Married With My Idol

Married With My Idol
Eps 10


__ADS_3

Happy Reading!!


🖤🖤🖤


Setelah kencan pertama yang mereka lakukan satu minggu yang lalu, hubungan Aila dan Rizky semakin dekat. Rizky juga sering diundang makan malam bersama oleh keluarga Aila, main catur bareng Ayahnya Aila. Begitupun dengan Aila, ia juga pernah diajak main ke Rumah Rizky karena Mamanya Rizky mengetahui jika Aila pandai memasak dan membuat kue.


Hari ini, Rizky diajak keluarga Aila ke Bandara untuk mengantar Ayahnya Aila kembali bekerja. Kakaknya Aila yang sudah balik pulang ke Rumahnya sendiri karena ada pekerjaannya jadi Aila meminta Rizky untuk mengantarnya.


Setibanya di Bandara, Aila tak mau melepaskan pelukan Ayahnya karena Aila masih sangat merindukan Ayahnya. Bukan kali ini saja, tapi emang sejak dulu Aila suka begitu. Aila yang memang sangat manja kepada Ayahnya tersebut terus-terusan menangis di pelukan sang Ayah yang membuat Rizky ingin meneteskan air matanya melihat pemandangan seperti ini karena mengingatkan Papanya yang sudah meninggal 2 tahun yang lalu.


.


.


Tiba-tiba ponsel Rizky berbunyi. Ada sebuah telepon dari Adiknya. Rizky meminta izin pada Ibunya Aila untuk menerima teleponnya. Rizky berlalu mencari tempat yang sepi untuk mengangkat teleponnya dan meninggalkan Aila yang masih nyaman berada di pelukan Ayahnya.


"Kak, hari ini bisa anterin aku ke Rumah temen aku?"


"Kan kamu bisa pesen Grab, Dek"


"Yaaa kakak. Dia pengen banget ketemu sama kakak. Dia juga fans berat kakak loh. Ayolah kak, sekali ini aja"


"Kakak sibuk hari ini"


"Ga mau tau. Pokoknya nanti jam 4 harus udah ada di Rumah. Aku tungguin. Bye!" telepon terputus dan membuat Rizky sedikit kesal. Niat hati Rizky mau ngajakin Aila kencan malah di gagalin oleh Adiknya sendiri.


Aila dan Ibunya menghampiri Rizky dan mengajaknya pulang. Setibanya di Rumah Aila, Rizky pun berpamitan ke Ibunya Aila karena ia harus mengantarkan Adiknya.


"Tante, Rizky yang pulang ya"


"Loh kok buru-buru banget, Nak? Padahal tante mau masakin makanan kesukaan kamu sebagai ucapan terima kasih" ucap Ibunya Aila.


"Iya, Tante. Ada keperluan mendadak soalnya"


"Oh.. Yaudah kalau gitu. Makasih ya, dan maaf tante udah ngerepotin kamu. Titip salam ya buat mama kamu" ucapnya sambil menyalami Rizky dan masuk ke Rumah.

__ADS_1


"Aku balik dulu ya. Nanti aku telepon. Jangan tidur dulu" ucapnya sambil masuk mobil.


"Iya. Hati-hati di jalan. Jangan ngebut!"


.


.


Rizky yang baru nyampek dan maembuka Rumahnya, ia terkejut melihat Adiknya yang tiba-tiba berada di balik pintu tersebut.


"Astaghfirulloh Rizka, bikin jantung kakak mau copot" ucap Rizky sambil mengelus dadanya.


"Kak, kamu telat 15 menit tau ga? Sebagai hukumannya, kamu harus nemenin aku belanja bareng temen aku yang tadi aku ceritain" ucap Adiknya dengan menyilangkan tangannya di depan dada.


"Bentar. Mau mandi dulu" ucapnya sambil berlalu meninggalkan Adiknya.


"Cepat! Jangan lama! Waktu kakak 30 menit dimulai dari sekarang" teriak Adiknya yang membuat Mamanya marah karena mamanya sedang sibuk dengan pekerjaannya.


30 menit berlalu. Rizky yang turun dari tangga dan disambut Adiknya dengan senyuman itu menghampiri Mamanya yang berada di Ruang kerjanya meminta izin keluar Rumah.


"Ayo, Kak. Lama banget ah" ucap Rizka sambil menarik tangan Rizky.


.


.


"Lo dimana?" tanya Rizka pada seseorang yang ia telepon


"----"


"Oke gue kesana. Tungguin bentar" tutupnya.


"Kak, lantai 3. Dia udah nunggu dari tadi" ucap Rizka sambil menarik lengan Rizky.


Rizky hanya bisa menuruti keinginan sang Adik. Jika keinginan Adiknya tidak terpenuhi pasti ia akan ngambek.

__ADS_1


"Woy!" teriak Rizka pada temannya dan segera menghampirinya.


"Maaf ya lama. Kak Rizky nih mandinya kelamaan, macem perawan aja" ucap Rizka yang berbohong.


"Engga kok. Gapapa, biasa artis kan begitu menjaga tubuhnya biar ga dekil" jawab teman Rizka dengan sedikit tertawa.


"Oiya kak, Kenalin. Ini Anita teman aku yang aku ceritain tadi"


"Iya. Salam kenal Anita" ucap Rizky cuek.


Rizky benci situasi saat ini. Yang ia inginkan saat ini cuma bertemu Aila. Ia sangat merindukan Aila, padahal tadi baru juga bertemu. Entah perasan apa yang dirasakan Rizky saat ini. Ia cuma ingin di dekat Aila terus.


Rizka yang izin membeli tiket nonton bioskop, meninggalkan Rizky dan Anita berduaan. Rizka memang berniat untuk mencomblangkan Rizky dan Anita. Setelah Rizky putus dari mantannya 1 tahun yang lalu, Rizky belum juga mendapatkan pengganti. Rizka yang dari jauh melihat Rizky dan Anita mengobrol merasa senang dengan pemandangannya tersebut.


'Rencanaku pasti berhasil' batinnya.


.


.


Sekitar 3 jam mereka habiskan untuk jalan-jalan keliling Mall, Anita mengajak kedua kakak beradik itu untuk pulang. Karena Mall juga sudah mulai sepi.


"Kita anterin pulang ya, Nit?" tanya Rizka.


"Gausah Riz. Aku naik Taksi aja, kan arah menuju rumah kita berlawanan" jawab Anita dengan senyumannya.


"Gapapa kok. Iya kan kak?" tanya Rizka yang memberi kode pada Rizky supaya Rizky mau mengantarkan Anita pulang.


"Oh Eh I-iya, gapapa" jawab Rizky.


'Makin lama makin ngelunjak nih bocah. Awas aja nanti kalo di Rumah. Gue bejek-bejek dah' batin Rizky.


Jangan lupa Like & Komen sebanyak-banyaknyaaa


Thx U, Babe!!

__ADS_1


XOXO


🖤


__ADS_2