
Chris POV
Setelah kejadian dimana Aku menusuk dan merobek wajah serta perut Olivia, Aku merasa benar - benar senang. Aku senang karena rasa sakit yang di rasakan Sophia selama ini sudah terbayarkan.
Dan misi ku hanya tinggal satu lagi. Membuat Agnes menderita! Kemarin Jack mengatakan bahwa Agnes melarikan diri ke Ibukota Amerika Serikat, Washington D.C. dan kemudian menyamar sebagai Jennie.
Setelah itu tersirat ide cemerlang di kepala ku. Aku berencana membuat perusahaan orangtua nya bangkrut dan mencopot seluruh gelar bangsawan mereka lalu mereka akan menjadi rakyat biasa pada umumnya.
Dengan begitu, pasti nya Agnes akan segera kembali ke Inggris untuk meminta pertanggung jawaban dari ku.
Dan beberapa hari yang lalu Aku sudah menyelesaikan misi ku tersebut. Jadi, Aku tinggal menunggu kedatangan Agnes.
Bukan hanya itu, Aku juga sudah mendapatkan rekaman CCTV saat Agnes ingin melukai Sophia. Dan dengan rekaman tersebut Aku akan menjebloskan Agnes ke dalam jeruji besi.
Tiba - tiba, kamar ku di ketuk oleh seseorang. "Masuk". Ucapku
Kemudian Jack tampak masuk dengan wajah gugup.
"Ada apa Jack?". Tanya ku
"Mm... Itu... Yang Mulia... Di bawah ada Nn. Agnes Dia bersikeras itu bertemu dengan mu".
"Bawa dia masuk ke ruangan ku".
Beberapa lama kemudian Agnes tampak masuk dengan tatapan yang membunuh.
"Wah... Kenapa Kau pulang? Bukankah Kau masih ingat tinggal di Amerika, Jennie?". Tanya ku sambil tersenyum miring
Ia tampak terkejut dengan kata - kata ku. Namun, setelah itu tatapan kembali seperti semula.
__ADS_1
"Kenapa Kau melakukan semua ini?!". Kata nya dengan nada menahan emosi.
"Semua ini? Seperti apa? Memang nya apa yang Aku lakukan, Jennie?". Ucap ku santai.
"Jangan berpura - pura lagi, bajingan!! Kau sudah membuat bangkrut perusahaan orang tua ku, dan kemudian mencabut status bangsawan kami!!". Ucap nya berteriak.
"Jangan berteriak padaku, sialan!! Itu semua adalah konsekuensi yang harus kau dan keluarga mu tanggung apabila berurusan dengan ku apalagi dengan KEKASIHKU!!!". Ucap ku penuh amarah.
Kemudian beberapa polisi masuk ke dalam ruangan ku.
"Apakah Anda adalah Nn. Agnes?". Tanya salah satu polisi tersebut.
"Ya... Ada apa?!".
"Anda kami tangkap karena kasus penculikan Nn. Sophia beberapa bulan yang lalu". Ucap nya kemudian memborgol tangan Agnes.
"Ini semua pasti ulahmu, bedebah!! Lihat saja, Aku tidak akan membiarkan kau bahagia dengan Sophia!!!". Teriak nya.
Setelah mereka semua keluar, Aku menghela napas panjang. Kemudian, duduk di kursi ku.
Drrtt... Drtt...
Aku segera mengambil ponsel ku dan melihat nomor tak dikenal , karena penasaran Aku mengangkat ponselku.
"Halo?". Ucap ku datar
"Halo Yang Mulia. Ini kami dari pihak rumah sakit. Nn. Sophia sudah menggerakkan tangan nya beberapa menit yang lalu. Kami sarankan Anda untuk datang". Ucap nya.
"Baiklah. Saya akan segera kesana dok".
__ADS_1
"Ya tuhan, semoga Sophia benar - benar sembuh". Ucapku kemudian pergi meninggalkan ruangan ku.
***
Sesampainya di rumah sakit, Chris segera menuju ruangan Sophia. Ia kemudian masuk dan melihat Sophia yang sedang terbaring sambil menggerak - gerakkan tangan nya lemah.
Chris segera duduk di samping Sophia.
"Sophia?". Ucap nya
Sophia tampak membuka sedikit mata nya dan menoleh ke arah Chris.
"Kenapa lama sekali?". Ucap Sophia sembari tersenyum.
"Maafkan Aku. Bagaimana perasaanmu? Apa sudah baik?". Tanya Chris.
"Lumayan". Ucap Sophia.
"Chris, Aku ingin pulang. Aku bosan di rumah sakit terus. Dan oh ya, sudah berapa hari Aku di rawat?". Tanya Sophia
"Hari?? Kau sudah koma hampir 5 bulan". Ucap Chris.
Sontak mata Sophia terbelalak mendengar hal tersebut.
"Benarkah? Sudah selama itu? Bagaimana dengan Mama dan Papa ku?". Tanya Sophia seolah tak percaya.
"Mereka sedang di rumah menunggu putri kesayangan mereka bangun". Ucap Chris sambil membelai lembut rambut Sophia.
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏🤗
__ADS_1