
*Happy Reading* (MAAF JIKA ADA TYPO)
Chris POV
Aku terkejut ketika Jack mengatakan bahwa Sophia diculik. Setelah diselidiki mereka menemukan bahwa ada seorang pria memakai pakaian serba hitam menutup mulut Sophia kemudian membawa nya pergi.
Aku segera mengerahkan semua orang-orangku untuk mencarinya. Tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menemukan Sophia. Itu semua berkat GPS yang terpasang di ponsel Sophia, jadi mereka dapat melacak lokasi Sophia.
Jack mengatakan bahwa daerah tersebut adalah daerah hutan yang jauh dari perkotaan. Jack dan orang-orangku sedang menuju hutan tersebut untuk mencari Sophia. Tiba-tiba ponselku berbunyi tertera nama 'Jack' di ponselku. Tanpa basa basi aku segera mengangkat nya.
"Apa kau sudah menemukannya, Jack?". Tanyaku khawatir
....
"Baiklah aku akan segera kesana. Pastikan tidak ada media yang memotretny, mengerti?". Ujarku kemudian mengakhiri panggilannya.
Jack mengatakan jika mereka sudah menemukan Sophia. Dan saat ini Sophia dilarikan ke Mary's Hospital untuk mendapat penangan lebih lanjut. Aku segera menuju rumah sakit tersebut
Sesampainya di rumah sakit aku melihat Jack berdiri di depan ruang UGD.
"Bagaimana? Apa dia baik-baik saja?". Tanyaku cemas
__ADS_1
"Nn masih diperiksa Yang Mulia". Ujar Jack
Setelah beberapa saat kemudian pintu UGD terbuka dan seorang dokter keluar.
"Bagaimana keadaanya, dok?". Tanyaku
"Pasien hanya kekurangan cairan, kami akan segera menanganinya Yang Mulia". Ujar dokter tersebut
"Baiklah trimakasih. Tapi, apa bisa Ia di rawat di rumah saja". Tanyaku
"Tentu Yang Mulia. Jika itu keinginan anda kami akan segera mengurus surat-surat nya. Dan kami akan mengirimkan dokter setiap harinya untuk memeriksa Nn. Isabella". Balas dokter tersebut
"Baiklah. Apa aku sudah boleh menemuinya?". Tanyaku kembali
****
Setelah mengurus surat kepulangan Sophia. Aku segera pulang menuju Istana dan kemudian masuk ke kamar Sophia untuk memastikan keadaanya.
Setelah memastikan bahwa Sophia baik-baik saja. Aku segera ke kamarku. Dan kemudian memanggil Jack untuk datang ke ruangan ku. Kemudian pintu kamarku diketuk seseorang. Lalu Ia masuk sambil memberi hormat
"Hormat Yang Mulia. Ada apa anda memanggil saya?". Ucap Jack
__ADS_1
"Kau sudah menemukan siapa dalang di balik penculikan Sophia?". Tanyaku dengan nada dingin
"Kami sedang menyelidikinya Yang Mulia. Dan secepatnya kami akan memberitahu nya kepada anda".Ujar Jack dan ku balas dengan sebuah anggukan.
"Dan satu lagi, besok kirimkan surat pengunduran diri Sophia kepada perusahaannya". Ujarku
"Baik Yang Mulia. Segera saya laksanakan". Jawab Jack
"Bagus. Kau boleh pergi". Ucapku dan Jack pun keluar dari ruangan ku
Aku tidak akan memaafkan orang itu! Orang yang sudah membuat Sophia sampai seperti saat ini
****
Agnes POV
"Bodoh!! Kalian semua sungguh sangat bodoh! Aku mempekerjakan kalian dengan mahal-mahal tapi mencari seorang wanita saja tidak becus! Kalian tidak lebih buruk dari sampah!!". Ucap agnes seraya mencampakkan semua barang-barangnya.
"Maaf Nn. Kami sudah berusaha mencarinya, tapi dia sepertinya sudah lari sangat lama sebelum kita sadari". Ucap salah satu bodyguard nya sambil menunduk.
"Sudahlah keluar dari rumahku, bedebah!!!".
__ADS_1
"Tidak akan ku biarkan kau lolos Sophia! Tidak akan pernah!!". Ujar Agnes sambil menyeringai
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏🤗