota yang lain.


"Habislah kalian berdua"batin wanita yang dipanggil boss.


Alex yang bingung mendengarkan tawa queen yang tiba-tiba mengernyitkan dahi nya


"Cih, dasar jal*ng.kau fikir hanya kalian yang menjual barang seperti ini hahh?.aku bisa membelinya berkali-kali lipat di luar sana."kata Rangga yang sangat emosi mendengar tawa dari Queen


"Baiklah silahkan saja tuan Rangga yang terhormat jika kau bisa mendapatkan barang seperti ini dari orang lain."kata queen yang menekankan setiap kata nya


"Cih kau tau siapa aku??aku adalah REAN RANGGA WIJAYA.kau tau WIJAYA GRUP adalah perusahaan terbesar ke 3 di negara ini.apapun yang aku inginkan semua akan ku dapatkan dan tidak ada yang berani menolak." Kata Rangga yang emosi nya sudah di ubun-ubun.


"Kalau aku tidak salah dengar


Kau hanya no 3 di negara ini tuan.


Bukan no 3 di dunia. Betul bukan tuan REAN RANGGA WIJAYA?.perlu ku ingat kan saat ini kau sedang berurusan dengan dunia bawah.ku saran kan kau cari lah tahu kau sedang berhadapan dengan siapa sacara detail sebelum kau salah Langkah."kata queen yang menekankan kata demi kata dengan aura yang dingin dan membunuh


"Siapa dia sebenarnya? Dia bukan hanya mafia biasa. Aura mereka berdua berbeda meski sama sama dingin dan membunuh tapi dia lebih membunuh dari pada semua mafia yang pernah aku temui dan lawan."guman Alex yang dapat di dengar oleh dua wanita itu.


"Apa maksud mu"kata Alex memotong Rangga yang akan bicara.


"Apakah kalian berdua tidak memperhatikan sekeliling kalian sebelum masuk"kata boss yang dari tadi diam.


"Dasar ceroboh" kata queen dengan nada mengejek.


Rangga dan Alex pun mengedarkan pandangan mereka ke sekeliling


Dan melihat tulisan 'ELANG DARAH'.


"Antar kan mereka keluar dari tempat ini setelah mereka melihat sekeliling mereka"ucap queen datar sambil melangkah pergi keluar dari tempat itu.


" Hhmm" dehem boss yang masih bisa di dengar oleh Queen.


"Elang darah"guman Rangga dan Alex bersama.dengan ekspresi terkejut.


"Jika sudah selesai silakan keluar"kata boss kepada dua orang laki-laki itu.


"Cih, ayo pulang Alex, kita tidak akan membeli barang dari mereka apapun keadaannya."kata Rangga yang berusaha menyembunyikan keterkejutannya.


"Baik tuan" kata Alex yang langsung mengubah ekspresi.


*****

__ADS_1


Malam sudah berlalu berganti dengan mata hari yang cerah menandakan saatnya penduduk bumi akan memulai rutinitas mereka masing-masing.


Tapi tidak di masion itu masih terlihat sepi yang terlihat hanya beberapa penjaga yang bertugas menjaga keamanan masion itu.


Di tempat lain.


"Sialll!!"umpat Rangga


"Kenapa bisa tidak ada yang mau menjual barang-barang seperti itu kepada kita.!"Rangga yang frustasi


"Aku juga tidak mengerti Kenapa tidak satupun yang Mau menjualnya pada kita.padahal aku sudah menawarkan harga yang sangat tinggi dan fantastis."kata Alex yang sama frustasi nya


"Apa alasan mereka Alex"ucap Rangga yang emosi


"Mereka bilang kita sudah menyinggung atasan mereka.!"ucap Alex yang terlihat ragu


"Atasan?? Siapa??Atasan mereka saja aku tidak tahu siapa!"ucap Rangga yang sangat frustasi dan berfikir siapa atasan mereka. bahkan semua kelompok mafia yang menjual barang seperti itu memiliki alasan yang sama.


"Sebenarnya kau pernah bermasalah dengan mafia mana yang bisa mempengaruhi semua kelompok mafia di berbagai negara?."tanya Alex yang penuh selidik


"Ahhh!! Kau bahkan tahu Aku tidak pernah membuat masalah dengan semua mafia yang ada di dunia ini.bahkan hampir dari semua ketua kelompok mafia di dunia berhubungan baik dengan kita.!"kata Rangga yang emosi atas pertanyaan alex


"Cepatlah cari tahu tentang masalah ini sekarang juga sebelum semua usah hancur dan perusahaan bankrut!!satu lagi cari tahu apa hubungan mereka dengan ELANG DARAH"kata Rangga yang emosi menarik kerah baju Alex


"Aku sudah mengerah kan semua anggota black red untuk mencari tahu tentang masalah ini"kata Alex yang sedikit terbatuk merasakan nafasnya yang sesak akibat perbuatan Rangga yang menarik kerah baju ke atas.


Rangga menatap Alex dengan tatapan yang penuh emosi.


"Lepaskan tanganmu aku bisa mati jika terus seperti ini."kata Alex yang merasakan nafasnya semakin sesak


Trint,..trint..Trint


Di tengah rasa frustasi nya dan emosi nya yang meledak-ledak.hendpone nya pun bergetar.


Dia melihat nama yang tertera di situ.


"Hallo."kata Rangga yang berusaha meredakan emosinya


"......"


"Apa?? mama masuk rumah sakit??"


"....."


"Ok pa aku akan kesana sekarang"


"Alex Kita kerumah sakit sekarang"ucap Rangga yang terlihat panik kepada Alex.


Meraka pun langsung berangkat ke rumah sakit.


*****


Dirumah skit


"Aduh key.lo kok bisa sih sampai di sini.dan ini nih ada luka tusuk Sama luka tembak lagi.kemana lo semalam nggak pulang?."ucap Aqhila yang gemess pada sahabatnya.sambil mendorong kursi roda milik Keyla.

__ADS_1


"Aduhh lo rempong deh.gue tu cari angin tadi malam.trus tadi pagi bangun udah di rumah sakit aja."balas keyla.ya mereka suka bercanda layak nya adik dan kakak saat waktu santai tapi tidak saat bekerja.


"oh iya.Mulai besok kita akan main main di SMA 1 KEYNA BANGSA .karena kita sudah satu tahun tidak merasakan banku sekolah."kata Aqhila yang sumbringah saat membayang kan akan msuk sekolah lagi.


"Qhilaaaa"seseorang memanggil Aqhila


Aqila dan Keyla langsung celingak-celinguk mencari sumber


"F-Felix.."gumam Aqhila yang melihat orang yang sudah 2tahun lebih dia tidak bertemu.


Keyla mengamati orang yang mendekati mereka.Felix langsung memeluk Aqhila yang mematung.


"Aku sangat merindu kan mu.


Semua orang pasti senang melihat mu lagi.Kemana saja kamu selama ini.ayo kita pulang."kata Felix yang masih memeluk Aqhila.


Keyla hanya diam memperhatikan interaksi 2 orang di hadapannya.


"Maaf."kata Aqila yang mendorong Felix agar melepaskan pelukannya.


Felix melepaskan pelukannya dan menatap mata Aqhila dengan perasaan binggung dengan sikap Aqhila yang berubah drastis menjadi dingin dan seperti tidak tersentuh oleh siapa pun.


"Pulang kemana maksud anda?dan siapa yang akan merindukan orang tidak berguna seperti saya?"tanya Aqila pada Felix dengan wajah datarnya.


Plakkk


Felix pun terdiam dan menundukkan pandangan nya yang dari tadi menatap mata Aqhila .Felix merasa tertampar dengan perkataan yang di ucapkan oleh Aqhila.


"Aqilah"lirik Felix


"Felix sedang apa kau di sini??siapa mereka berdua??"tanya Alex yang sedang bersama dengan Rangga menghampiri mereka.


"Eh,,. Rangga, Alex. Aku sedang ada urusan di sini."ucap Felix yang gugup.


"Sedang apa kalian di sini??".tanya Felix yang berusaha menghilangkan rasa gugup nya.


"Mama masuk rumah sakit,makan nya aku kesini."ucap Rangga yang dari tadi terus menatap Keyla,Aqhila dan Felix bergantian dari tadi.


"Kenapa Lo gugup gini Felix?.dan Lo nggak jawab pertanyaan gue yang tadi."ucap Alex yang memperhatikan ekspresi Felix.


"Maaf kami harus pergi karena sahabat saya harus banyak istirahat"ucap Aqhila lalu pergi mendorong kursi roda milik Keyla.


Felix terus menatap kepergian Keyla dan Aqhila dengan tatapan sedih.


"Hei bro.lo kenapa sih? Gue tanya nggak di jawab.nggak kaya biasanya Lo.


Siapa sih mereka?.Lo yang nggak pernah perduli dengan semua perempuan yang deketin Lo dan sekarang terlihat sedih saat mereka pergi."kata Alex yang bingung melihat sahabatnya yang satu ini.


"Ini lagi tiba tiba diam.kenapa sih kalian berdua?" Sambung alex.yang melihat Rangga yang hanya diam dari tadi.


Rangga dan Felix saling bertatapan mendengarkan ucapan dari Alex yang berubah cerewet saat di luar jam kerja nya.


"Nanti kita kumpul di Markas ada yang ingin gue omongin sama Lo berdua".ucap Rangga Tiba-tiba.dan berlalu pergi ke ruang rawat mama nya.


Cklek...

__ADS_1


__ADS_2