
Waktu bergulir begitu cepat, keributan yang di ciptakan oleh Ben sudah berhasil membuat petugas kepolisian yang berjaga hilang fokus.
Sehingga dengan mudah Ben menyelinap, ia segera mencari keberadaan Jhon.
Hingga beberapa saat ia sudah ketemu di mana tempat Jhon di tahan. Ben langsung membuka gembok tahanan dengan alat yang ia bawa, sehingga dengan mudah terbuka.
"Ayo cepat kita pergi, sekarang sudah tidak ada waktu lagi!" ajak Ben terhadap Jhon dan juga Mark.
"Ternyata kamu sampai juga di tempat ini, kawan' kata Jhon sambil menepuk baju Ben.
" Sudah jangan banyak bicara, cepat kita pergi sebelum penjaga tahanan sadar akan hal ini" Ben mengajak Jhon dan Mark untuk segera pergi dari tempat ini.
Hingga pada akhirnya mereka bertiga dengan mudahnya melarikan diri dari polisi dan melalui jalur yang sudah di rencana kan oleh Alice dan Ben.
Hingga beberapa saat, mereka sudah berlari dan memanjat tembok yang tinggi dan pada akhirnya sampai lah di luar di mana Alice sudah menunggu. Dengan gerakan cepat mereka langsung masuk ke dalam kendaraan yang sudah menunggu mereka, setelah mereka semua masuk. Alice langsung menginjak gas dengan kuat, sehingga kendaraan melesat begitu cepat. Memang Alice tidak di ragukan lagi soal mengendarai, perempuan ini juga sering ikut balapan dan banyak penghargaan yang di terima dari keahlian nya mengendarai mobil.
"Woww, hebat sekali kamu Alice... tidak sia-sia aku mengajarimu tentang strategi memecahkan masalah, sekarang kamu sudah membuktikan nya" kata Jhon sambil tertawa kegirangan.
Seketika Alice menghentikan kendaraan nya dengan mendadak.
"Kamu itu sudah membuat repot saya, andaikan waktu itu mendengarkan apa yang saya katakan pasti tidak akan seperti ini, sekarang saya dan Ben juga pasti di kejar polisi karena telah membebaskan kalian berdua" Alice berkata dengan nada bicara penuh penekanan.
__ADS_1
"Iya, aku yang salah minta maaf yah, janji nggak di ulangi lagi" kata Jhon sambil memegang telinga nya.
"Nggak ada gunanya juga minta Maaf, ini semua sudah terjadi... " jawab Alice sambil menginjak gas kembali, sehingga kecepatan kendaraan dua kali lipat dari sebelumnya.
Waktu bergulir begitu cepat, kendaraan yang mereka tumpangi sudah sampai di sebuah tempat rahasia, Alice sengaja membawa Jhon ke tempat ini agar tidak ada yang mengetahui mereka sekarang. Jika pulang ke rumah sudah pasti polisi akan menangkap mereka kembali dan hal itu akan membuat bisnis mereka jadi gulung tikar.
Meskipun Jhon dan Alice ingin mengakhiri bisnis ini akan tetapi tujuan mereka belum tercapai, sebab Jhon ingin tahu bos Mafia yang sesungguhnya ajar ia bisa memberantas itu semua. Sebab untuk menghancurkan musuh terkadang kita perlu menjadi partner dulu agar bisa mengetahui kelemahan mereka dan dengan mudah menghancurkan semuanya.
"Turun kalian semua! " perintah Alice.
"Kenapa ke tempat ini, ini kan tempat rahasia kita tidak boleh ada yang tahu sedangkan dia" kata Jhon sambil melirik Mark, ia sadar bahwa orang yang ada di samping nya sangat licik. Meskipun mereka sudah sepakat akan menjalani kerjasama yang saling menguntungkan, sebab selama ini mereka hanya sebagai penjual dan pembeli. Kali ini mereka akan mengelola bisnis bersama jadi Mark penyedia modal untuk perusahaan Jhon.
"Jangan melihat ku seperti itu, bukan kah sekarang kita sudah menjadi mitra bisnis jadi tidak ada salahnya aku mengetahui tempat rahasia kalian" kata Mark sambil menyeringai.
"Nggak masalah aku di tangkap lagi, asal perempuan itu yang menangkap ku. Polisi cantik yang bertemu pada malam itu" jawab Jhon sambil membayangkan wajah Briyana, yang terlihat sangat cantik di mata Jhon.
"Kamu masih waras atau tidak! kita masih banyak pekerjaan yang harus di selesaikan bukan hanya satu, atau kamu apa lah... jadi orang jangan bodoh" kata Alice kesal.
"Nggak apa-apa aku bodoh, yang penting ada kalian karyawan ku yang pintar" kata Jhon sambil tersenyum menatap wajah Alice yang terlihat sangat marah.
"Astaga.... " kata Alice sambil mengeratkan giginya, sungguh ia sangat kesal dengan laki-laki yang berstatus sebagai bos sekaligus sahabatnya itu.
__ADS_1
Akhirnya ia langsung turun dari kendaraan dan membanting pintu dengan kasar, sehingga yang ada di dalam terlonjak kaget.
"Kenapa dia marah-marah terus apa sedang datang bintang yah, sehingga mood nya jadi rusak " kata Jhon sambil tertawa kecil lalu ia juga mengajak Mark untuk segera keluar dari kendaraan tersebut.
Mereka semua berjalan dengan cepat segera mengejar Alice untuk segera masuk ke dalam gedung tersebut, dari luar terlihat seperti biasa dan tidak ada yang mencurigakan.
Setelah beberapa saat mereka sudah ada di dalam, betapa terkejut nya Mark ketika sudah melihat nya.
"Ini apa Jhon? " tanya Mark
"Jangan banyak tanya, anggap saja kamu tidak melihat apapun di sini. Sudah untung Ben mau menyelamatkan mu" jawab Alice desa nada bicara judes.
"Maafkan dia, mungkin hatinya sedang tidak baik-baik saja. Kita para pria harus mengalah demi mereka untuk tetap bahagia, jadi turuti apa yang di katakan nya, diam dan anggap tidak melihat apapun di sini! " kata Jhon sambil mencengkram kuat bahu Mark, sampai orang itu meringis kesakitan.
"Lice, Kamu mau pulang atau tetap di sini? " tanya Ben, sebab ia akan pulang.
"Tunggu sebentar! aku juga akan pulang setelah memastikan bahwa bos kamu yang bodoh ini tidak melakukan hal yang di luar nalar manusia pada umumnya" jawab Alice sambil menatap wajah Jhon.
"Sudah lah, aku ngantuk ingin tidur... mana kunci ruangan itu" Jhon meminta kunci terhadap Alice sebab yang memegang itu adalah dia, orang yang sangat di percaya oleh Jhon. Dan perempuan ini juga yang menemani nya dari awal sehingga bisnis yang di kelola yang berkembang dengan sangat pesat.
Jhon dan Alice di pertemukan pada saat di mana Jhon masih bekerja terhadap orang lain dan Alice sebagai kekasih gelap bos besar nya Jhon.
__ADS_1
Hingga pada akhirnya Jhon dan Alice pergi setelah bos mereka meninggal akibat di tembak polisi saat penyergapan.
Alice dan Jhon pergi dari negara itu dan membangun bisnis dengan modal pengalaman yang di dapat waktu mereka masih bekerja. Tanpa di duga bisnis yang mereka jalan kan sangat pesat sekali perkembangan nya, bisnis ini berkedok jasa pengiriman barang padahal di dalamnya banyak barang yang mereka kirim adalah barang terlarang dari obat-obatan hingga senjata api yang mereka rakit sendiri termasuk juga bahan peledak. Mereka ahlinya dan pengiriman oleh jasa mereka sendiri.