Mafia The Queen

Mafia The Queen
Episode 21 Malam Romantis


__ADS_3

Rian membawa mobil di tengah kota, mobil mereka terjebak macet di tengah - tengah kota


" Nanti kita singgah makan malam dulu yaa "


Nessa " Iyaa "


Rian menghentikan mobil di salah satu warung dipinggir jalan.


" Ngapain kita singah disini ??"


Rian " Kita makan disini "


" Makan... Di sini luh pikir gue "


Sebelum Nessa selesai bicara Rian meletakkan jari telunjuknya didepan bibir Nessa " Kamu pasti suka makan di sini "


Rian keluar dari mobil dan membukakan pintu buat Nessa.


Rian menarik tangan Nessa dan menggenggam tangan Nessa. Nessa hanya mengikuti langkah Rian sampai di dalam warung makan tersebut.


" Kamu mau makan apa ??"


Nessa " Luh gila... Apa gue nggak pernah makan di sini !!"


" Gue tau tapi kamu coba dulu nggak kalah dengan restoran yang biasa luh tempat makan Nessa sayang ?"


Nessa " Sayang sayang... gigi luh kiper nggak aahhh "


" Please 1 kali ini ajahh kalau kamu nggak suka kita pindah tempat makan yaa ?"


Nessa " Okeyyy... Kali ini gue ijinin luh "


Rian memesan makanan buat mereka berdua, muka Nessa cemburut


" Muka kamu lucu kalau lagi cemburut hahha..."


Nessa " Iiii ngeselinnn bangetttt sih... " ( Memukul bahu Rian)


" Aaaahhhh... Sakit tau " ( Mengusap bahu yang sakit )


Nessa " Biarin... Siapa suruh " ( Belum Nessa selesaikan bicaranya Rian mencium pipi Nessa sekilas )


" Kamu cerewat juga... "


Rian menggenggam tangan Nessa terus sampai makanan datang,


" Permisi" ( sambil menyediakan makanan di meja )


Rian " Makasih " ( Pelayanan makanan pun pergi )


Rian " Yuukkk, di makan makanannya "


" Nggak mau... Pasti nggak enak "


Rian " Kamu cobain dulu baru bilang nggak enak, mau nggak aku suapi kamu ??"

__ADS_1


" Nggak mau... " ( Rian mengarahkan sendok ke arah mulut Nessa )


Rian " Aaaaa... Buka mulutnya !!"


( Nessa sedikit demi sedikit dia membuka mulutnya, makanan masuk ke dalam mulut Nessa. Nessa mengunyah makanan di mulutnya ( Dalam hati Nessa " Enak juga makanannya hanya di pinggir jalan " )


Rian " Gimana enak ??"


" Biasa ajahh "


Rian " Masa sih... Yaa udah kalau nggak enak biarin gue ajah yang makan ??" ( Rian mengoda Nessa )


" Aahhhh... Jangan gue lapar juga " ( Nessa memonyongkan mulutnya kedepan )


Rian melihat muka Nessa sangat lucu seperti anak kecil nggak di kasih permen.


Rian " Hahahhahah.... Iyaa ini kamu makan muka kamu lucu bangettt sihh... " ( Rian mencubit pipi Nessa ) Rian " Iiii gemasss... Dehhh "


Nessa " Aahhh.. Sakit, aku mau makan Rian... "


Rian " Hahahhah... Iya sayang "


Nessa " Sayang lagi... saya bukan pacar kamu "


Rian " Yaa kamu makan lagi nanti sudah dari sini kita ke tempat sesuatu yaa "


Nessa " Terserah luh ajahh "


Selesai Rian dan Nessa makan, Rian menggandeng tangan Nessa sampai di mobil.


Rian menyalahkan mesin mobilnya setelah 1 jam perjalanan, sebelum memasuki tempat yang di tuju Rian menyuruh Nessa menutup matanya dengan sapu tangan. Rian memberikan sapu tangan ke Nessa, " Ini buat apa ??"


" Ngapain sih pakai ini segala "


Rian " Please yaaa !"


" Okeyyy... Gue pakai awass yaa !"


Sesampainya tempat yang di tuju, Rian keluar dari mobil, membukakan pintu mobil Nessa. Rian memegang tangan Nessa Rian berjalan mundur ke depan.


Rian membantu Nessa berjalan, " Masih jauh nggak ???"


Rian " Dikit lagi sabar yaa "


" Kita udah sampai, tunggu saya buka !"


Rian membuka ikatan penutup mata Nessa.


Nessa membuka mata, Nessa melihat pemandangan sangat menakjubkan di malam hari lampu - lampu di tengah kota begitu sangat indah. Nesaa benar - benar sangat menyukai pemandangan malam hari dari atas bukit


" Gimana kamu suka ?" Tanya Rian


Nessa " Yaa... "


Rian menggenggam tangan Nessa, langsung berlutut dibawah kaki Nessa. Nessa kaget dengan apa yang dilakukan Rian

__ADS_1


" Luh ngapain sihh Rian ?"


Rian " Aku suka kamu, Cinta Kamu, Kamu mau jadi pacar aku ?? "


" Luhh... apa - apaan sihhh Rian "


Rian " Gue serius ini, sejak pernah kali gue ketemu luh gue suka sama luhh ??"


Nessa " Rian kita jalani ajah dulu seperti sekarang"


Rian menarik nafas dan menbuang dengan kasar. ( Dalam hati Rian " Gue nggak akan berhenti mengejar Luh Nesaa )


" Baiklahh, gue tunggu jawaban kamu Nessa sayang " ( Rian mencubit pipi Nessa )


Nessa " Aahhhh Rian... "


" Aahhh sakitt "


Nessa mengejar Rian " Hahahaa kejar " ( Rian menjulurkan lidah ke Nessa )


Nessa " Riann.... awass yaaaa "


Nessa terus mengejar Rian, Nessa tidak melihat Rian berdiri di depannya. Nessa menabrak dada Rian,


" Tuhh kan nabrak dada gue lagii "


Nessa " *Aaahhh.... luhh yaaaa "


Nesaa memukul dada rian, Rian tidak bisa menjaga keseimbangan tubuhnya, Rian terjatuh Nessa pun ikut terjatuh di atas dada Rian*.


Mereka saling menatap.


Rian mencium bibir Nessa tidak ada penolakan dari Nessa, Rian ******* bibir Nessa lidah Rian menelusuri mulut Nessa.


Rian melepaskan lumatannya mengangkat sedikit tubuh Nessa dan membaringkan di atas rumbut, Nessa tersenyum Rian membalas senyum Nessa.


Rian kembali ******* bibir Nessa sesekali mengigit bibir Nessa, nafas mereka memburuh


Rian menjelajahi leher Nessa, Rian menjilat dan membuat ****** di leher Nessa tangan Rian tidak diam. Tangan Rian meraba dan meremas payudara Nessa, Nessa hanya diam mengigit bibirnya sendiri. Rian melihat Nessa mengigit bibirnya Rian langsung kembali ******* bibir Nessa, nafas mereka saling memburuk, barang Rian sudah mulai berdiri di balik celana.


Rian menyudahi ******* bibir Nessa, " Bibir kamu manis banget "


Nessa " Luhh yaaa "


Rian duduk mentekukkan lututnya Nessa menyandarkan tubuhnya ke bahu Rian. Rian membuka pakaian jasnya memberikan ke Nessa


" Ini biar kamu nggak dingin"


Nessa " Makasih "


Mereka berdua menikmati pemandangan dibawah bintang - bintang.


" Yuuk pulang udah jam 12 "


Nessa " Yuuk "

__ADS_1


Rian dengan setia menggandeng tangan Nessa, Rian menyalahkan mesin mobil dan pergi.


Hay... Readerr JANGAN LUPA LIKE, VOTE, DAN COMEN yaaa, Autorr sangat membutuhkan Like, Vote dan Comen kaliann para Reader yaaa PLEASEE... 💕💞💞LOVE YOUU GUYS 💞💕💕😘😘


__ADS_2