Mafia The Queen

Mafia The Queen
Episode 4


__ADS_3

Pagi hari Nessa berangkat ke kantor seperti biasanya, Pak Khan " Pagi Non, ini kunci mobilnya" ,,, " Terima kasih Pak " ,, Nessa melaju dengan kecepatan sedang sesampainya di kantor.


Nessa masuk kantor, menuju lift mengantarkan ke ruang kantornya. Elsa mengetuk pintu dan masuk ( Sekretaris Nessa ) ,, " Permisi Bu, 15 menit lagi meeting dengan PT. Diamond Miryan!!!" ,,, " siapkan berkas " ,, " Baik Bu, saya permisi dulu bu"


 


Nessa " *Elsa* "


 Elsa " Baik Bu, mari "


Nessa berjalan ke ruang meeting di ikutin oleh sekretarisnya, rapat pun di mulai.


Jam sudah menunjukan pukul setengah 12 siang rapat sudah selesai.


Nessa berjalan ke ruang kantornya di ikutin Elsa, Nessa masuk ke ruang kantornya ambil tas dan kunci mobilnya, berjalan ke ruang kantornya


Nessa " Elsa ingat siapkan berkas berkas untuk ke China, sekarang kamu bisa pulang siapkan diri mu nanti jam 4 kita ketemu di bandarah!!!"


Elsa " Baik Bu "


Nessa " Iyaa "


sekitar 30 menit sampainya Nessa di rumah, di sambut oleh pelayaan rumah.


Pak Khan " Selamat Siang Non !!"


Nessa " iyaa Pak Khan "


Di dalam kamar Nessa membaringkan diri dan memejamkan matanya, sejam kemudian Nessa bangun dari tidurnya dan bergantian pakaian.


Nessa " Bi... Liaaa "


Bibi Lia " Iya Non, kenapa Non ??"


Nessa " Bibi tolong ambilkan koper !!"


Bibi Lia " Baik Non " ,, Bibi berlalu meninggalkan kamar Nessa.


Bibi Lia " Ini Non kopernya "

__ADS_1


Nessa " Makasih Bi "


Nessa memilih milih baju


Bibi Lia" Non mari saya bantu "


Nessa " Nggak usahh Bi "


Bibi Lia membantu Nessa memasukkan baju ke dalam koper.


Bibi Lia " Maaf Non, Bibi boleh bertanya Non "


Nessa " Bertanya ajahh Bi, Emangnya apa yang Bibi mau tanya "


Bibi Lia " Maaf Non, Non mau kemana ??"


Nessa " Mau ke China Bi, Kenapa Bi ??"


Bibi Lia " Tumben Non bawah barang segini banyak biasanya kan cuma 3 lembar pakaian Non?"


Nessa " Ada urusan kantor Bi, dan mungkin agak lama Bi "


Nessa " Aduhhh aku lupa Bibi ( Nepuk jidat sendiri), bentar yaa bi ( bergegas ambil Handphone miliknya ) "


Nessa mengambuk handphone dan mencari nama yang mau dihubunginya.


Nessa " Selamat Siang Ayahh?? "


Suara paruh baya terdengar dari sebelah sana


" Tumbeh kamu menelfon biasanya nggak??"


Nessa " Hanya mau beri tau ayahh Nessa sebentar Sore berangkat ke China ada urusan kerjaan "


" Terus hanya itu kamu mau kasih tau ayahh, biasanya juga kamu pergi sendiri tanpa harus pamit ke ayahh "


Nessa sudah emosi dengan kata kata ayahnya sendiri ,,, Nessa " Nessa tidak pamit ke ayah masalah Nessa pamit masalahhh... Apaan sihh maunya ayahhh ini itu salahhh, semua salah... yang hanya benar di mata ayahh itu hanya perempuan tua bangka yang menjijikan itu hahahhaha, Nessa Luh sebenarnya nggak perlu pamit sama ayahh luh... kamu kan sudah nggak di anggap sama dia sendiri hahahhaa "


" jaga omongan Nessa "

__ADS_1


Nessa " Hahahha sudahlahhh Nessa malas berdebat sama ayahhh entar ayahhh jantungan lagi hahahahha "


Nessa mematikan handphonenya


Bibi Lia " Non, barang barang Non sudah selesai semua "


Nessa " Makasih Bi langsung bawah ke bawah ajahh Bi, saya mau siap siap dulu makasi bi !!"


Bibi Lia " Saya permisi dulu yaa Non "


Nessa " Oiyaaa Bibi kalau ada Calysta masuk ajahh yaaa !!!"


Bibi Lia " Baik Non "


Nessa bersiap siap...


Nessa keluar kamar langsung melangkan ke ruang tamu, " Yukkk kita berangkat sekarang, Oiyaa Pak Khan tolong jaga rumah yaa selama saya keluar!!"


Nessa, Calysta masuk ke mobil di supirin oleh supir Nessa mengantarkan mereka ke bandara.


Sesampainya di bandarah mereka semua langsung menuju pesawat pribadi Nessa, pesawat pun take off.


Di Dalam Pesawat


Nessa " Elsa kamu bawah semua ber**kas berkas yang kita butuhkan ??"


Elsa " Iya Bu "


Nessa, Calysta, Edward, Elsa asikkk minum minuman keras di dalam pesawat.


Calysta dan Edward bermadu kasih, terus saling ******* memberikan kenikmatan masing masing, Nessa melemparkan bantal ke arah mereka " Luhh berdua pergi ke belakang jangan disini"


Edward " yaaelahhhkan di sini juga bisa "


Nessa " Coba ajahhh gue buang Luh berdua dari sini"


Calysta " Nessa nggak usah ladeni si Edward, Ward yukkk ( Sambil menarikk kerah baju Edward )"


Nessa memejamkan matanya tapi tidak bisa, dia hanya memikirkan ayahnya sendiri, ia selalu bertanya dalam hati kenapa ayahnya tidak pernah peduli dengan dia, walaupun dalam hati kecilnya memang sangat membenci ayahh, karena ayahnya selingkuh dengan sahabat Maminya sendiri. Mami tidak memberikan izin ke ayah, ayah tetap mau menikahi sahabat mami sehingga sebelum ayah Nessa nikah dengan Tante Elena, Mami Nessa bunuh diri.

__ADS_1


__ADS_2