Married With My Idol

Married With My Idol
Eps 21


__ADS_3

Nih yang nanya kapan Aila & Rizky menikah?


Nikah muda itu boleh Guys. Asal tidak mengganggu pendidikan kalian. Dan mendapat restu dari Orang tua kalian. Kalau tidak mendapat restu dari Orang tua kalian bagaimana? Masa kalian mau kawin lari. Ga gaoooolll men. Wanita jaman sekarang kan maunya nikah dengan suasana yang mewah. Mungkin sebagian juga ada yang tidak sepemikiran begitu juga sih.


Tapi yang terpenting itu restu dari Orang Tua dan calonnya juga ada :p


Kalo gaada terus kalian mau nikah sama siapa? wakakakakak.


.


.


Happy Reading sayang-sayangkuuu!!


🖤🖤🖤


Satu minggu telah berlalu. Hari ini ialah hari yang ditunggu-tunggu oleh Rizky. Promosi filmnya sudah selesai dan waktunya pulang ke Rumah. Sebelum para pemain Film tersebut pulang, mereka mendapatkan liburan dan berbelanja sepuas mereka. Tapi Rizky hanya memilih berbelanja oleh-oleh untuk orang terdekatnya dan setelah itu ia memilih pulang sendiri terlebih dahulu.


Sekitar 5 jam Rizky habiskan di dalam mobil. Ia langsung pulang ke Rumahnya karena Mamanya sudah menunggunya di Rumah.


"Assalamualaikum" ucapnya sambil membuka pintu.


"Waalaikumsalam" jawab adiknya yang duduk di sofa bersama temannya.


"Hai kak Rizky. Apa kabarnya?" tanya teman Adiknya yang tak lain ialah Anita. Yang adiknya kenalkan dulu pada Rizky.


"Iya hai. Alhamdulillah baik" jawab Rizky cuek.


"Mama mana, Dek?" lanjutnya.


"Mama tadi keluar sebentar beli sayuran katanya" jawabnya.


"Kak, sini dulu deh. Anita katanya kangen sama kakak. Makanya ia main kesini" lanjutnya.


"Kakak capek" jawab Rizky singkat dan berlalu menaiki tangga menuju kamarnya.


Ketika Rizky akan menutup pintu kamarnya, tiba-tiba Rizka mendorongnya.


"Kakak kenapa gitu sih? Dia kesini karena kakak. Aku juga ngenalin dia buat kakak supaya kakak bisa cepat melupakan Kak Rika" ucap Rizka sedikit marah.


"Kamu kok udah berani marah-marah sama kakak? Kakak juga ga minta kamu untuk dikenalin sama teman-teman kamu. Jadi terima kasih untuk kamu yang sudah baik mencarikan kakak pengganti Rika. Tapi perlu kamu tau! Kakak sudah melupakan dia dan kakak juga sudah menemukan cewek pilih kakak sendiri" ucap Rizky masih dengan nada yang halus.


"Pasti bohong. Iya kan? Kalau emang benar udah ada pengganti kenapa ga di kenalin ke aku atau ke Mama?" tanyanya.


"Mama udah tau. Kamu aja yang belum tau. Kamu terlalu fokus menjodohkan kakak sama teman kamu. Udah deh. Kakak capek. Kakak mau istirahat" ucap Rizky mendorong Rizka keluar dari kamarnya dan menutup pintunya.


"Astaghfirulloh. Baru kali ini marah sama Adek sendiri cuma gara-gara cewek" gumam Rizky sambil merebahkan tubuhnya.

__ADS_1


Baru setengah jam Rizky bisa tertidur dengan nyenyak dan nyaman. Tiba-tiba ponsel Rizky berdering.


"Bro.. Lo udah nyampek Rumah belum?" tanya seseorang disebrang sana yang tak lain ialah Ronald.


"Kenapa emang?" tanya Rizky pelan dan masih menutup matanya.


"Masa lo lupa sih. Lusa kan ulang tahunnya Aila. Masa lo ga mau kasih kejutan ke dia?" ucap Ronald ngegas dan membuat Rizky langsung membuka matanya lebar-lebar.


"Gue lupa anying" ucap Rizky langsung bangun dari tidurnya.


"Gila lo. Sore ini gue sama Alexa mau nyari Cafe. Alexa disuruh Ibunya Aila untuk menyiapkan acara ini. Karena selama ini Aila ga mau ulang tahunnya dirayain karena percuma Keluarganya ga bisa ngumpul semua. Lo ada kejutan buat Aila ga? Ngelamar misalnya" ucap Ronald dengan tertawa.


"Bisa jadi. Gue ikut ya ntar. Jemput gue ye nyet"


"Jam 5 lo harus di depan Rumah lo. Ga pake lama" ucap Ronald langsung menutup panggilannya.


"Bisa ga sih gue ngelamar dia waktu ulang tahunnya nanti? Belum ngomong sama Mama. Belum juga ngomong sama keluarganya. Tapi keluarga Aila kan udah tau sama gue. Dulu juga pernah makan malam bersama. Ada kemungkinan bisa diterima jadi mantunya" gumam Rizky terkekeh geli.


.


.


Rizky keluar kamarnya dan menuju kamar Mamanya yang berada disebelahnya. Rizky melihat Mamanya yang sedang sibuk dengan pekerjaannya. Mamanya tidak pernah bekerja di kantor. Ia memilih bekerja di Rumah sambil mengawasi anak-anaknya. Jadi bila ada apa-apa, Sekertaris Mama yang datang ke Rumah.


Rizky menutup pintu kamar Mamanya dan menghampirinya. Mamanya yang melihat Rizky langsung berdiri dan tersenyum kepada Rizky.


"Iya Rizky capek banget ma" jawabnya sambil memeluk mamanya.


"Sukses promosinya? Gimana? Pada puas sama Filmnya? Selama satu minggu kamu ga telepon Mama. Tapi mama juga sibuk sih hehe" ucap Mamanya sambil kembali duduk di kursinya.


"Ma......" ucap Rizky sambil menarik tangan mamanya.


"Iya, Nak. Ada apa?" tanya Mamanya.


"Rizky mau melamar seseorang. Boleh?" ucap Rizky pelan.


"Melamar siapa? Aila?" tanya Mamanya dengan terkejut.


"Iya" jawabnya singkat.


"Enggak. Mama ga ngizinin kamu. Kalian itu masih kuliah. Mama setuju aja sih kalau kamu sama Aila. Tapi Mama juga ga yakin kalau orang tua Aila setuju dengan ini" ucap Mamanya sambil fokus ke pekerjaannya lagi.


"Maaa...." rengek Rizky.


"Kamu fokus kuliah sama kerja jadi Artis dulu. Kalau kamu udah lulus kuliah, kamu nerusin pekerjaan Papa kamu. Baru deh kamu bisa melamar Aila" ucap Mamanya santai.


"Hmm. Yaudah. Lusa ulang tahunnya Aila. Nanti mama mau ikut ga?" tanya Rizky.

__ADS_1


"Iya kah? Ya jelas ikut dong. Mama mau kasih kado yang spesial buat calon mantu Mama" jawabnya sambil tersenyum ke Rizky.


"Yaudah Rizky mau keluar sama Ronald" ucap Rizky sambil mencium tangan dan kedua pipi Mamanya.


"Hati-hati" ucap Mamanya.


.


.


Rizky yang suasana hatinya sedikit jelek tersebut diam saja ketika berada di Mobil. Ronald bingung. Mau tanya kenapa tapi takut nanti kena marah.


"Gue ga mood hari ini" ucap Rizky membuka keheningan.


"Kenapa nyet?" tanya Ronald.


"Awalnya gue mau kasih kejutan ke Aila di hari ulang tahunnya dengan melamarnya. Tapi Mama gue ga ngizinin" jawab Rizky masih fokus melihat ponselnya.


"Yaiya lah bro. Kalian kan masih kuliah. Nanti kalo kalian nikah terus Aila hamil gimana? Malah Aila jadi ga fokus kuliah. Kan kasihan juga dianya" ucap Ronald sambil menepuk bahu Rizky.


"Tapi gue pengen bisa memiliki dia. Selama ini dia masih saja cuek sama gue. Apalagi sekarang, dia masih belum beli ponsel. Gue ngerasa dia ngejauhin gue" ucap Rizky menoleh ke Ronald yang fokus menyetir.


"Apa selama gue ga masuk kuliah, Aila deket sama laki-laki lain?" lanjut Rizky.


"Gila lo. Su'udzon mulu deh. Aila selama lo ga ada selalu gue antar jemput dia. Aila sama Alexa selalu mampir ke Rumah gue setelah pulang kuliah. Mereka nengokin Kakak gue dan bayinya" jawab Ronald sedikit tidak terima.


"Masa dia ga ngabarin gue nyet. Padahal kan ada ponsel Ibunya. Ponsel Alexa juga ada kan" ucap Rizky.


"Mungkin Aila males ngomong sama lo. Lo kebanyakan gombal. Aila kan ga suka laki-laki macem begitu" jawab Ronald.


"Lo kok bisa tau apa yang disuka dan tidak suka Aila? Apa jangan-jangan selama ini lo diam-diam..." ucap Rizky terhenti.


"Kenapa sih akhir-akhir ini lo selalu saja su'udzon? Siapa yang ngajarin lo kayak gini? Lo dengerin gue ya. Alexa yang ngasih tau gue. Lo tau kan Aila kalo curhat selalu ke Alexa. Jadi Alexa ngasih tau gue supaya gue bisa bilang ke elo. Dasar kutil badak! Heran gue sama lo" ucap Ronald kesal.


"Ya maaf" ucap Rizky pelan.


Setibanya di sebuah Kafe. Alexa sudah menunggu Rizky dan Ronald sedari tadi. Alexa yang memasang wajah kesal itu membuang muka ketika ditanya Ronald.


"Maapin kita nyonya. Rizky nih kelamaan. Habis boker dia" ucap Ronald.


"Tau ah. Yaudah ayo masuk" ucap Alexa meninggalkan mereka berdua.


Rizky menonyor kepala Ronald karena tidak terima ia dijadikan alasan seperti itu. Padahal kenyataannya Ronald yang telat jemput.


Tanpa basa-basi, Alexa langsung bertanya kepada Waitress untuk membooking kafe tersebut pada lusa. Rizky memberikan uang DP. Rizky meminta tolong untuk dihiaskan juga. Karena Rizky tidak mau ada yang kurang untuk wanita yang ia cintai tersebut.


LIKE & KOMEN YANG BANYAK GUYS!! (dengan gaya bicara sedikit ngegas) wkwk~

__ADS_1


THX, XOXO 🖤


__ADS_2