
Happy Reading!!
🖤🖤🖤
"Rizkyyyy!!! Ya Allah. Kamu ini bukannya membantu malah ngerusak semuanya" teriak Aila kesal.
"Katanya tadi disuruh motong jamur" ucap Rizky tanpa bersalah.
"Ya ga gitu juga motongnya. Mendingan kamu duduk aja deh di Meja makan. Sana sana" ucap Aila sambil mendorong Rizky supaya menjauh dari dapur.
"Emang ya laki-laki itu selalu salah" gumam Rizky sambil duduk dan memainkan ponselnya.
"Iya emang" sahut Aila yang membuat Rizky terkejut.
Rizky melihat Aila yang memunggunginya tersebut. Dengan sengaja Rizky memotret Aila yang sedang memasak. Rizky yang menghampiri Aila dan menggodanya dengan memotret dari jarak semakin dekat membuat Aila semakin kesal dengan Rizky karena semakin Rizky menggodanya maka semakin lama pula ia akan selesai memasaknya.
Tapi Aila tak tinggal diam. Dia menggelitik perut Rizky supaya ia berhenti menggodanya dan mendudukkan kembali Rizky di Meja makan.
"Kamu duduk disini ya. Yang anteng. Jangan nakal. Kalo kamu nakal, aku akan memukulmu menggunakan spatula ini" ucap Aila dengan memegang spatulanya.
"Yes mommy" jawab Rizky dengan suara seperti anak kecil dan membuat Aila terkekeh geli.
"Mommy cepetan dong masaknya. Dedek dah lapar nih. Dedek mau nonton telepici dulu ya" lanjutnya.
"Iya sana. Nanti mommy bawain semua makanannya kesana" jawab Aila yang masih sibuk di dapur.
Selang 1 jam, semua makanan yang di pesan oleh Rizky sudah selesai dan siap di santap. Ada Spaghetti, Pancake, Jamur Crispy, macam-macam sosis dan tak lupa juga minuman kesukaan mereka berdua yaitu Jus Alpukat. Aila juga memasak Tteobboki. Soalnya Aila lagi pengen belajar masakan ala Korea.
"Makanan sudah siap. Sesuai pesanan ya pak" ucap Aila membawa piring berisi makanan.
"Wuih apa nih. Kamu masak Tteobboki? Siapa yang ngajarin?" ucap Rizky yang tadinya duduk sofa sambil menonton tv langsung duduk di bawah.
"Hei cuci tangan dulu" teriak Aila melihat Rizky yang hendak mengambil sosis.
__ADS_1
"Ah mommy bikin kaget aja" ucap Rizky berlalu menuju wastafel.
"Kalian itu cuma berdua tapi rame banget. Sampai Abi menyuruh Umi' untuk melihat kalian siapa tau terjadi sesuatu" ucap Ibunya Aila yang turun dari tangga.
Aila dan Rizky saling tatap dan tertawa bersama.
"Malah ketawa. Dasar anak-anak nakal" ucap Ibunya menggeleng pelan kepalanya.
"Sini Mi', kita nonton drakor dan makan bareng" ajak Aila.
"Engga. Umi' mau keluar ke Rumah tante Ani" ucap Ibunya menuju kulkas.
"Mau dianterin ga tante?" tanya Rizky.
"Ga usah. Tante udah pesen grab. Kalian jaga Rumah ya. Jangan nakal" ucap Ibunya berlalu.
"Yes mommy" ucap Aila dan Rizky bersamaan membuat mereka saling tatap dan tertawa lagi.
Mereka berdua melanjutkan nonton drakor dan makan makanannya. Memang mereka berdua sama-sama menyukai Drakor. Jika Rizky tidak ada jadwal syuting seperti saat ini, Rizky menghabiskan waktunya bersama Aila dengan menonton Drakor, terkadang mereka jalan-jalan ke Mall terdekat dan kemanapun yang Aila minta.
"Suara apaan tuh?" ledek Aila.
"Kamu kentut" jawab Rizky santai membuat Aila tertawa.
"Kamu kok ketawa sih?" tanya Rizky.
"Habis kamu lucu sih. Perasaan tadi udah makan buanyak buanget tapi sekarang udah laper lagi" jawab Aila kembali tertawa.
"Ayo keluar. Kita cari makan" ajak Rizky.
"Mager ah" jawab Aila menaruh kepalanya di ujung sofa.
"Kamu ga kasihan sama perut aku?" ucap Rizky dengan nada sedih dan memajukan bibirnya.
__ADS_1
"Kyaaaa gemeessshh banget" ucap Aila mencubit kedua pipi Rizky.
"Ayo ah. Cepet ganti baju. Mau ku gendong keatas?" tawar Rizky.
"No!" jawab Aila langsung berdiri.
"Ga apa-apa. Ayo ku gendong"
"Enggak.. Enggak.. Kita belum muhrim" ucap Aila lari menaiki tangga.
"Yaudah besok kita nikah" teriak Rizky.
Aila tak menghiraukan perkataan Rizky. Karena emang Rizky selalu bicara seperti itu.
'Dasar bocah' batin Aila.
Selang 10 menit, Aila keluar dengan kemeja warna kopi susu celana kulot hitam bunga-bunga dan berkrudung hitam. Aila memang suka sekali dengan warna hitam. Entah apa alasan yang bisa membuat Aila menyukai warna hitam.
Rizky yang menggunakan kaos dan celana hitam di padukan dengan jaket warna kopi susu tersebut merasa terekejut melihat Aila yang menggunakan pakaian dengan warna yang sama dengan dirinya.
"Wowowow emang kita itu berjodoh ya. Dari warna pakaiannya aja selalu sama. Ah ga sabar pengen secepatnya lulus kuliah supaya bisa cepat-cepat nikahin kamu" ucap Rizky gemas.
"Ngomong apa sih. Udah ah ayo" ucap Aila berlalu.
Di dalam mobil, Rizky terus menggoda Aila. Sedangkan Aila menutup telinganya dengan Earphone. Tak sekali Rizky mentoel-toel pipi Aila supaya Aila menengok kearahnya. Tapi Aila tak merespon sentuhan dari Rizky.
Rizky menghentikan ulahnya, sekitar 5 menit ia menghentikan Mobilnya di pinggir jalan dan membuat Aila terkejut.
"Kok berhenti?" tanya Aila bingung.
"Kamu diem aja dari tadi" jawab Rizky tanpa menatap Aila.
"Kamu ngomong terus dari tadi" ucap Aila menatap Rizky.
__ADS_1
Rizky hanya tertawa medengar jawaban dari Aila. Ya emang Rizky sengaja bicara terus sejak keluar dari rumah Aila. Rizky tau kalau sekarang jam-jamnya Aila tidur. Makanya Rizky terus-terusan bicara supaya Aila tidak mengantuk sampai di tempat. Ternyata Aila hanya diam saja tidak menanggapi pembicaraan Rizky sedari tadi.