Masuk Ke Dunia NARUTO

Masuk Ke Dunia NARUTO
menyelamatkan yu yin.


__ADS_3

Tab..tab..suara langkah kaki perlahan mendekati kearah aku yang sedang duduk diatas batu.


Perlahan aku menatap dua sosok yang mulai muncul dari dalam kegelapan,


sosok itu berbentuk manusia namun seluruh tubuhnya berwarna putih.


"Apa itu jetsu putih berwajah sepiral dan jetsu putih dengan tubuh mempunyai satu tangan dan berambut hijau!?,mahluk yang di ciptakan Madara?"aku bergumam tidak percaya bahkan mahluk ini sama persis seperti di dalam filem.mataku menatap lekat kepada sosok jetsu memandanginya dari atas sampai bawah.


"Ada apa!?"tanya jetsu putih berambut hijau dia seperti sadar akan sikapku yang memandangi dengan aneh.


"Sudah berapa lama aku disini?!"aku mengalihkan pembicaraan aku tidak mau sampai membuat mahluk ini curiga.


"Rasanya seperti Sudah lama sekali."jetsu berambut hijau menjawab dengan suara datar.


"Kita Bahkan tidak buang air!" Jawab jetsu berwajah sepiral dengan nada konyolnya.


"Jangan samakan aku dengan kalian!"


"Aku hanya punya setengah,beda anah ini di tangan ku."aku menolak di samakan dengan mahluk ciptaan Madara ini dengan mata menatap ke tangan kanan ku yang terbungkus perban berwana putih.walau tidak bisa di pungkiri beda aneh ini juga menyelamatkan ku.


"Ya ampun.aku kami yang tidak mau disamakan dengan mu!.yang kau miliki hanya jaringan tubuh"bantah jetsu berwajah spiral dengan telunjuknya mengarah ke tangan ku.


"Tapi!..kami juga tidak buang air....."


timpalnya dengan suara penuh ejekan.


"Diam.....!"


"Jelaskan!apa mau kalian menemui aku disini?!"


"Kami kesini di perintahkan tuan Madara untuk melatih menjadi lebih kuat supaya bisa berguna bagi tuan Madara saat dia bangun."jawab jetsu berambut hijau menjelaskan apa yang ditugaskan marada.


"Dimana jalan keluarnya!"aku bertanya kepada kedua jetsu berwajah spiral dan jetsu berambut hijau,aku tidak mau menanggapi Rancana Madara karna aku sudah tahu rencana dia.


"Tidak bisa.....tidak ada jalan keluar."


"madara menutupnya dengan batu besar setelah aku menyuruhmu ke sini atas perintahnya."ucapan jetsu berambut hijau memotong ucapan jetsu putih.


"Dan setelah itu kau berkata,"bodoh,bodoh,bodoh,yu yin,yu yin.."


Ucap jetsu berwajah spiral.


"dan sistem bodoh!"


Jawab jetsu hitam perlahan menatap jetsu putih di sampingnya.


"Ya,ya benar!sering sekali."


"Ummm, bolehkah kami bertanya sesuatu!"tanya jetsu berambut hijau dengan tangan diangkat seperti sedang ingin mengajukan pertanyaan.

__ADS_1


"Apa?"jawabku malas,karna aku tahu Mahluk satu ini pasti akan berkata dan bersikap konyol lagi.


"Secara alami.... jelaskan secara singkat, bagai mana rasanya buang air kecil?."jetsu putih berwajah spiral bertanya dengan suara sungguh-sungguh.dia seperti ingin tau rasanya saat orang buang air kecil.


"Baiklah! aku akan bertanya tentang sistem bodoh dan yu yin."timpal jetsu berambut hijau berkata dengan suara seperti orang malas.


"Terutama kau,dengan wajah spiral...kau tidak buang air,tapi kau terlihat seperti itu."jawabku dengan tangan menunjuk kepada jetsu berwajah spiral dengan suara kesal.


Dia beberapa kali membuat ku kesal di tambah dengan pertanyaan tentang buang air kecil,menambah kekesalanku.


"Tadi kalian bilang jalanya di tutup batu besar!lali bagai mana kalian bisa kesini."ucapku bertanya kepada kedua mahluk ini.


"Kami semua bisa bisa bergerak bebas di dalam tanah."jawab jetsu berambut hijau.


"Apa-apaan itu?"hembusan udara aku keluarkan dengan kasar,aku kesal aku tidak akan bisa keluar dari tempat ini dengan mudah.


"Aku harus terkurung di tempat ini dah harus mendengarkan hal-hal konyol." Aku mengeluh kenapa semua ini terjadi padaku.


Aku masih melihat kedua sosok itu dengan tingkah aneh dan konyolnya.entah apa yang mereka sedang lakukan aku juga tidak peduli.aku memandangi sekelilingku namun yang ku lihat hanya lah kegelapan saja seperti tidak ada cahaya sedikitpun.


"Apa yang kalian inginkan,kenapa kalian membawaku kesini!?"


"Madara sudah menjelaskan semua,tetapi orang seperti Madara tidak cukup bagus berbicara kepada seorang bocah.sederhanya dia berbicara tentang membuang hal buruk di dunia nyata dan melarikan diri kedunia mimpi yang penuh dengan hal baik!."jetsu berambut hijau menjelaskan tujuan dia sebenarnya membawa aku kedalam sini.


"Anggap saja kita semua pergi ke dalam alam mimpi yang besar.yang di ciptakan oleh genjutsu!"jetsu berwajah spiral berbicara dengan semangat kedua tangannya diangkat ke atas seperti menjelaskan sesuatu yang besar.


"Dan menghancurkan sistem ini!"ucapku perlahan bangkit berdiri.


"Apa?"jetsu berambut hijau bertanya maksud dari apa yang barusan aku ucapkan.


"Aku harus membuat tangan ini berfungsi lagi dan menjadi lebih kuat."


Perlahan perban yang ditangan kananku aku lepas satu persatu,entah mengapa saat perban itu aku lepas perasaan khawatir terus muncul.aku takut apa yang tidak ku ingin kan benar-benar terjadi.


Kulit Tangan kanan ku mulai terlihat aku sedikit terkejut saat melihat tangan dari atas siku ke telapak tangan berwarna putih seperti tubuh jetsu.rasa sakit terus terasa disaat aku mencoba menggerakkan jari tangan kanan ini.


Rasa sakit seperti di iris dan di hancurkan terus saja menjadi pelengkap disaat aku berlatih bersama jetsu putih.


Entah berapa lama aku terjebak di dalam ruang yang gelap ini.yang ku tahu rambut sudah mulai memanjang.


Setiap hari aku berlatih berbagi jutsu yang di ajarkan oleh Madara walau dengan rasa sakit yang masih tersisa aku berusaha untuk menahannya.rasa dendam dan tujuan untuk mengacaukan sistem terkutuk ini menjadi energi bagi ku.


"Aku pasti akan menemukan mu yu yin!?,"gumam ku setelah merebahkan tubuh ini,dengan cepat bibir ini muncul senyuman saat mengingat yu yin.


"Meraka benar-benar diri dan benar-benar terkepung oleh Shinobi kirigakure!" Teriak jetsu putih perlahan keluar dari dalam tanah memberitahu ku bahwa yu yin sedang di kepung oleh ninja kirigakure.


Mendengar itu aku langsung melompat dari atas tempat tidur dengan cepat berlari kearah pintu batu.


"Bummm....."dengan seluruh kekuatan aku ayunkan tangan kananku menghantam pintu yang tertutup batu besar.

__ADS_1


Saat tangan kanan ku beradu dengan batu besar itu hanya terlihat retakan seperti jaring laba-laba yang tidak terlalu besar.


Disisi lain aku terpantau mundur beberapa langkah tangan kananku hancur saat beradu dengan batu itu.


"Arkk.."Sura rintihan ku pelan saat merasakan tangan kananku hancur.


"Kenapa kau tak gunakan tubuh ku saja?"ucap jetsu berwajah spiral sambil menyelimuti seluruh tubuhku dengan tubuhnya


"Apa kau tak ingin menolong yu yin!"timpalnya dengan perlahan Tubuh jetsu sudah membungkus tubuhku.


Perlahan tangan kanan ku yang hancur kembali pulih dengan terlihat seluruh bagian tubuhku terbungkus oleh benda berwarna putih membentuk seperti armor.


Saat tubuh kami sudah menyatu entah mengapa ada aliran chakra yang besar mengalir kedalam tubuh ini seperti sungai.


Perlahan aku kencangkan kepalan tangan dengan cepat aku ayunkan sekuat mungkin.


"Bommm..."suara pintu batu hancur berkeping keping akibat pukulan tangan ku.


"Baiklah!"batinku


"Jadi kau ingin pergi?"tanya Madara.


"Tapi aku harus pergi."


"Kau terlalu terburu-buru....kau... akan kembali.dan saat itulah aku akan menerima rasa terima kasih ku yang sebenarnya."ucap Madara dengan keyakinan bahwa aku kan benar-benar kembali ketempat ini.


"Dan kita bisa bicara dengan telepati satu sama lain dengan jarak tertentu."timpal jetsu berambut hijau berbicara kepada ku.


Tampa aku memperdulikan ucapan Madara aku segera berlari dan melompati tumpukan batu yang menutupi pintu keluar.sebelum itu aku mengambil jubah berwarna hitam yang tergantung di dinding guo,untuk aku pakai menutupi armor ini.


"Menurut yang lain situasinya sangat buruk! Meraka berbicara tentang gulungan hitam kirigakure.aku juga tidak mengerti". jetsu putih yang telah bergabung denganku,dia memberitahuku tentang keadaan yu yin.


Dengan cepat aku menuju tempat yu yin berada.aku sangat khawatir jika terjadi apa-apa dengan yu yin.


"Apa yang dilakukan ninja pelindung yu yin."aku bertanya kepada jetsu yang telah bergabung dengan ku.


"Mereka sepertinya telah di mati"


"Yu yin,aku telah berjanji pada mu untuk melindungi mu,maka tolong bertahan sebentar lagi!"


"Kemapuan bertarung mu lebih rendah dibandingkan kemapuan bertarung ku.terlebih lagi, sekarang ini tubuh besar ku melekat dan melindungi tubuh kecilmu yang terluka."


"Sedikit lagi aku akan datang yu yin.tolonggg bertahan lah."aku sangat khawatir akan keadaan yu yin saat ini.


"Bowww.."suara ledakan besar dengan di iringi air sungai yang terhempas oleh sesuatu yang besar.


"Aku pikir itu hujan namun,tapi..."ucapku melihat air seperti gelombang besar menyapu hutan dengan kejam.


"Aku baru saja mendapatkan kabar dari salah satu dariku situasinya sangat gawat.kita harus cepat!."

__ADS_1


__ADS_2