
Calysta sudah pulang dari kantor Nessa,
Calysta " Malam sayang... Keadaan luh gimana??"
Nessa " Seperti yang kamu liat, bagaimana kantor??"
Calysta " Luh kenapa kaya gelisah gitu ??"
Nessa " Nggak, biasa ajahh "
Calysta " luh pasti cari Rian ??"
Nessa " Nggak " ( Dalam pikiran Nessa hanya memikirikan Rian dimana sekarang???)
( Tok tok tok ) Calysta " Masuk "
Bibi Lia " Permisi Non, ini makan malam Non !!"
Nessa " Taruh ajahh di situ ajahh Bi "
" Tapi Nona harus makan"
Nessa " Aahhhh nggak nafsu makan "
Bibi Lia " Ini bubur Tuan Rian yang tadi pagi di buatin buat Nona, Bibi hanya memanaskan saja Nona makan yaa "
Calysta " Hahhahah... Rian masak Bi "
Bibi Lia " Iyaa Non Calysta Tuan Rian bikin banyak, dan berpesan berikan ke Nona Nessa "
( Nessa hanya mendenger dan langsung memakan bubur buatan Rian )
Calysta " Ssa.. " ( Nessa hanya diam )
" Nessaaaaa.... Luh budek yaa "
Nessa " Iyaaa Napa sihh nggak suka terik - terik juga kali "
Calysta " Kaya Rian suka sama Luh "
Nessa " itu hanya menurut luh ajahh "
__ADS_1
Nessa Menghabisakan bubur, Bibi Lia keluar kamar membawa nampan. ( Tok tok tok )
Edward masuk ke kamar Nessa " Bagaimana keadaan luh ???"
Nessa " Sudah mendingan "
Edward " Rian kemana "
Nessa " Nggak tau dari tadi siang sampai sekarang nggak muncul " ( Jawab Nessa ketus )
Calysta hanya tersenyum.
Di sisi lain Rian sibuk dengan komputer dan beberapa berkas tentang Red Dragon, hubungan tato dipunggung Nessa berkaitan dengan Red Dragon dan Geng Black Horse begitu banyak timbul pertanyaan dalam hati Rian...
Rian " Gue harus cari tau semuanya biar jelas "
Pagi Hari Rian sudah siap menuju rumah Nesaa, ia melaju mobil dengan kecepatan sedang ia mampir ke toko buah membeli beberapa buah untuk Nessa. Sesampainya di rumah Nessa sebelum masuk ke dalam perkarangan rumah Nessa, di Pos satpam Nessa mobil Rian di hentikan " Maaf Tuan ingin ketemu dengan siapa??"
Rian " Mau ketemu dengan Nona Nessa "
" Maaf Tuan, Nona Nessa lagi ingin istirahat, silahkan Tuan pulang saja "
Rian " Gue tau Nona Nessa sakit, izinkan gue masuk "
Edward melihat Rian dari cctv bicara lewat sambungan cctv, Edward " Izinkan dia masuk!!" ( Rian tersenyum kearah cctv ). Mobil Rian masuk ke halaman rumah Nessa, Rian heran begitu banyak orang memakai baju hitam dan muka mereka ditutup masker warna hitan dan dilengakapi senjata tembakan.
Rian " Kenapa banyak orang berjaga disini nggak biasanya "
Edward " Ini semua demi keselamatan Nessa "
( Mereka sambil berjalan ke dalam rumah Nessa )
Rian " Emang kenapa dengan keselamatan Nesaa"
Edward " Banyak orang ingin Nessa mati "
Rian " Kenapa, Gue kurang paham maksud luh??"
Edward " Di dalam bisnis banyak pihak yang Nessa kalahkan dan mereka ingin Nessa mati agar usaha mereka tetap berjalan sesuai kemauan mereka "
Rian " Oohh, gue ke kamar Nessa dulu "
Edward " Nessa tadi malam nyarin luh, luhnya nggak datang " ( Rian tersenyum )
( Tok tok tok ) Nessa " Masukk "
__ADS_1
Rian " Pagi Cantikk, ini ada buah gue bawah semoga luh suka dan cepat sembuh "
Nessa hanya melirik ke arah Rian langsung kembali menantap laptop miliknya.
( Tok tok tok ) Nessa " Yaa masuk "
Bibi Lia masuk membawa nampan berisi semangok sup seafood dan air putih.
Bibi Lia " Non ini sarapan paginya dimakan Non "
Nessa " Iyaa "
Bibi Lia " Saya permisi sebentar Non "
Bibi Lia keluar dari kamar Nessa
Rian berjalan mengambil nampan
Rian " Luh harus makan pagi dulu Ssa "
Nessa " Entar ajahh "
Rian " Luh harus makan dan minum obat "
Rian duduk di samping tempat tidur Nessa
Nessa " Makanaannya nggak enak "
Rian " Masa sihh... "
( Rian langsung mencium pipi Nessa sekilas )
Nessa " Aahahhahahah.... Riannnn luhh yaaa "
Rian " Gimana mau kan sup ini atau gue cium luh lagi "
Nessa " Yaaa gue makan " ( Dengan nada ketus)
Rian " Mau gue suapin nggak "
Nessa " Nggak usah, saya bisa sendiri"
Rian tersenyum melihat dengan muka kesalnya
Di selah selah makan Nessa
__ADS_1
Nessa " Ingatt sekali lagi luh cium gue, bibir luh gua jahit ingatt awass... " ( Dengan nada mengancam ).
Hayy... Guys jangan lupa like dan commen love you Guyss 💕💞💞💞