
Happy Reading!!
🖤🖤🖤
Sekitar pukul 20:30 Ibunya Aila pulang dan melihay kalau Aila dan Rizky tertidur di Ruang tamunya. Ia melihat Rizky yang begitu sangat lelah, ia takut untuk membangunkan Rizky. Jadi ia hanya membangunkan Aila.
"Dek. Bangun" ucapnya pelan sambil menepuk-nepuk pipi Aila.
"Ehmm. Umi' baru dateng?" ucap Aila sambil mengucek mata.
"Iya baru saja. Kamu bangunin Rizky ya. Udah malem soalnya ini" ucapnya pelan dan berlalu meninggalkan mereka berdua.
"Ky. Bangun. Hei... Bangun" ucap Aila menepuk pipi, bahu dan sedikit menggoyangkan badan Rizky.
"Iya. Jam berap ini?" tanya Rizky dengan suara serak bangun tidur sambil mengulet.
'Ugh.. Bangun tidur aja masih tetep kelihatan tampan' batin Aila.
"Jam 9 malam. Kamu bisa pulang ga? Atau mobil kamu taruh sini aja. Terus kamu naik taxi atau pesen grab gitu" ucap Aila sedikit khawatir karena Rizky masih mengantuk.
__ADS_1
"Kamu yang nganterin aku pulang" jawab Rizky asal-asalan dan masih memejamkan mata.
"Ky!!!!" teriak Aila di telinga Rizky.
"Eh Ya Allah. Kaget aku" ucap Rizky mengucek matanya.
"Habis kamu merem terus. Aku nanya kamu bisa pulang sendiri atau pesen grab? Biar aku pesenin sekarang" ucap Aila sambil mengambil ponselnya di saku Rizky yang sedari tadi belum dikembalikan.
"Aku bisa pulang sendiri kok. Bentar. Aku boleh minta air minum ga? Haus" ucap Rizky manja.
.
.
"Aku ga akan membiarkan kamu untuk merebut Rizky dariku. Karena Rizky hanya milikku selamanya" ucap seorang wanita yang ada di seberang Rumah Aila.
.
.
__ADS_1
Keesokan harinya. Aila disuruh Ibunya ke Kost untuk mengirim sarapan ke Alexa dan meminta uang Kost pada anak-anak. Ketika Aila membuka pagarnya, Aila melihat ada sebuah Mobil yang sangat mewah dan orang didalamnya menggunakan masker penutup mulut, topi dan syal. Orang tersebut menatap Aila terus menerus. Aila yang merasa takut langsung berlari menuju Kost Alexa. Untung Alexa keluar meskipun dengan muka bantalnya.
"Eh lo kenapa lari-lari begitu sih? Kaya dikejar anjing aja" ucap Alexa meregangkan tangannya.
"Kamu sini deh. Lihat mobil itu. Sedari tadi pemilik mobil tersebut terus-terusan menatap aku" ucap Aila menunjuk mobil tersebut.
"Lo punya utang sama dia kali" ucap Alexa asal.
"Aku ga pernah punya utang sama siapa-siapa ya plis deh" ucap Aila memukul bahu Alexa.
"Ya terus dia siapa. Masa dia mau nyulik kamu, Ai?" tanya Alexa dengan heboh.
"Omegat omegat. Kalo lo beneran mau diculik sama dia terus aku nanti harus bilang apa sama Umi' kamu. Jangan-jangan. Mending sekarang kamu pulang aja deh. Aku lihatin kamu dari sini. Kalo dia mendekat nanti aku teriak supaya orang-orang pada dateng gebukin dia" lanjut Alexa mendorong Aila supaya segera pulang.
Aila menuruti apa yang dikatakan oleh Alexa. Ia langsung berlari menuju Rumahnya dan langsung mengunci pagarnya. Aila berlari masuk ke Rumahnya dan tak lupa ia juga mengunci pintu Rumahnya.
"Kamu kenapa, Dek?" tanya Ibunya Aila heran.
"Umi' hari ini jangan keluar Rumah. Di depan Rumah ada orang. Dari semalem aku lihat juga. Dia seperti seorang penguntit. Umi' kita harus jaga-jaga. Umi' ada seseorang yang Umi' kenal kah? Seorang bodyguard atau apalah gitu pokoknya yang bisa menjaga kita" ucap Aila heboh.
__ADS_1
Aila sangat khawatir dengan dirinya dan Ibunya. Karena Aila hanya tinggal bersama dengan Ibunya dan pembantunya yang kalau malam pulang ke Rumahnnya sendiri. Sedangkan Ayahnya yang pulang satu tahun sekali. Kakaknya sudah punya Rumah sendiri yang lumayan jauh dari Rumahnya.