Married with Prince

Married with Prince
diculik lagi


__ADS_3

Setelah beberapa lama kemudian tampak pintu besar berbahan kayu tersebut dibuka. Kemudian pintu tersebut ditutup kembali oleh beberapa orang. Dan tampaklah seorang wanita bertubuh sexy dan mengenakan pakaian yang cukup seksi pula, berjalan mendekati Sophia.


"Bagaimana? Apa sudah bangun dari mimpi indah mu, cantik?". Tanya wanita tersebut kemudian menyeringai nya.


"Siapa kau? Mengapa kau menangkap ku? Aku tidak punya masalah denganmu dan aku tidak mengenalmu!". Ucap Sophia sambil berteriak.


"Uhhh... Jangan berteriak bicth atau ku bunuh kau sialan!". Ucap wanita tersebut dengan nada dingin. "Oh ya, perkenalkan namaku Olivia... Olivia Louise. Mantan kekasih tunanganmu!".


Sophia terbelalak mendengarnya. Ia mulai mengerti mengapa Olivia menculiknya.


"Lalu mengapa kau menculikku? Aku tidak pernah punya masalah denganmu". Kata Sophia


"Karena aku benci kau!! Aku benci ketika seluruh dunia mengenalmu sebagai tunangannya Chris. Itu semua seharusnya milikku, kau tidak pantas menjadi istrinya, jalang sialan!". Teriak Olivia.

__ADS_1


Ia kemudian menarik dagu Sophia. "Chris mencintaimu karena kecantikan mu, maka dari itu sekarang aku harus menyobek wajah mulus ini hingga kecantikan mu hancur dan Chris akan meninggalkanmu". Ucap Olivia seraya tertawa menyeramkan.


Seketika, tubuh Sophia bergetar hebat mendengar perkataan Olivia. Benarkah Olivia akan merobek wajah mulusnya? Dan setelah itu Chris akan meninggalkannya?. Pertanyaan - pertanyaan tersebut mulai memenuhi otak cantik Sophia.


"Bawakan pisau kemari". Ujar Olivia kepada salah satu anak buahnya. Beberapa saat kemudian salah satu anak buah Olivia datang dan segera memberikan sebuah pisau tajam kepada Olivia.


"Baiklah kita mulai saja ritual nya. Setelah ini Chris akan meninggalkanmu dan setelah itu dia akan menjadi milikku sepenuhnya". Kata Olivia sambil tersenyum miring.


Ia kemudian mendekati Sophia hingga membuat tubuh Sophia bergetar ketakutan. Olivia berjongkok sambil menarik dagu Sophia. Ia kemudian memperhatikan setiap sisi lekuk tubuh Sophia.


"Dia tidak pernah menyentuh mu? Jangan munafik sayang. Kau hanya pemuas nafsu untuknya! Dan setelah Ia mendapatkan apa Ia inginkan Dia akan mencampakkanmu!". Ujar Olivia. "Baiklah Aku tidak suka basa - basi kita langsung saja ya".


Kemudian Olivia mendaratkan pisau tajam nya di pipi kanan Sophia. Dengan kasar Ia menyobek wajah kanan Sophia.

__ADS_1


"Aarrgghhh". Teriak Sophia hingga menggema. Ia dapat merasakan darah segar mengalir di pipi kanannya.


Brakkk...


Tiba - tiba saja terdengar suara pintu yang di tendang. Seluruh orang di dalam gedung tersebut menoleh ke arah sumber suara itu. Olivia menoleh dan kemudian menyeringai ketika melihat siapa yang datang.


"Kau sudah datang sayang? Ku pikir kau akan membiarkan jalangmu ini mati di tanganku". Ucap Olivia.


"Jalang? kau yang lebih pantas disebut jalang. Wanita murahan yang mengandalkan tubuhnya untuk mendapatkan ketenaran". Ujar pria tersebut dengan nada mengejek.


Olivia mengepalkan tangannya ketika mendengar kata - kata tersebut. "Benarkah? Bukankah Sophia melakukan hal yang sama kepadamu agar dapat menjadi kekasihmu?". Balas Oliv


"Tentu saja tidak. Wanita pilihanku, tidak pernah salah kecuali kau". Ucap kembali pria tersebut.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, DAN SHARE. TERIMAKASIH🙏🤗


__ADS_2