
Dengan langkah tergesa - gesa, Chris menggendong Sophia kemudian membawa nya masuk ke rumah sakit.
"Dokter... Dokter... Dimana dokter di rumah sakit ini? Apa mereka sudah mati semua?!". Geram Chris.
Beberapa saat kemudian tampak beberapa dokter berjalan ke arah Chris sambil membawa tempat tidur roda (lupa namanya hehe).
Chris kemudian meletakkan tubuh Sophia yang sudah bersimbah darah itu ke tempat tidur roda tersebut.
"Ada apa dengannya Tn?". Ucap salah satu dokter yang seperti nya tidak mengenali Chris. Dan Chris bersyukur karena mereka tidak mengenali nya.
"Dia korban kekerasan, dok. Terdapat sayatan di perut dan wajah nya". Kata Chris cemas
"Baiklah Tn. Silahkan anda tunggu disini, kami akan segera menanganinya". Jawab dokter tersebut kemudian berlalu menuju ruang operasi.
Chris berjalan mondar - mondir di depan pintu tersebut. Tiba - tiba Ia melihat seorang pria dan wanita paruh baya menuju ke arahnya.
__ADS_1
Ternyata itu adalah orangtua Sophia. Chris sangat bingung harus mengatakan apa kepada orangtua Sophia.
"Chris, bagaimana keadaan Sophi?". Ucap ibu nya Sophia
"Sophia sedang di periksa bu, jangan khawatir. Sophia adalah gadis yang kuat. Ia pasti akan sembuh". Ucap Chris menyemangati Ny. Tamara.
"Sudahlah, ma. Putri kita pasti bisa melewati semua ini. Kita duduk saja dulu ya". Kata Tn. Peter
Tiba - tiba lampu merah ruangan operasi tersebut mati. Beberapa saat kemudian, seorang dokter keluar.
"Kami semua keluarga nya, dok. Bagaimana keadaannya?". Ujar Ny. Tamara dengan cemas.
"Sebelumnya saya meminta maaf kepada Nyonya dan Tuan. Kami sudah berusaha semampu kami untuk menyembuhkan Nn. Sophia, tapi kami gagal". Ucap dokter tersebut sembari menghela napas nya panjang. "Dengan berat hati saya mengatakan bahwa Nn. Sophia dinyatakan koma".
Seperti tersambar petir. Ny. Tamara langsung terduduk mendengar ucapan dokter tersebut. Bagaimana tidak, anak satu - satu nya dinyatakan koma? Orangtua mana yang sanggup mendengar hal tersebut.
__ADS_1
Sama seperti Ny. Tamara dan Tn. Peter yang terkejut mendengar hal tersebut, Chris juga merasakan hal yang sama. Seluruh badaanya terasa lemas mendengarnya.
Bagaimana mungkin, kekasih yang akan Ia nikahi di musim semi yang akan datang, dinyatakan koma oleh dokter?
"Lalu, kapan kira - kira putri saya akan siuman dok?". Ucap Tn. Peter.
"Kami tidak bisa memastikan Tn. Namun paling cepat mungkin 3-4 bulan dan paling lama bisa sampai 5-8 tahun. Tapi kita tidak tahu mujizat apa yang akan datang kepada Nn. Sophia". Jelas dokter tersebut.
"Baiklah terimakasih, dok. Apa kami bisa menemuinya?" Ujar Tn. Peter dan di balas amggukan oleh dokter tersebut, kemudian dokter itu pergi meninggalkan mereka.
Chris dan Ny. Tamara serta Tn. Peter pun masuk ke dalam ruangan tersebut. Mereka dapat melihat tubuh mungil Sophia yang tengah terbaring sambil memperjuangkan hidupnya tersebut.
"Kenapa nasibmu semalang ini nak?". Ucap Ny. Tamara sembari menangis tersedu - sedu melihat sekujur putri nya tersebut di pasangi oleh banyak alat - alat medis.
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏🤗
__ADS_1