Mama Kau Wanita Hebat

Mama Kau Wanita Hebat
Kenapa jadi seperti ini


__ADS_3

Setelah dokter pergi Om hasan kembali masuk ke ruangan ayah.


"Pak usman kenapa kamu jadi seperti ini? Apakah kamu tidak ingat saya?"


Ayah menggelekan kepala dan berkata


"Tidak. Apakah kamu tau aku?"


"Ya allah. aku tau kamu, aku tau segalanya tentang kamu." karena tidak kuasa menahan air mata, om hasan masuk ke toilet yang ada di ruangan itu dan berniat menghubungi kembali mama.


"Assalamualaikum."


"Waalaikum salam. Gimana mas keadaan suami saya?"


"Rayi dia sudah sadar, dia terlihat sangat sehat dan baik-baik saja, tapi dia tidak bisa mengingat, dia kehilangan ingatan nya."


"Innalilahi. Ujian apa lagi Ini?Bagaimana bisa seperti itu?"


"Kata dokter ia kehilangan ingatannya akibat benturan keras di kepala nya yang menyebabkan ia kemaren harus di operasi bagian kepala nya."


"Apakah suami saya bisa sembuh dan kembali lagi ingatan nya?"


"Kata dokter bisa dengan cara dia harus di bawa atau melakukan hal-hal yang pernah ia lakukan sebelumnya. Oh iya, pada saat dia pertama membuka mata ia hanya ingat satu nama yaitu Aziz, ia terus memanggil manggil nama itu."

__ADS_1


"Saya akan melakukan apapun itu demi ingatan suami saya kembali lagi. Aziz anak kami yang masih kecil mas, mungkin aziz sangat merindukan ayahnya dan ayahnya pun begitu sehingga ikatan batin mereka kuat"


"Mungkin rayi, kamu tetap semangat yaaa Jangan pernah menyerah."


"Iya mas terimakasih."


"Saya tutup dulu teleponnya ya. Assalamualaikum"


"Waalaikum salam."


~ Rumah Apih ~


Semua orang yang sedang asik menikmati makanan mereka, tertuju kepada mama yang sedang bertelepon dan terlihatan tersenyum sangat bahagia dan berhamburan air mata. Kami bingung melihat mama seperti itu, apakah ia nangis atau tertawa?


"Telepon dari siapa rayi? kamu sampai nangis begitu?" Ucap Uwa tati


"Telepon Dari mas hasan. Rayi nangis karen bahagia dan juga sedih." ucap mama Sambil tersenyum dengan penuh ekpresi penuh tanda tanya.


"Bahagia kenapa rayi? kamu terlihat sangat bahagia sekali setelah menerima telepon itu dan ketika telepon itu akan berakhir kamu tiba tiba sedih."


"Mana mungkin Rayi tidak bahagia, karena suami Rayi sudah sadar.Tapiiii............" Ucap mama terpotong karena semua keluarga yang ada di situ langsung berbicaradan mendekati mama untuk memeluknya.


"Apaaaaaaa? Alhamdulillah terimakasih ya allah." Ucap semua keluarga secara bersamaan dan menahan air mata.

__ADS_1


"Puji syukur kepada allah. ini adalah suatu keajaiban rayi, kita harus mengadakan syukuran pengajian." Ucap apih


"Iya pih alhamdulillah karena setelah sekian lama kita menunggu, berusaha, berdoa siang dan malam, akhrinya allah kabulkan doa-doa kita. Emmmm Tapi........."


"Tapi Kenapa Rayi?"


"Dia hilang ingatan."


"Kenapa jadi seperti itu rayi?" Ucap apih dengan suara sedih


"Iya kenapa rayi?" Ucapa uwa dan bibi


"Kata dokter ia kehilangan ingatan akibat benturan keras yang menyebabkan ia kemaren harus di operasi di bagian kepala."


"Innalilahi. Apakah dia tidak mengingat kita sama sekali?"


"Tidak pih. Eeeeh dia hanya mengingat satu nama yaitu aziz."


"Aziz? Anak mu dan Cucu ku yang masih kecil?"


"Iya pih. Kata mas hasan ketika ia pertama kali membuka mata, ia hanya memanggil nama aziz saja pih. emmm mungkin menurutku aziz merindukan ayahnya dan begitu pun sebaliknya sehingga ikatan batin mereka sangat kuat."


"Masya allah luar biasa, tidak apa-apa meskipun dia lupa ingatan tapi dia masih bisa mengingat anaknya walaupun hanya satu. dann ehmmmm apakah dia bisa sembuh rayi?"

__ADS_1


"Bisa pih. Kita harus membawa dia atau melakukan hal-hal yang pernah dia lakukan sebelumnya Untuk ia lakukan kembali, dengan begitu ingatan ia akan kembali kata dokter."


"Kalau begitu mari kita lakukan."


__ADS_2