
Semua anak buah Nessa menghikmati makan malam yang di sediakan bosnya, para pelayan sibuk menyediakan makanan.
Nessa, Calysta, dan Edward bicara satu dengan yang lain.
Rian berdiri di sudut ruangan berdiam diri dengan memengang gelas berisikan minuman soda ( Banyak yang Rian pikirkan Apakah Nessa orang yang selama ini yang ia cari, ia belum percaya Nessa adalah pendiri dan pemimpin Red Dragon, di sisi lain Rian jatuh hati dengan Nessa. Semakin membuat Rian bingung di harus pilih pekerjaannya atau Nessa )
Nessa memperhatian Rian dari jauh, Nessa memberanikan diri mendekati Rian.
Nessa " Luh kenapa??? "
Rian " Nggak apa - apa "
Tiba - tiba suara tembakan terdengar dari luar ( Dor dor dor dor dor dor dor ), Semua anak buah Nessa berlari ke depan melepaskan makanan mereka.
Nessa " Ada apa di luar ??"
Edward " Calysta, Rian bawah Nessa lewat belakang...??" ( Pergi ke depan )
Calysta" Geng Black Horse ada depan "
Rian " Calysta bawah Nessa nanti saya nyusul "
( Rian berlari ke depan membantu Edward menembaki musuh Black Horse )
Edward " Nessa Calysta dimana ??"
Rian " Gue suruh mereka duluan, gue nggak mungkin biarin luh sendiri !!"
( Di halaman rumah Nessa anak buah Red Dragon dana Black Horse saling menembak )
Calysta mendorong kursi roda Nessa dan beberapa anak buah mengikuti Calysta dan Nessa, ke bagian belakang rumah Nessa ruang rahasia Nessa. Mereka menunggu Rian dan Edward datang, Calysta menekan salah satu tombol yang berhubungan dengan jam tangan yang di pakai Edward.
Edward melihat notifikasi di jam tangannya Nessa dan Calysta sudah di ruang rahasia.
__ADS_1
Edward " Bento... uruss mereka dan kosongkan jalur rahasia !!!"
Bento " Baik Bos "
Edward " Rian yukkk, Nessa sudah menunggu!!"
Edward dan Rian berlari ke dalan rumah langsung menuju ruang rahasia Nessa.
Rian " Kamu nggak apa - apa ??"
( Nessa hanya menganggukkan kepalanya )
Edward langsung menekan beberapa tombol
( Tiba tiba dinding kanan kiri ruang rahasia Nessa terdapat mobil mobil mewah dan kecepatan 1000 kuda )
Edward " Kalian semua masuk, kelompok A dan B duluan, setelah itu mobil Nessa dan gue dan C dan D di belakang ingat "
Nessa berusaha berdiri,
Rian " Mari saya bantu!! " ( Rian langsung menggendong tubuh Nessa masuk ke dalam mobil "
Rian berlari menuju tempat mudi Edward teriak
Rian hanya menganjukan jari OK
Pintu dari ruang rahasia terbuka, mobil A,B melaju dan menembaki anak buah Black Horse yang menghalangi jalan keluar mereka, mobil yang dikendarai Rian dan Edward keluar mereka melaju mengikuti mobil A,B yang duluan keluar, mobil mereka di tembaki oleh black Horse...
Mereka keluar dari halaman rumah Nessa
Nessa " Sialllllll... Anjjirrittttttt... " ( Nada suara sangat keras ). Rian hanya diam fokus ke jalan
Nessa menekan tombol di dalam mobil
" Semua kita ke Villa XXXXX "
" Baik "
Tiba tiba Mobil D anak buah Nessa ditembakin dari belakang ( Dor dor dor... )
Edward " Kita berpencar mobil A lurus diikuti mobil Nessa, mobil B belok ke kanan mobil C belok kiri"
__ADS_1
" Baik "
Mobil semua berpencar sesuai instruksi Edward
mobil yang di kendarai Rian melaju dengan cepat dan berusaha menghindari mobil yang masih lalu- lalan di jalan.
( Dor dor dor... ) Mobil Rian ditembak oleh sebuah mobil dari belakang mereka.
Nessa " Sssss...., Berikan gue p*s*o* luh!!"
Rian memberikan senjata ke Nessa, Nessa langsung menembaki mobil yang ada dibelakang mereka ( Dor dor dor dor... ) Nessa tepat menembaki ban mobil musuh mereka.
Nessa " Ambil kiri dan masuk ke dalam tol !!"
Rian mengikuti perintah Nessa, Rian mempercepat lajut mobil mereka, mereka sudah jauh masuk ke jalan toll ( Rian Melirik ke arah kaca spion kanan kiri sudah tidak ada mobil yang mengikuti mereka ) Rian langsung melambatkan laju mobil.
Rian melihat ke arah Nessa, ( Nessa menyandarkan kepala dan memejamkan mata entah apa yang sedang dia pikirkan )
Rian mengusap kepala Nessa
" Luh nggak apa - apakah ??"
Nessa " Iyaa, luh tenang ajah kita sudah aman "
" Luh istirahat aja !!"
Mobil terus jalan, Tiba - tiba ada suara dari speker mobil didepan bersuara
" Ssa Luh nggak apa - apakan " Calysta
Rian " Nessa aman, Luh dan Edward "
" Kami baik - baik, Kita bertemu di vila xxxxx, Nessa tau tempat itu "
Rian " Baiklah "
Nessa tertidur, Rian melihat wajah Nessa begitu tenang dalam tidurnya ( Rian mengusap kepala Nessa dan menggenggam tangan Nessa ) dan terus fokus ke jalan.
__ADS_1
Jangan lupa like dan commen beri saran author yaaa Love You Guyss... 💞💕💕