
*Happy Reading* (MAAF JIKA ADA TYPO)
Sophia POV
Tiba-tiba aku mendengar ponselku berbunyi, dan disitu tertera 'mama tersayang'. Aku segera mengangkatnya
"Halo ma, apa kabar?"
"Halo sayang, mama baik-baik saja. Bagaimana denganmu?"
"Ya, seperti yang mama lihat"
"Oh iya, tadi mama melihat berita di televisi dan kamu tahu nak? Foto nya persis seperti wajahmu". Ucap mamaku yang membuat menjadi bingung. Tapi, aku harus memberitahu kan kebenarannya pada mama
"Hmm iya ma... Sebenarnya itu memang sophi". Ucapku sedikit tertunduk
"Apa? Itu kamu? Apa kamu serius? Bagaimana itu bisa terjadi?". Kata mama dengan beribu pertanyaannya
__ADS_1
"Lebih baik kita bertemu di Alowa Restaurant saja ya ma, akan ku jelaskan disana"
****
Sesampainya di Alowa Restaurant aku segera memesan ruangan VVIP dan langsung masuk sembari menunggu kedatangan mamaku. Aku keluar dengan pakaian santai serta masker penutup wajah dan kacamata hitam, aku juga tidak membawa pengawal. Itu semua kulakukan agar tidak mengundang perhatian orang-orang. Tiba-tiba mamaku datang.
"Maaf mama datang terlambat". Ucap mamaku
"Tidak apa-apa kok ma. Oh ya mama mau pesan sesuatu?". Tanyaku
"Tidak ada. Oh iya mama ingin mendengar cerita mu bagaimana bisa kamu sampai menjadi pemberitaan utama". Tanya mama ku. Sepertinya mama belum tahu alasan aku menjadi pemberitaan utama
"Apa? Kekasih? Pangeran apa tadi kamu bilang? Pangeran Christophel? Mama enggak salah dengarkan?". Ucap mamaku
"Tidak, ma. Ini memang benar aku adalah kekasih nya Pangeran Christophel dan jika mama tanya bagaimana bisa aku menjadi kekasihnya cerita sangat panjang. Dan itulah alasan mengapa aku menjadi pemberitaan media. Balasku
"Baiklah ya sudah. Tapi satu hal yang harus kamu ingat nak. Di luar sana ada begitu banyak orang yang mengincar keluarga kerajaan dan tak sedikit pula yang tergila-gila dengan Pangeran Christophel, maka dari itu mama harap kamu dapat menjaga diri kamu baik baik sayang". Ucap mamaku sedikit khawatir
__ADS_1
"Iya ma. Sophi akan jaga diri baik-baik kok ma, tenang saja". Balasku sembari tersenyum
"Ya sudah, kalau begitu mama pulang duluan ya".
Beberapa menit setelah mama ku pergi aku pun langsung memakai masker dan kacamata ku kembali dan bergegas keluar restauran menuju mobilku. Aku segera mengemudikan mobilku dan kembali ke Istana. Sesampainya di Istana aku berjalan menuju kamarku. Tetapi tiba-tiba aku mendengar suara Chris
"Sophia". Ujarnya
"Ada apa?". Tanyaku sembari menaikkan satu alisku
"Besok siang kita akan ke Istana Buckinghall". Balas. Apa? Istana Buckinghall? Bukankah itu tempat tinggalnya orangtua Chris? Raja Albert dan Permaisuri Alice.
"Untuk apa kita kesana?". Tanyaku kembali
"Untuk acara makan siang, dan tidak ada PENOLAKAN!". Ujarnya sembari pergi. Aku pun mendengus kesal sambil memasuki kamarku
Chris POV
__ADS_1
Aku sudah merencanakannya. Ya, tadi aku sudah menyampaikan pesan kepada staf kerajaan bahwa besok siang aku akan datang ke Istana Buckinghall. Sebenarnya, aku yakin 100% bahwa orangtuaku tidak akan setuju jika aku menikahi Sophia. Ya, itu tentu nya karena alasan latar belakangnya Sophia. Setelah ku selidiki, ternyata Sophia bukanlah seorang bangsawan. Itu artinya dia adalah rakyat sipil. Tapi aku akan tetap mempertahankannya apapun yang terjadi! Aku tidak ingin kehilangan dia, aku akui dia memang bukanlah cinta pertamaku dan juga dia pasti sama sekali tidak mencintaiku. Tapi aku akan berusaha mendapatkan hatinya!
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏