
Happy Reading!!
🖤🖤🖤
Aila yang sedari tadi menunggu Rizky yang tidak menghubunginya mulai merasa cemas. Ia mengirimkan beberapa pesan untuk memastikan apa Rizky baik-baik saja. Namun Aila belum juga mendapatkan balasan dari Rizky.
Waktu menunjukkan pukul 10 malam, mata Aila sudah tidak bisa menahan kantuk yang luar biasa, akhirnya Aila memutuskan untuk tidur saja daripada menunggu Rizky yang tak tau dimana sekarang.
Sedangkan Rizky sedang asik mengobrol dengan seorang wanita melalui teleponnya sejak 30 menit yang lalu. Rizky yang tadinya akam memencet nomernya Aila tiba-tiba ada sebuah panggilan tanpa nama dan ternyata itu adalah teman Adiknya, yaitu Anita.
Alih-alih ingin mengakhiri panggilannya tersebut, Anita mengatakan jika besok sore Anita ingin mengundang Rizky makan malam di Rumahnya. Namun ajakan tersebut ditolak Rizky karena besok sore Rizky ada jadwal show di salah satu Stasiun Televisi.
Setelah selesai, Rizky mencoba untuk menghubungi Aila, namun tak ada jawaban. Mungkin sudah tidur batin Rizky.
.
.
Suara adzan shubuh berkumandang. Aila yang masih mengantuk mencoba untuk membuka matanya secara perlahan. Ia menggeliat dan mengambil ponselnya yang berada diatas nakas. Aila melihat ada beberapa pesan dan panggilan dari Rizky. Aila meletakkan kembali ponselnya diatas nakas dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengambil air wudhu.
Aila melirik jam yang berada diatas Televisinya menunjukkan pukul 7:00 langsung berlari ke kamar mandi untuk mandi. Karena nanti jam 8 Aila harus ke kampus untuk membayar Heregistrasi dan mengambil Jas almamater.
__ADS_1
Aila yang keluar dari kamarnya mendengarkan suara seseorang dari bawah yang sedang ketawa itu langsung turun dari tangga dan melihat siapakah sosok dari suara tersebut. Rizky yang sedari jam 7 sudah berada di Ruang tamu dan sedang bercanda gurau dengan Ibunya tersebut membuat Aila terkejut.
"Eh dek, kamu sudah turun. Nak Rizky udah nungguin kamu dari tadi loh" ucap Ibunya.
"Ayo sarapan dulu. Umi' udah nyiapin sarapan untuk kalian berdua" lanjutnya sambil melangkahkan kaki ke Ruang makan.
Aila berjalan menghampiri Rizky yang masih setia duduk di sofanya.
"Maafin aku yang semalem ga ngabarin kamu. Semalem aku pulang jam 10. Terus aku ngehubungi kamu tapi ga bisa" ucap Rizky membuka percakapannya.
Aila hanya mengangguk tanpa bertanya alasannya kenapa langsung mengajak Rizky bergabung ke Meja makan untuk sarapan pagi. Aila yakin pasti Rizky belum sarapan.
Setelah sarapan, mereka langsung menuju ke Kampus. Aila yang biasanya kemana-mana selalu berdua dengan Alexa, sekarang Aila kemana-mana selalu bersama dengan Rizky. Alasan Alexa belum juga kembali karena ia sedang menjaga Ibunya yang sedang sakit akibat jatuh dari tangga dan membuat kakinya patah.
.
.
"Tuhkan apa aku bilang. Nanti mereka pasti akan menyerer aku ke Toilet, menyiram aku dengan air selokan, berkata kasar dan memukulku. Aw! Aku takut. Kalo ada Alexa, pasti ia akan memarahi semua Mahasiswa yang menatapku seperti itu" ucap Aila dengan gaya bicara seperti orang ketakutan tapi membuat Rizky terkekeh geli karena ucapannya yang sangat menggemaskan.
"Aku bisa memarahi mereka seperti Alexa. Apa kamu mau melihatnya?" tanya Rizky.
__ADS_1
"Eh. Mana boleh kamu memarahi mereka. Yang ada nanti penggemar kamu hilang semua karena mengetahui sifat Idolanya seperti itu"
"Haha yaudah yaudah. Ga usah urusin mereka. Sekarang kita langsung ke Ruang Administrasi terus nanti aku mau ajak kamu"
"Kemana?" tanya Aila sambil melihat Rizky.
"Rahasia dong" jawabnya singkat yang membuat Aila kesal.
.
.
Waktu menunjukkan pukul 11:30. Aila dan Rizky baru saja menyelesaikan urusan Administrasinya. Sebelum pulang, Aila mengajak Rizky membeli Bakso yang ada di samping kampus. Dalam hati Rizky ingin menolak karena ia takut nanti acara makan baksonya akan terganggu oleh penggemarnya yang memintai foto, tapi Aila terus membujuknya, Rizky bisa apa. Rizky memang tak bisa menolak keinginan Aila.
Jangan lupa Like & Komennya!!
Karena Like & Komen kalian menjadi penyemangat tersendiri bagi penulis.
Thx U
XOXO
__ADS_1
🖤