
Sore hari jam 5 sore Nessa diikutin Rian dan Bento masuk ke dalam kamar Lili
Lili " Kakak... "
Lili berlari ke arah Nessa, Nessa langsung tunduk memeluk Lili
Nessa " Ini malam kamu di sini dulu yaa, Kakak mau pulang dulu "
Lili " Lili mau ikut Kakak !! "
Nessa " Nggak bisa Lili di sini ajah dulunya kan ada Om Bento yang temani Lili main "
Lili " Hhmmm nggak mau kakak "
Rian " Lili cantik Lili di sini dulu yaa besok Kakak Nessa pasti dalam bawah Lili ketemu dengan Mami dan Ayah "
Lili " Om janji " ( Lili mengulurkan jari kelingingnya ke arah Rian )
Rian " Om janji sayang, udah kamu main yaa "
Rian mengambil Lili dari gendongan Nessa membawahnya ke tempat tidur
Nessa " Daahhhh Lili "
Nessa dan Rian berjalan keluar dari pintu gerbang terlihat mobil Edward, saat mobil Edward berhenti di depan Nessa dan Rian. Edward membuka kaca mobil.
Edward " Ada telfon Mr. Matteo buat Black Angel "
Edward memberikan handphone ke Angel
Edward " Langsung sambungkan saja !! "
Angel " Halo... Ada perlu apa ??? "
Mr. Matteo " Tolong lepaskan putri saya, putri saya tidak tau apa - apa "
Angel " Hahahaha dengan gampangnya Anda bicara setelah apa yang Anda lakukan terhadap saya "
Mr. Matteo " Dengan yang harus lakukan, bunuh saya tapi jangan anak saya !!!! "
Angel " Anda mau lakukan apa saja yang saya minta ??? "
Mr. Matteo " Iyaa Black Angel "
Angel " Saham - saham Anda yang di beli oleh Perusahan lain batalkan semua dan berikan semua saham Anda ke Perusahaan OZ Velazquez"
Mr. Matteo " Baiklah asalkan putri saya baik - baik saja "
Angel " Baiklahh, Besok jam 3 sore di Hotel Del Hull Anda dan istri Anda saja di room privasi lantai 7 ingat itu sendiri !!! "
Angel langsung mematikan handphone
Nessa " Siapkan semuanya besok !!! "
Edward " Baiklahh "
Nessa masuk ke dalam mobil, Rian mengendarahi mobil melaju dengan sedang. Nessa mengotak \- atik handphone miliknya
__ADS_1
Nessa " Halo... Elsa "
Elsa " Iyaa Bu "
Nessa " Tolong siapkan berkas pengalihan saham Mr. Matteo !!! "
Elsa " Saya sudah siapkan Bu, ada 3 saham yang Ibu beli dari Mr. Matteo "
Nessa " Siapkan lagi beberapa berkas besok sebelum jam makan siang kamu serahkan ke saya !!! "
Elsa " Baik Bu "
Nessa mematikan handphonenya, tadi tadi Rian terus memperhatikan Nessa. Nessa menyadari hal itu
Nessa " Luhhh kenapa dari tadi liatinnn gue gitu "
Rian " Nggak biasa ajahh "
Hanya hening yang ada di dalam mobil
Nessa " Luhh mau ke mana kita salah jalan ini ?? "
Rian " Gue mau bawah luhh jalan pasti luhh suka "
Nessa " Gue capekk mau istirahat "
Rian " Justru luhh lagi capekk gue bawah luhh "
Nessa " Nggak gue mau pulang... "
Rian " Nggak kita ke sana sebentar ajahh "
Nessa " Nggak... kalau gue bilang nggak yaa nggak "
Rian " Yang bawah mobil siapa ?? "
Rian " Yaa udah diam ajahhh "
Nessa " Guee nggak mauu... Di depan putar balik Rian... Guee nggak sukaa "
Rian langsung rem mendadak
Nessa " Luhh apa - apaan sihh Rian "
Rian " Guee heran sam luhh kenapa sihh luhh hanya baik dengan beberapa orang tertentu, luhh nggak bisa baik sama gue "
Nessa " Guee capekkk "
Rian menarik nafas dengan kasar dan langsung menjalankan mobil kembali
Nessa " Yaa udah luhh mau ke mana terserah "
Rian " Nggak usahhh "
Di jalan Rian langsung memutar balik dan berjalan menuju Vila Nessa, Nessa turun dari mobil. Rian memarkirkan mobil dan langsung masuk ke dalam Vila
Handphone miliknya Rian berbunyi, Rian langsung menuju kolam renang
Rian " Iyaa " ( Suara dari seberang sana )
__ADS_1
Alfin " Luhh ke mana ajahh, komandan marah nggak ada perkembang dari Red Dragon "
Rian " Luhh di mana ?? "
Alfin " Yaaa di mana lagi kalau bukan di aperteman luhh "
Rian " Luhh di situ ajahh gue ke sana !!! "
Rian langsung mematikan handphone dan bergeges keluar dari vila Nessa. Saat di depan Rian berpapasan dengan Mr. Khan
Mr. Khan " Tuan mau ke mana ?? "
Rian " Ada janjian dengan teman, jika Nessa cari bilang saya ada janjian "
Mr. Khan " Baik Tuan "
Rian langsung masuk ke dalam mobil dan menyalahkan mobilnya menuju apartemennya
Di apartemen milik Rian
Alfin " Luhh dari mana ?? "
Rian " Gue lagi sibuk "
Alfin " Luhh sibuk apaan sedikit pun luhh nggak ada hasil dari pengintainya yang luhh lakukan "
Rian " Ada yang gue mau tau dari luhh ??"
Alfin " Apa ?? "
Rian " Sampai di mana pengitain anak - anak yang lain ?? "
Alfin " Masih nggak ada harap emang susah dapat Ketua Red Dragon bagaikan dari jarum di tumpukan jerami "
Rian " Oohhh "
Alfin " Luhh kok ohh doangg, kalau kita bisa tangkap ketuanya kita naik pangkat coyy "
Rian " Yaa... yaa tapikan sekarang kita tidak sama sekali punya bukti untuk mendukung penangkapan"
Alfin " Itu sana ( Menujuk ke arah meja dan papan tulis ) Di sana ada beberapa orang yang kita targetkan untuk melakukan pengitain "
Rian berjalan ke arah meja dan papa tulis iaa melihat semua, iaa kaget melihat foto Nessa, Calysta dan Edward dan beberapa foto orang lain
Rian " Kenapa ini menjadi terget kita " ( Rian menujuk foto Nessa )
Alfin " Gue juga nggak tau, tapi ada beberapa bukti yang mengarah ke dia "
Rian " Diakan seorang pengusaha besar nggak mungkin dia mau lakukan hal yang tidak penting "
Alfin " Iyaa juga tapi ada beberapa orang bilang dia memiliki kelompok tapi nggak tau apa nama kelompoknya "
Rian " Kalau ini " ( Rian menuju foto Edward )
Alfin " Kalau ini dia pernah kedapatan membawa senjata ilegal dan polisi hanya menahan sebentar
Rian hanya mengangguk \- anggukan kepalanya
HAYYYY GUYS JANGAN LUPA DUGUNG AUTHOR DENGAN CARA :
➡️LIKE
➡️TIP
➡️COMMEN
➡️VOTE... LOVE YOUU 😘💕
__ADS_1