
*Happy Reading* (MAAF JIKA ADA TYPO)
Chris POV
Setelah selesai menjenguk Sophia, Aku segera menuju Istana ku untuk kembali bekerja.
Sebagai seorang Putra Mahkota, Aku memang tidak berniat membangun perusahaan - perusahaan seperti para pria pada umumnya.
Kenapa? Itu karena tugasku sebagai seorang Calon Raja sangatlah berat. Bahkan, lebih berat daripada menjadi seorang CEO ataupun Direktur.
Aku harus mampu mengendalikan perekonomian, keuangan, serta kesejahteraan rakyatku. Menjadi seorang Pangeran adalah hal yang selalu diinginkan oleh banyak kaum adam. Karena mereka berpikir kehidupan mereka sudah terjamin. Tapi mereka tidak memikirkan hal negatif nya.
"Yang Mulia. Kita sudah sampai". Ucap supir, hingga membuatku terkejut.
"Hmm..."
***
Sesampainya ruang kerja, Chris segera melanjutkan pekerjaan nya. Ia tampak membolak - balikkan berkas - berkas yang Ia pegang.
Tiba - tiba saja Jack datang. "Yang Mulia, kami sudah mendapatkan informasi tentang keberadaan Nn. Agnes".
Ya, setelah anak buah Agnes mengatakan bahwa Chris sudah tahu bahwa Dia yang menculik Sophia. Agnes segera pergi dari rumah nya. Hingga saat ini, tidak ada yang tahu kemana Ia pergi.
__ADS_1
"Dimana wanita laknat itu sekarang?". Ucap Chris dengan nada dingin.
"Menurut informasi yang Saya dapatkan, Nn. Agnes berada di Washington D.C, Amerika Serikat. Ia memalsukan identitas nya, dan orang - orang mengenal nya sebagai Jennie bukan Agnes".
"Hmm... Baiklah. Lalu bagaimana perkembangan Olivia?". Tanya Chris masih dengan nada dingin nya.
"Nn. Olivia masih dalam masa penanganan mental. Mungkin Ia akan sembuh dalam beberapa hari lagi". Jawab Jack
Setelah kejadian beberapa bulan yang lalu, Olivia mengalami gangguan jiwa. Dan selama empat bulan ini, Ia di rawat di Rumah Sakit Jiwa, untuk mendapatkan penanganan khusus.
"Bagus lah... Kau boleh pergi". Ucap Chris. "Aku akan memakan dua apel dalam sekali telan. Sophia harus mendapatkan keadilan! Dan mereka akan merasakan apa yang Sophia ku rasakan".
***
Setelah mengunjungi Sophia, Chris menuju ke arah barat rumah sakit tempat Sophia bertahan hidup.
Chris turun dengan dikawal beberapa pengawal Kerajaan. Beberapa orang yang melihat kedatangan nya segera mengeluarkan ponsel mereka dan memotret Chris.
Tanpa berlama - lama, Chris segera masuk menuju rumah sakit tersebut. Ia terus menelusuri lorong rumah sakit itu dan berhenti tepat di ruangan nomor 135.
Ia kemudian masuk dan melihat ada seorang wanita yang sangat Ia kenali berpakaian serba biru muda, dan tangannya diikat dengan borgol.
"Bagaimana keadaanmu, cantik?". Tanya Chris kemudian menyeringai.
__ADS_1
"Kkau... Chris? Kau datang? Aku benar - benar gembira Kau datang menjengukku. Kau tahu, Aku benar - benar bosan disini. Aku ingin pulang". Ujar wanita tersebut dengan nada manja sambil memeluk Chris.
"Tenang saja Oliv, setelah ini Aku akan membawa mu pulang dari tempat ini". Ucap Chris.
"Benarkah? Terimakasih, Aku sangat mencintaimu". Ucap wanita yang tak lain adalah Olivia tersebut.
'Tapi Aku tidak mencintaimu, jalang!'. Batin Chris.
Setelah itu, Chris tampak menyuruh orang - orang nya untuk mengurus kepulangan Olivia.Mereka kemudian memasuki lift.
"Pakai penutup wajah dan topi ini ". Ucap Chris sambil memberikan sebuah masker penutup wajah dan topi berwarna hitam.
"Untuk apa?". Tanya Olivia
"Aku tidak ingin orang - orang salah paham padaku. Itu bisa merusak image ku di mata publik". Ucap Chris dingin.
Olivia berdecak mendengar kata - kata tersebut. Ia kemudian memakai masker dan topi nya.
Ting...
Mereka segera turun dan menuju parkiran mobil. Olivia dan Chris segera masuk ke dalam mobil yang sama.
Selama di perjalanan, Olivia tampak mendekatkan diri nya pada Chris. Chris yang melihat itu benar - benar merasa sangat jijik.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏🤗